INDOZONE.ID - Memulai program diet memang nggak selalu mudah, apalagi buat kamu yang terbiasa makan nasi setiap hari.
Rasanya baru sebentar nggak makan nasi, perut sudah lapar lagi dan bikin diet jadi gampang gagal.
Padahal, ada beberapa makanan pengganti nasi yang tetap mengenyangkan dan bisa membantu berat badan turun lebih cepat.
7 Jenis Makanan Pengganti Nasi untuk Bantu Turunkan Berat Badan
Bagi kamu yang cara makanan pengganti nasi, berikut beberapa di antaranya:
1. Oat
Oat sering jadi andalan saat diet karena bisa bikin kenyang lebih lama.
Kandungan serat larutnya, terutama beta-glukan, membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa lapar datang lebih lambat.
Selain itu, oat juga membantu menjaga gula darah tetap stabil dan bisa menurunkan kadar kolesterol.
Pilih rolled oat atau steel-cut oat dibanding oat instan yang biasanya sudah mengandung tambahan gula.
Supaya lebih mengenyangkan, oat juga bisa diolah jadi menu gurih dengan telur, ayam, atau sayuran, jadi terasa seperti makan besar.
2. Jagung
Jagung sudah lama dijadikan makanan pokok pengganti nasi di beberapa daerah.
Kandungan seratnya lebih tinggi dibanding nasi putih, sehingga bisa membuat kenyang lebih tahan lama.
Baca juga: Cari Pemanis Pengganti Gula? Stevia Bisa Jadi Pilihan Aman dan Nol Kalori
Jagung juga kaya vitamin B, magnesium, serta antioksidan seperti lutein dan zeaksantin yang baik untuk kesehatan mata.
Teksturnya yang padat membuat kamu perlu mengunyah lebih lama, sehingga makan jadi lebih pelan dan terkontrol.
Agar tetap sehat, pilih jagung rebus atau kukus tanpa tambahan mentega atau saus manis berlebihan.
3. Pisang Kepok atau Pisang Raja Rebus
Pisang rebus bisa jadi alternatif karbohidrat yang simpel tapi tetap mengenyangkan.
Apalagi jika pisangnya belum terlalu matang, kandungan pati resistannya lebih tinggi dan dicerna lebih lambat oleh tubuh.
Itulah sebabnya pisang rebus sering membuat kenyang lebih lama dibanding camilan manis atau roti.
Pisang juga kaya kalium yang baik untuk menjaga tekanan darah dan fungsi otot.
Namun, hindari pisang goreng atau yang diberi topping manis berlebihan agar manfaatnya tetap maksimal.
4. Kentang Rebus
Kentang rebus dikenal sebagai salah satu makanan yang paling mengenyangkan.
Kandungan airnya tinggi dan kalorinya cenderung lebih rendah dibanding nasi dalam porsi yang sama.
Kentang juga mengandung serat, vitamin C, dan kalium yang baik untuk tubuh.
Nah, karena bikin kenyang lebih lama, kentang bisa membantu mengurangi keinginan ngemil.
Kemudian kamu lebih baik pilih kentang rebus, kukus, atau panggang dibanding goreng.
Jika didinginkan setelah dimasak, kandungan pati resistannya juga meningkat dan lebih baik untuk gula darah.
5. Kacang-Kacangan dan Legum
Kacang merah, lentil, kacang Arab, atau kacang hijau bisa jadi pilihan pengganti nasi yang sangat mengenyangkan.
Dalam makanan tersebut, banyak kandungan serat, protein, dan pati resistannya hingga membantu perut kenyang lebih lama.
Baca juga: Mau Ganti Kopi? Ini 3 Minuman Pengganti dengan Manfaat Serupa, Enak, dan Tanpa Efek Samping!
Makanan ini juga dicerna lebih lambat, sehingga membantu menjaga gula darah tetap stabil dan mengurangi rasa lapar berlebihan.
Kacang-kacangan ini juga bisa dijadikan lauk, campuran salad, sup, atau bahkan dicampur ke nasi untuk menambah nutrisi.
6. Ubi Jalar
Ubi jalar adalah sumber karbohidrat sehat yang cocok untuk diet.
Kandungan seratnya membantu memperlambat pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.
Selain itu, ubi juga kaya vitamin A, vitamin C, dan antioksidan yang baik untuk tubuh.
Indeks glikemiknya juga cenderung lebih rendah dibanding nasi putih, terutama jika direbus atau dikukus.
Ubi bisa dimakan sebagai pengganti nasi, camilan sehat, atau menu sarapan yang praktis.
7. Singkong
Singkong punya tekstur yang padat dan cukup mengenyangkan, sehingga bisa jadi alternatif pengganti nasi.
Kandungan seratnya membantu memperlambat penyerapan gula dalam tubuh.
Jika dipadukan dengan lauk tinggi protein seperti telur, ikan, tahu, atau tempe, singkong bisa jadi menu diet yang bikin kenyang lebih lama.
Meski banyak makananan pengganti nasi, porsinya tetap perlu diperhatikan agar program diet bisa dilakukan dengan baik!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline, Medical News Today