INDOZONE.ID - Bagi sebagian orang menganggap sakit kepala dan migrain adalah hal yang sama. Faktanya kedua penyakit ini berbeda walaupun sama-sama merasakan nyeri di kepala.
Nah agar kamu gak salah penanganan awal, sebaiknya kamu mengetahui perbedaan antara kedua penyakit ini. Lantas seperti apa perbedaannya dan apa saja gejalanya? berikut informasi yang bisa kamu dapatkan
Perbedaan Sakit Kepala dan Migrain
Migrain bukan sekadar sakit kepala parah yang bisa diatasi dengan cepat. Migrain merupakan gangguan neurologis yang memengaruhi otak secara langsung.
Baca juga: Stres Bisa Picu Migrain? Ini Penjelasan Ahli dan Cara Mengatasinya
Hal ini berbeda dengan sakit kepala pada umumnya, sakit kepala biasanya menekan di kepala atau wajah, tetapi tidak memengaruhi fungsi otak.
Biasanya hal ini muncul akibat stres atau otot tegang dan meskipun tidak nyaman, umumnya masih memungkinkan seseorang beraktivitas.
Sementara migrain sering diikuti dengan rasa mual, hingga gangguan visual yang membuat rutinitas terasa hampir mustahil untuk dijalani. Hal ini terjadi karena migrain menyerang sistem saraf pusat dan respons otak terhadap rangsangan. Itulah mengapa migrain jauh lebih intens, melumpuhkan, dan sulit ditoleransi dibanding sakit kepala biasa.
Gejala Sakit kepala
Agar kamu lebih mengenal dengan sakit kepala dan perbedaannya dengan gejala migrain, berikut rincian gejalanya:
Baca juga: Kenali Gejala Sakit Kepala Akibat Stres dan Hipertensi: Penyebab dan Cara Membedakannya
- Nyeri di kepala yang bisa muncul bertahap atau mendadak
- Rasa sakit menekan, berdenyut, atau seperti ditusuk
- Nyeri dapat menyebar ke wajah, leher, hingga bahu
- Lokasi sakit bisa dominan di bagian tertentu, seperti dahi, sisi kiri/kanan, atau belakang kepala
- Otot leher dan bahu terasa tegang atau pegal
- Kepala terasa sensitif saat disentuh atau digerakkan
Gejala Migrain
Jika suah tau gejala sakit kepala, inilah gejala migrain agar kamu lebih hati-hati sekaligus tahu perbedaannya dengan sakit kepala:
- Nyeri pada satu sisi (kiri atau kanan) kepala.
- Nyeri yang terasa berdenyut atau berdebar di sekitar kepala.
- Mual.
- Muntah.
- Sering merasakan kesemutan atau mati rasa
- Kesulitan berbicara atau memahami apa yang dikatakan orang lain
- Sensitif terhadap cahaya dan suara
Itulah perbedaan antara sakit kepala dan migrain. Jika kedua penyakit ini dirasa sangat mengganggu sebaiknya kamu ke dokter ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cleve And Clinic, Thepaintcenter.com