INDOZONE.ID - Banyak orang menganggap, jarang keluar rumah sebagai langkah paling aman untuk menghindari flu.
Namun kenyataannya, penyebab kena flu meski jarang keluar rumah tidak sesederhana itu.
Tidak heran, jika sebagian orang tetap jatuh sakit, meski aktivitas luar rumah sangat terbatas. Berikut penjelasan lengkapnya.
Penyebab Kena Flu Meski Jarang Keluar Rumah
1. Kualitas Udara di Rumah Bisa Melemahkan Saluran Pernapasan
Udara di dalam rumah sering kali dianggap lebih aman dibandingkan udara luar. Padahal, ruangan tertutup dengan sirkulasi yang buruk, justru membuat virus lebih mudah bertahan di udara.
Pendingin ruangan atau kipas yang jarang dibersihkan, juga bisa menyebarkan partikel kecil yang mengiritasi saluran napas.
Udara yang terlalu kering, turut memperburuk kondisi ini. Lapisan lendir di hidung dan tenggorokan yang berfungsi menangkap virus menjadi menipis.
Akibatnya, pertahanan alami saluran pernapasan melemah, dan virus flu lebih mudah masuk ke tubuh.
Baca juga: Benarkah Pelukan Bisa Tingkatkan Imunitas dan Lawan Flu? Begini Penjelasannya
2. Minim Paparan Sinar Matahari Menurunkan Daya Tahan Tubuh
Sering berada di dalam rumah, membuat tubuh kurang terpapar sinar matahari. Padahal, sinar matahari membantu produksi vitamin D yang berperan penting dalam menjaga respons sistem imun terhadap infeksi.
Ketika tubuh kekurangan vitamin D, kemampuan melawan virus flu bisa menurun tanpa disadari.
Tubuh terlihat sehat, tetapi respons imun menjadi lebih lambat. Inilah salah satu faktor yang menjelaskan mengapa flu tetap bisa muncul meski jarang keluar rumah.
3. Kurangnya Aktivitas Fisik Mengganggu Kerja Sistem Imun
Jarang keluar rumah biasanya diikuti dengan minimnya aktivitas fisik. Gerakan ringan seperti berjalan kaki atau naik tangga menjadi semakin jarang.
Padahal, aktivitas fisik membantu melancarkan sirkulasi darah dan distribusi sel imun ke seluruh tubuh.
Kurang bergerak juga memengaruhi fungsi paru-paru. Pernapasan menjadi lebih dangkal dan pembersihan saluran napas tidak optimal.
Dalam kondisi ini, virus yang masuk ke tubuh lebih mudah bertahan dan berkembang.
4. Bagaimana Virus Flu Menular di Dalam Ruangan
Rumah sering dianggap sebagai tempat paling aman dari penyakit menular. Namun kenyataannya, bagaimana virus flu menular di dalam ruangan perlu diwaspadai.
Virus dapat menyebar melalui droplet di udara, terutama di ruang tertutup dengan ventilasi yang minim.
Selain itu, permukaan yang sering disentuh seperti gagang pintu, meja, ponsel, dan remote bisa menjadi media penularan.
Jika kebersihan tidak dijaga dengan baik, virus flu dapat berpindah dengan mudah antar penghuni rumah.
5. Penularan Flu dari Anggota Keluarga yang Keluar Rumah
Meski seseorang jarang beraktivitas di luar rumah, risiko flu tetap ada melalui penularan flu dari anggota keluarga yang keluar rumah.
Anggota keluarga bisa membawa virus tanpa menunjukkan gejala apa pun.
Aktivitas singkat di luar rumah, seperti bekerja atau berbelanja, sudah cukup untuk membawa virus masuk.
Ketika kembali ke rumah dan berinteraksi di ruang tertutup, penularan flu justru lebih mudah terjadi.
6. Pola Tidur dan Asupan Harian Tetap Menentukan Imunitas
Lebih sering di rumah tidak selalu berarti pola hidup lebih sehat. Banyak orang mengalami perubahan jam tidur, seperti tidur larut malam atau kurang istirahat.
Padahal, tidur berkualitas sangat penting untuk memulihkan sistem imun.
Pola makan pun sering berubah. Kurangnya variasi makanan dapat menyebabkan asupan gizi tidak seimbang.
Jika kebutuhan nutrisi tidak terpenuhi, daya tahan tubuh menurun dan flu lebih mudah menyerang.
Jadi, meskipun sudah jarang keluar rumah tapi masih kena flu, bukanlah hal yang aneh.
Berbagai faktor, mulai dari kualitas udara, paparan sinar matahari, aktivitas fisik, hingga penularan flu dari anggota keluarga yang keluar rumah, berperan dalam meningkatkan risiko flu.
Tinggal di rumah memang membantu mengurangi paparan, tetapi tidak bisa menjadi satu-satunya cara pencegahan.
Menjaga kebiasaan sehat di dalam rumah, tetap menjadi kunci utama agar tubuh lebih kuat melawan virus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthshots.com