INDOZONE.ID - Makanan penyebab radang tenggorokan sering tidak disadari hadir dalam menu harian. Kamu harus menghindarinya agar tak menyiksa diri.
Radang tenggorokan dapat dialami oleh siapa saja. Baik anak-anak maupun orang dewasa, dan memerlukan perhatian khusus terhadap asupan nutrisi.
Meskipun radang tenggorokan utamanya dipicu oleh infeksi virus atau bakteri, pemilihan makanan berperan vital dalam proses penyembuhan.
Asupan tertentu tidak hanya dapat memperberat iritasi yang sudah ada, tetapi juga memperlambat pemulihan.
Oleh karena itu, mengenali makanan penyebab radang tenggorokan dan menghindarinya adalah langkah pencegahan dan pengobatan rumahan yang paling penting.
Baca juga: 7 Buah Pereda Batuk yang Bisa Tenangin Tenggorokan
Daftar Lengkap 6 Makanan Penyebab Radang Tenggorokan yang Harus Dihindari
Memilih makanan yang tepat adalah kunci agar Anda bisa cepat sembuh. Berikut adalah daftar jenis makanan yang sebaiknya kamu hindari sementara waktu:
1. Pedas dan Cabai
Makanan pedas yang mengandung cabai, merica, atau saus pedas, merupakan makanan penyebab radang tenggorokan yang paling umum.
Kandungan capsaicin (pada cabai) dapat merangsang saraf pada tenggorokan yang meradang.
Akibatnya, radang tenggorokan terasa lebih panas, perih, dan rasa nyeri dapat bertahan lebih lama. Iritasi yang berulang ini akan menghambat penyembuhan lapisan mukosa tenggorokan.
2. Gorengan dan Berlemak Tinggi
Gorengan dan makanan berlemak tinggi sulit dicerna tubuh. Kandungan lemak yang tinggi dapat memicu atau memperparah iritasi pada tenggorokan.
Selain itu, makanan berminyak sering kali memicu refluks asam (GERD), di mana asam lambung naik dan mengiritasi bagian belakang tenggorokan.
Hal ini sering membuat radang tenggorokan disertai rasa gatal atau batuk yang memperburuk kondisi peradangan.
Baca juga: Radang Amandel Bukan Sakit Tenggorokan Biasa, Kenali Gejala & Tindakan Paling Ampuh
3. Makanan Acar
Makanan yang terbuat dari cuka atau garam, seperti acar, dapat membahayakan radang tenggorokan. Penderita tekanan darah tinggi bahkan tidak boleh makan makanan ini karena dapat memperparah gejala mereka.
Selain itu, penelitian telah menunjukkan bahwa makanan tinggi garam, seperti acar, dikaitkan dengan risiko kanker perut. Kamu dapat mengontrol tingkat garam acar, dengan membuatnya sendiri di rumah.
4. Bertekstur Keras (Keripik, Kacang)
Makanan bertekstur keras seperti kerupuk, keripik, kacang utuh, dan daging yang alot sulit ditelan ketika tenggorokan sedang meradang.
Tekstur yang kasar dan keras ini dapat menimbulkan gesekan fisik pada tenggorokan yang sensitif dan bengkak.
Gesekan ini akan memperparah rasa sakit saat menelan dan membuat aktivitas harian menjadi lebih terganggu. Ganti jenis ini dengan bubur atau sup lunak.
Baca juga: 7 Minuman Herbal untuk Batuk Berdahak, Obat Alami Biar Tenggorokan Kamu Lega Lagi!
5. Kacang-Kacangan
Jenis kacang tertentu biasanya dapat memperburuk gejala tenggorokan seperti gatal, suara serak, dan kesulitan menelan. Ada almond dan kacang mete dalam jenis kacang ini.
Kamu dapat mengganti kacang-kacangan dengan gandum atau camilan lainnya. Jenis makanan ini membuatmu merasa kenyang lebih lama dan tubuh lebih mudah mencernanya.
6. Asam (Jeruk, Tomat): Iritasi Langsung pada Lapisan Tenggorokan
Buah-buahan seperti jeruk, lemon, dan tomat, serta produk olahannya (jus, saus), memiliki kadar asam yang tinggi.
Asam dapat mengiritasi lapisan tenggorokan secara langsung, terutama saat menelan.
Ini dapat memperparah rasa perih dan terbakar yang sering menyertai radang tenggorokan, sehingga memperlambat proses penyembuhan alami.
Baca juga: 7 Minuman Herbal untuk Batuk Kering, Obati Tenggorokan Secara Alami dan Nyaman!
Tips Cepat Pulih dari Radang Tenggorokan: Fokus Cairan dan Istirahat
Selain menghindari makanan penyebab radang tenggorokan di atas, ada beberapa langkah tambahan yang perlu diperhatikan untuk mempercepat pemulihan:
- Asupan Cairan Cukup: Minum air putih hangat yang cukup membantu menjaga kelembapan tenggorokan dan mengencerkan dahak.
- Istirahat Total: Istirahat yang cukup sangat mendukung sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi.
- Hindari Iritan Lingkungan: Jauhi asap rokok, polusi udara, dan debu yang dapat memicu batuk dan iritasi tambahan.
Jika keluhan radang tenggorokan tidak membaik dalam beberapa hari atau disertai demam tinggi dan kesulitan bernapas, pemeriksaan medis sangat dianjurkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ciputrahospital.com