INDOZONE.ID - Pernah merasa lebih tenang setelah berjalan di taman atau bersantai di pinggir hutan? Itu bukan sekadar perasaan.
Menghabiskan waktu di alam terbuka memicu perubahan biologis nyata dalam tubuh, mulai dari menurunkan hormon stres, meredakan tekanan darah, hingga meningkatkan kesehatan usus.
Yang menarik, Anda tak perlu berjam-jam di hutan untuk merasakan manfaat ini. Efek maksimal justru terjadi setelah sekitar 20 menit.
Cukup berjalan-jalan di taman saat makan siang beberapa kali seminggu sudah bisa memberi manfaat bagi tubuh dan pikiran.
Baca juga: Bisakah Melahirkan Normal Setelah Operasi Caesar? Kenali Tindakan VBAC
1. Tubuh Relaks Tanpa Sadar
Saat melihat pepohonan hijau, mencium aroma pinus, dan mendengar gemerisik dedaunan atau kicauan burung, sistem saraf otonom Anda—jaringan saraf yang mengendalikan proses tak sadar—merespons secara instan.
"Kita melihat perubahan dalam tubuh seperti penurunan tekanan darah, perubahan variabilitas detak jantung, dan detak jantung yang lebih lambat—semua terkait dengan penenangan fisiologis," kata Baroness Kathy Willis, profesor keanekaragaman hayati di Universitas Oxford.
Sebuah studi di Inggris yang melibatkan hampir 20.000 orang menemukan bahwa partisipan yang menghabiskan setidaknya total 120 menit setiap minggu di area hijau secara signifikan lebih mungkin merasakan tingkat kesehatan dan kesejahteraan psikologis yang lebih tinggi.
Baca juga: Bisakah Melahirkan Normal Tanpa Jahitan? Ibu Hamil Wajib Tahu
2. Hormon Kembali Seimbang
Sistem hormonal tubuh juga ikut berperan. Willis menjelaskan bahwa menghabiskan waktu di alam terbuka merangsang sistem endokrin dan menurunkan kadar kortisol dan adrenalin—hormon yang melonjak saat Anda stres atau cemas.
"Sebuah studi menemukan bahwa orang yang berada di kamar hotel selama tiga hari dan menghirup minyak Hinoki (cemara Jepang) mengalami penurunan besar hormon adrenalin dan peningkatan besar sel pembunuh alami dalam darah mereka," ujarnya.
Sel pembunuh alami (natural killer cells) ialah sel yang melawan virus dalam tubuh. Peserta studi masih memiliki sel ini dalam jumlah tinggi dua minggu setelah menghirup aromanya.
Baca juga: Benarkah Kafein Matcha Lebih Halus dan Tak Bikin Jantung Berdebar Dibanding Kopi?
3. Aroma Alam Punya Kekuatan Instan
Mencium aroma alam sama kuatnya dengan melihat dan mendengarnya. Aroma pepohonan dan tanah mengandung senyawa organik yang dilepaskan oleh tanaman.
"Saat Anda menghirupnya, beberapa molekul masuk ke aliran darah," kata Willis.
Aroma hutan pinus, misalnya, dapat membuat Anda lebih tenang hanya dalam waktu 90 detik, dan efeknya bertahan sekitar 10 menit.
Bahkan bayi yang belum memiliki ingatan terkait aroma tertentu, tetap menjadi tenang ketika aroma yang terkait dengan ketenangan (limonene) dihembuskan ke ruangan tempat mereka berada.
Baca juga: 5 Gangguan Metabolisme yang Sering Dialami Anak Muda, Jangan Dianggap Sepele!
4. Bakteri Baik Masuk ke Usus
Selain menenangkan pikiran, alam juga membantu meningkatkan mikrobioma usus. Tanah dan tanaman penuh dengan bakteri baik.
"Mereka adalah jenis bakteri baik yang sama yang kita bayar dalam probiotik atau minuman kesehatan," jelas Willis.
Prof Ming Kuo dari University of Illinois yang mempelajari efek alam terhadap kerentanan infeksi dan kesehatan mental, mengatakan bahwa menghirup senyawa antimikroba yang dilepaskan tanaman—disebut phytoncides—berpotensi meningkatkan suasana hati dan membantu melawan penyakit.
Dr Chris van Tulleken, ilmuwan infeksi, melihat alam sebagai lingkungan yang menantang secara positif yang "menggelitik sistem kekebalan tubuh". Ia membiarkan anak-anaknya bermain dengan tanah di hutan yang kemudian masuk ke sistem tubuh melalui hidung atau mulut.
Baca juga: Apakah Biji Duku Boleh Ditelan ? Ini Penjelasannya dan Cara Mengonsumsinya!
Bawa Alam ke Rumah Anda
Tak semua orang bisa pergi ke hutan kapan saja. Kabar baiknya, Anda tak perlu melakukannya. Sentuhan kecil alam di rumah pun bisa membuat perbedaan.
- Visual: Bunga seperti mawar putih atau kuning terbukti menciptakan efek menenangkan terbesar pada aktivitas otak.
- Aroma: Gunakan diffuser dengan minyak esensial seperti pinene untuk membantu merasa tenang.
- Jika semua gagal: Bahkan foto hutan bisa membantu. Melihat gambar alam di laptop atau sekadar menatap sesuatu yang hijau dapat memicu perubahan gelombang otak yang menenangkan dan mengurangi stres.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BBC