INDOZONE.ID - Pernah nggak sih, Kamu bangun tidur atau habis duduk lama, terus badan terasa pegal, punggung ngilu, atau rasanya susah “nyetel”? Kalau iya, Kamu nggak sendirian.
Banyak orang mulai dari pekerja kantoran hingga pelajar merasakan hal yang sama.
Tapi, kenapa bisa sering pegal dan sakit punggung seperti itu? Yuk kita kupas tuntas 7 penyebab paling umum menurut para ahli internasional.
1. Tegangan Otot dan Ligamen (Muscle Strain)
Penyebab utama punggung pegal atau sakit, terutama kalau Kamu sering angkat barang berat, duduk lama, atau aktivitas fisik berat lainnya, biasanya karena otot dan ligamen di punggung tertekan atau tegang.
Kalau otot atau ligamen ini tertarik terlalu keras atau terus-menerus, misalnya karena angkat beban dengan postur salah, membungkuk terus-menerus, atau tiba-tiba dari duduk ke berdiri, otot bisa cepat lelah atau bahkan mengalami spasme.
Akibatnya, punggung terasa pegal, kaku, dan sakit ketika digerakkan.
2. Kebiasaan Postur dan Posisi Tubuh yang Buruk
Kalau Kamu sering duduk lama di depan komputer dengan postur membungkuk, punggung melengkung, atau duduk dengan posisi “ngga nyaman” ini bisa bikin otot punggung dan inti (core) bekerja ekstra, sehingga cepat lelah.
Postur buruk jangka panjang bisa menyebabkan ketidakseimbangan otot, tekanan berlebih pada tulang belakang, dan pada akhirnya jadi nyeri punggung kronis.
3. Lemahnya Otot Inti dan Kurang Olahraga
Otot inti (perut, punggung bawah, dan otot penyangga tulang belakang) yang lemah membuat struktur punggung jadi kurang stabil.
Baca juga: 8 Alasan Kamu Harus Mulai Olahraga di Bawah Matahari
Menurut data medis, kurang aktivitas fisik dan otot inti lemah bisa memperbesar kemungkinan punggung terkena strain atau cedera.
Kalau Kamu sehari-hari cuma duduk atau melakukan sedikit gerakan tanpa olahraga rutin, otot-otot penyangga tubuh bisa “malas kerja”, sehingga mudah pegal dan kaku.
4. Cakram Tulang Belakang Bermasalah (Hernia/Degenerasi Diskus)
Kadang pegal dan sakit punggung bukan cuma karena otot, bisa juga berasal dari struktur tulang belakang.
Misalnya, cakram (diskus) antara tulang belakang bisa mengalami herniasi (menonjol/tergeser), atau seiring usia cakram bisa menipis dan melemah.
Kalau ini terjadi, bisa muncul nyeri, kaku, sampai gejala lain seperti kesemutan atau mati rasa (tergantung apakah saraf tertekan).
5. Berat Badan Berlebih dan Beban Berlebih ke Tulang Belakang
Kalau Kamu memiliki berat badan berlebih, otomatis beban di tulang belakang dan otot penyangga meningkat.
Baca juga: Bukan Cuma Bikin Bentuk Badan Bagus, Ini 12 Dampak Weight Training untuk Mental Kamu
Menurut penelitian, kondisi seperti obesitas dapat mempercepat degenerasi cakram dan meningkatkan risiko nyeri punggung.
Ini artinya, menjaga berat badan ideal dan gaya hidup sehat penting banget supaya punggung tetap “aman”.
6. Faktor Usia dan Perubahan Alami Tubuh
Seiring bertambahnya usia, struktur tulang, cakram, dan otot kita secara alami bisa melemah.
Ini bisa membuat punggung lebih rentan terhadap nyeri atau pegal bahkan tanpa cedera besar.
Jadi kalau Kamu makin sering merasa pegal atau nyeri punggung, terutama setelah usia 30–40 tahun, ini bisa jadi bagian dari perubahan tubuh.
Baca juga: Bahaya Menjemur Bayi, Dokter Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Mitos Cegah Kuning
7. Gaya Hidup Sedentari dan Kurang Gerak (Terlalu Lama Duduk/Berdiri)
Zaman sekarang, banyak dari kita yang beraktivitas duduk lama, seperti kerja kantoran, belajar online, main gadget, dan akhirnya kurang bergerak.
Gaya hidup seperti ini bisa bikin otot punggung dan pinggul “makin malas”, otot melemah, fleksibilitas menurun, dan lama-lama muncul pegal atau nyeri.
Ditambah lagi kalau postur duduk buruk, makin memperparah risiko sakit punggung.
Gimana Cara Mengatasinya? Biar Punggung Nggak Sering Rewel
Kalau Kamu sering pegal atau sakit punggung, ini beberapa hal yang bisa Kamu lakukan supaya badan lebih nyaman:
Baca juga: Riset: 75% Bayi Sudah Pakai Popok Sejak Lahir tapi Salah Pilih Bisa Bahaya Lho Moms
- Perbaiki postur tubuh: ketika duduk, pastikan punggung lurus, kaki menapak, dan posisi layar sejajar mata. Hindari membungkuk terus.
- Rajin gerak dan olahraga ringan: jalan kaki, stretching, yoga, atau latihan inti (core) secara rutin bisa membantu memperkuat otot penyangga.
- Jaga berat badan ideal dan pola hidup sehat: makan seimbang, cukup tidur, hindari kebiasaan buruk seperti merokok.
- Hindari mengangkat beban berat sembarangan: ketika angkat barang, usahakan tekuk lutut dan gunakan otot kaki, bukan hanya punggung.
- Istirahat sejenak kalau sudah lama duduk atau berdiri: bangun, jalan kecil, peregangan otot.
Baca juga: Anak Gemar Konsumsi Tempe Tiap Hari? Ada Bahaya-bahaya Ini yang Mengintai si Buah Hati Loh Moms!
Kalau sakit terus menerus atau disertai gejala aneh (kesemutan, mati rasa, nyeri menjalar) jangan ragu periksakan ke dokter, bisa jadi bukan cuma pegal biasa.
Pegal dan Sakit Punggung Itu Bisa Karena Banyak Hal
Kalau Kamu sering merasa pegal, punggung gampang capek, atau kadang sakit tanpa sebab jelas, bisa jadi penyebabnya banyak, otot tegang, postur buruk, otot inti lemah, cakram bermasalah, berat badan, usia, atau gaya hidup sedentari.
Yang penting, jangan terus diam aja. Coba ubah kebiasaan harian, perkuat otot, perbaiki postur, dan biasakan gerak.
Kalau perlu, konsultasikan ke profesional medis supaya Kamu tahu penyebab pasti dan bisa mendapat solusi terbaik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber