INDOZONE.ID - Banyak minuman diabetes di pasaran mengklaim rendah gula atau nol gula. Produk-produk pun menjadi pilihan penderita diabetes, atau siapa pun yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Namun, menurut sejumlah dokter, pankreas sering luput dari perhatian. Padahal organ inilah yang bertugas memproduksi insulin dan menjaga keseimbangan gula darah dalam tubuh.
Mengontrol gula darah saja tidak selalu cukup. Jika pankreas terus dipaksa bekerja akibat lonjakan gula yang cepat, fungsi organ ini bisa menurun seiring waktu.
Pankreas yang dipaksa bekerja keras terus-menerus berisiko mengalami kelelahan fungsi.
Oleh karena itu, pemilihan asupan harian idealnya tidak hanya menekan gula, tapi juga menjaga ritme kerja pankreas.
Berangkat dari situ, berikut perbandingan beberapa minuman diabetes yang beredar di Indonesia, dilihat dari pendekatan manfaatnya.
Baca juga: Gaya Hidup Sibuk Bikin Pankreas Kerja Keras, Ini yang Sering Diabaikan
Dianesia
Dianesia menjadi salah satu minuman diabetes yang pendekatannya relatif berbeda. Produk ini tidak hanya menyoroti rendah gula, tetapi juga bagaimana tubuh memproses energi secara bertahap.
Sebagai minuman sereal multigrain, Dianesia mengandalkan serat dan karbohidrat kompleks agar pelepasan energi tidak terjadi secara mendadak. Dengan begitu, pankreas tidak dipacu bekerja secara ekstrem akibat lonjakan gula darah.
Komposisinya terdiri dari kacang tanah, almond, kacang hijau, beras ketan, oat, barley, pati irut, hingga susu kambing Etawa. Kombinasi ini memberi keseimbangan antara serat, protein, dan karbohidrat kompleks.
Pendekatan tersebut membuat Dianesia kerap diposisikan sebagai pengganti sarapan atau camilan, bukan sekadar minuman pendamping makan. Efek kenyang lebih lama juga jadi salah satu nilai tambahnya.
mGanik Metafiber
mGanik Metafiber mengambil jalur berbeda. Kandungan psyllium husk, cannellini bean, dan inulin dengan teknologi SugarBlocker dirancang untuk menghambat penyerapan gula setelah makan.
Produk ini umumnya dikonsumsi sebelum makan besar untuk menekan lonjakan gula darah. Dari sisi kontrol gula, pendekatan ini cukup relevan bagi penderita diabetes.
Namun, fokusnya lebih ke pengendalian gula jangka pendek. Dukungan terhadap kestabilan kerja pankreas tidak menjadi sorotan utama. Selain itu, fungsinya lebih spesifik sehingga kurang fleksibel untuk konsumsi harian.
Vitameal Less Sugar
Vitameal Less Sugar hadir sebagai sereal rendah gula dengan kandungan oat, beras merah, ketan hitam, susu almond, dan stevia.
Produk ini cocok untuk sarapan ringan bagi mereka yang ingin menjaga asupan gula tanpa banyak penyesuaian pola makan. Dari sisi nutrisi, komposisinya cukup seimbang.
Namun, pendekatan terhadap kesehatan pankreas masih bersifat umum. Fokus utamanya tetap pada pengurangan gula, bukan pengaturan ritme kerja metabolisme secara khusus.
Flimeal
Flimeal dikenal sebagai minuman pengganti makan yang mengenyangkan. Kandungan karbohidrat, protein, dan lemaknya dirancang untuk memenuhi kebutuhan energi harian.
Bagi orang dengan aktivitas padat, ini bisa jadi solusi praktis. Tapi untuk penderita diabetes atau yang berisiko, konsumsinya perlu disesuaikan.
Fokus Flimeal ada pada pemenuhan energi, bukan pengendalian gula darah jangka panjang atau perlindungan kerja pankreas.
Minuman diabetes punya pendekatan yang berbeda-beda. Ada yang fokus menahan gula, ada yang dirancang sebagai pengganti makan, dan ada pula yang mencoba menjaga stabilitas metabolisme agar pankreas tidak bekerja terlalu berat.
Memahami perbedaan ini penting, terutama bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan pankreas sejak dini, bukan sekadar menurunkan angka gula darah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan