INDOZONE.ID - Obat kumur sering jadi bagian dari rutinitas kebersihan mulut banyak orang. Setelah sikat gigi, biasanya langsung lanjut berkumur agar napas terasa lebih segar.
Tapi muncul juga pertanyaan yang cukup sering, sebenarnya boleh nggak sih pakai obat kumur setiap hari?
Obat kumur memang bisa membantu menjaga kebersihan mulut dan membuat napas terasa lebih segar.
Namun, kalau dipakai terlalu sering atau tidak sesuai aturan, justru bisa menimbulkan beberapa masalah pada kesehatan mulut.
Baca juga: 12 Buah dan Sayuran dengan Kandungan Pestisida Tertinggi, Banyak Dikonsumsi Masyarakat!
Agar manfaatnya tetap maksimal, penting juga memahami berapa kali obat kumur sebaiknya digunakan, apa saja risikonya jika berlebihan, dan bagaimana cara pakai yang tepat.
Frekuensi Penggunaan Obat Kumur yang Disarankan
Idealnya, obat kumur cukup digunakan 1 sampai 2 kali sehari. Durasi berkumurnya pun tidak perlu lama-lama, cukup sekitar 30–60 detik saja agar kandungan aktifnya bekerja optimal.
Mengapa tidak boleh terlalu sering? Perlu diingat, di dalam mulut kita tidak hanya ada bakteri jahat, tapi ada juga bakteri baik yang menjaga ekosistem rongga mulut tetap seimbang.
Jika kamu berkumur terlalu sering, bakteri baik ini bisa ikut hilang, yang justru bisa memicu masalah gusi hingga infeksi jamur.
Risiko Tersembunyi
Walaupun membuat napas segar, ada beberapa risiko yang mengintai jika kalian terlalu berlebihan menggunakannya.
Baca juga: Berapa Kalori Opor Ayam? Ini Fakta Lengkapnya dan Tips Makan Aman untuk Diet!
1. Mulut Kering & Sariawan
Banyak produk obat kumur yang mengandung alkohol tinggi dan ini bisa bikin mulut terasa kering atau xerostomia.
Jika mulut kering, produksi air liur berkurang dan sariawan jadi gampang muncul.
2. Perubahan Warna Gigi
Produk yang mengandung chlorhexidine atau CPC jika dipakai jangka panjang bisa membuat gigi terlihat agak kuning atau muncul noda.
3. Efek ke Tekanan Darah
Menariknya, beberapa studi menyebutkan penggunaan obat kumur yang terlalu sering (lebih dari 2 kali sehari) bisa mengganggu bakteri penghasil oksida nitrat yang membantu mengatur tekanan darah.
Jadi, ada potensi risiko hipertensi dan pradiabetes jika dipakai tanpa aturan.
Tips Aman Pakai Obat Kumur
Agar rutinitas kamu tetap memberikan manfaat yang maksimal, coba ikuti tips berikut.
Baca juga: Mau Otak Lebih Tajam? Coba Rutin Konsumsi 5 Buah Ini
1. Pilih yang Alcohol-Free
Produk tanpa alkohol jauh lebih ramah untuk jaringan mulut dan tidak memberikan sensasi terbakar atau kering.
2. Beri Jeda Setelah Sikat Gigi
Jangan langsung berkumur tepat setelah sikat gigi. Tunggu beberapa menit agar fluoride dari pasta gigi meresap dulu ke enamel gigi.
3. Ikuti Dosis
Pakai tutup botolnya sebagai takaran (biasanya 20 ml). Kumur, lalu buang, jangan sampai tertelan.
4. Bukan Pengganti Sikat Gigi
Obat kumur itu hanya membantu, bukan alat utama karena sikat gigi dan flossing tetap wajib dilakukan.
Menggunakan obat kumur setiap hari sebenarnya boleh saja, selama dipakai dengan cara yang benar dan tidak berlebihan. Idealnya, obat kumur digunakan 1–2 kali sehari dengan durasi sekitar 30–60 detik.
Baca juga: Jenis Terapi untuk Penderita Osteoarthritis yang Perlu Diketahui, Jangan Sampai Salah
Agar lebih aman, pilih obat kumur yang bebas alkohol dan gunakan sesuai aturan. Selain itu, tetap ingat bahwa obat kumur tidak bisa menggantikan kebiasaan utama seperti menyikat gigi dan flossing.
Dengan penggunaan yang tepat, obat kumur bisa menjadi pelengkap yang efektif untuk menjaga kesehatan mulut sekaligus membuat napas tetap segar sepanjang hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Halodoc