INDOZONE.ID - Tidak semua jerawat sama. Ada satu jenis yang terkenal bandel dan menyakitkan, yaitu jerawat nodul, yang biasa disebut sebagai jerawat batu.
Berbeda dengan jerawat biasa yang muncul di permukaan, nodul tumbuh didalam kulit, membentuk benjolan keras, merah, dan terasa nyeri.
Parahnya, jerawat ini bisa bertahan berbulan-bulan serta meninggalkan bekas permanen jika tidak ditangani dengan benar.
Dari Mana Asal Jerawat Nodul?
Seperti jerawat pada umumnya, nodul bermula dari pori-pori yang tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati.
Bedanya, salah satu bakteri yang biasa disebut dengan Cutibacterium Acnes ikut terjebak didalam kulit, sehingga memicu infeksi yang sulit dijangkau.
Baca juga: Jangan Tunggu Terlambat! Cara Mudah Cegah Kolesterol dan Jantung Sejak Usia Muda
Faktor seperti produksi minyak berlebih, perubahan hormon, hingga genetik ikut memperparah kondisinya.
Berikut beberapa tanda jerawat nodul atau jerawat batu:
- Sulit hilang tanpa perawatan medis
- Warna merah atau sama dengan kulit
- Benjolan keras dibawah kulit, terasa nyeri
- Tidak memiliki “mata” layaknya jerawat biasa
Cara Mengatasi Jerawat Nodul
Ada beberapa pilihan untuk mengatasi jerawat nodul, yaitu :
- Obat resep dokter : antibiotik, retinoid, atau benzoyl peroxide dosis khusus
- Obat oral : antibiotik, pil KB, spironolactone, hingga isotretinoin untuk kasus berat
- Prosedur klinis : peeling kimia, terapi laser, suntikan kortikosteroid, atau drainase jerawat
Baca juga: Air Putih vs Infused Water: Mana Lebih Efektif untuk Diet?
Risiko Bekas Luka Akibat Jerawat Nodul
Jerawat nodul sangat beresiko meninggalkan noda hitam atau jaringan parut permanen pada wajah, terutama jika terus-menerus dipencet agar segera pecah.
Daripada dipaksakan, akan akan jauh lebih baik jika menemui dokter kulit agar dapat membantu mengatasi jerawat nodul dengan beberapa prosedur, seperti dermabrasi, laser, atau obat pencerah kulit.
Perawatan harian di rumah
- Hindari menyentuh jerawat
- Gunakan masker clay seminggu sekali
- Jangan pernah tidur tanpa menghapus makeup
Baca juga: Audy Item Ungkap Hidup dengan Obesitas Tidaklah Mudah
- Bersihkan wajah minimal dua kali sehari dengan sabun yang gentle
- Gunakan pelembab non-komedogenik dan sunscreen SPF 30 di pagi hari
Kapan Harus ke Dokter?
Jika jerawat nodul sering muncul, menyakitkan, meninggalkan bekas, dan produk skincare kamu tidak membantu sama sekali, jangan menunda konsultasi ke dermatolog.
Perawatan dini bisa mencegah komplikasi jangka panjang sekaligus mengurangi risiko bekas permanen.
Menangani jerawat nodul memang tidak mudah, tetapi bukan berarti mustahil.
Baca juga: Mengubah Gaya Hidup Sehat untuk Mencegah Obesitas
Dengan mengenali gejalanya sejak awal, menjaga rutinitas perawatan kulit, serta tidak ragu berkonsultasi ke dokter kulit, kamu bisa mencegah jerawat nodul berkembang lebih parah dan meminimalkan resiko bekas permanen.
Ingat, perawatan dini selalu lebih baik daripada menunggu hingga masalah kulit menjadi lebih parah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline