INDOZONE.ID - Berat badan anak sering jadi indikator awal apakah tumbuh kembangnya berjalan optimal atau tidak. Di usia 3–12 tahun, kebutuhan nutrisi meningkat pesat.
Kalau asupan tidak seimbang, efeknya bisa ke fisik, fokus belajar, sampai daya tahan tubuh.
Banyak orang tua fokus ke porsi makan, tapi lupa kualitas nutrisi. Anak makan banyak belum tentu gizinya cukup.
Ada juga faktor lain. Aktivitas tinggi, fase growth spurt, sampai kebiasaan pilih-pilih makanan. Di kota besar, pola makan anak bahkan makin dipengaruhi snack tinggi gula dan minuman manis.
Nutrisi Seimbang Jadi Kunci
Dalam konteks tumbuh kembang, berat badan anak ideal bukan sekadar angka di timbangan. Ini soal keseimbangan antara asupan energi, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
Protein punya peran besar. Fungsinya membangun jaringan tubuh dan otot. Sumbernya bisa dari susu, telur, hingga daging.
Baca juga: Susu Bisa Menetralkan Obat, Mitos atau Fakta?
Lalu ada lemak sehat seperti omega 3 dan omega 6. Ini penting untuk perkembangan otak dan fungsi kognitif. Anak yang nutrisinya cukup biasanya lebih fokus dan aktif.
Vitamin dan mineral juga nggak kalah krusial. Mulai dari vitamin A, C, D, sampai zinc dan zat besi, semuanya terlibat dalam sistem imun dan metabolisme.
Baca juga: Ciri-ciri Bayi Tidak Cocok Susu Formula Beserta Penyebab dan Cara Mengatasinya
Peran Susu dalam Menambah Berat Badan Anak
Salah satu cara praktis yang sering dipilih orang tua adalah menambahkan susu sebagai asupan harian.
Susu pertumbuhan pada dasarnya adalah produk nutrisi tambahan yang dirancang untuk melengkapi kebutuhan gizi anak usia tertentu, biasanya 3–12 tahun, dengan kandungan protein, lemak, vitamin, dan mineral.
Beberapa produk bahkan menggunakan bahan dasar susu kambing etawa. Kandungan proteinnya dikenal tinggi dan lebih mudah dicerna oleh sebagian anak.
Flyon Kids Blueberry menggunakan susu kambing etawa sebagai bahan utama. Susu kambing secara umum dikenal memiliki struktur protein yang lebih mudah dicerna dibanding susu sapi, dan secara klinis lebih ramah bagi anak dengan sensitivitas pencernaan atau intoleransi laktosa ringan.
Protein dalam susu kambing etawa berperan langsung dalam pembentukan jaringan tubuh dan pertumbuhan otot. Ini relevan untuk anak yang aktif bergerak, yang kebutuhan proteinnya lebih tinggi dari anak yang kurang aktif.
Susu ini juga diperkaya omega 3 dan omega 6. Keduanya bukan sekadar pelengkap. Lemak sehat ini punya peran konkret dalam perkembangan fungsi otak dan kognitif anak di usia sekolah.
Satu hal yang sering luput dari perhatian orang tua adalah bahwa susu penambah berat badan bukan hanya soal kalori. Komposisi mikronutrien sama pentingnya.
Flyon Kids Blueberry mengandung vitamin A, C, D, E, K, dan B kompleks, ditambah mineral seperti kalsium, zat besi, dan zinc. Kalsium mendukung kepadatan tulang, zat besi mencegah anemia, dan zinc berkontribusi pada fungsi imun.
Kombinasi tersebut yang membedakan susu pertumbuhan dari sekadar susu biasa.
Zinc sering jadi nutrisi yang defisit pada anak-anak Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar menunjukkan prevalensi stunting nasional masih di angka yang mengkhawatirkan, dan defisiensi zinc adalah salah satu faktor yang berkontribusi.
Produk senutrisi apa pun tidak akan berdampak kalau anak menolak meminumnya. Ini bukan masalah sepele. Konsistensi konsumsi adalah kunci efektivitas.
Flyon Kids Blueberry menambahkan ekstrak blueberry untuk menciptakan rasa yang lebih mudah diterima anak-anak. Pilihan blueberry bukan sekadar soal rasa. Buah ini juga mengandung antioksidan alami yang mendukung sistem imun.
Formulasi produk ini juga diklaim lebih ringan di pencernaan, sehingga bisa dikonsumsi anak dengan kondisi pencernaan sensitif. Untuk orang tua yang selama ini kesulitan mencari alternatif susu yang cocok, ini bisa jadi opsi yang layak dicoba.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan