Selasa, 12 MEI 2026 • 10:30 WIB

Kopi Sebelum Olahraga Memang Bikin Semangat, Tapi Nggak Selalu Aman

Author

Efek dari minum kopi sebelum olahraga. (magnific.com)

INDOZONE.ID - Bagi sebagian orang, olahraga tanpa kopi rasanya seperti berangkat kerja tanpa mandi tetap bisa dilakukan, tapi rasanya kurang nyaman.

Secangkir kopi di pagi hari memang sering jadi ritual wajib sebelum lari, nge-gym, bersepeda, atau sekadar olahraga ringan di rumah. Alasannya sederhana: kafein dianggap bisa bikin tubuh lebih melek, fokus meningkat, dan energi terasa naik dalam waktu singkat. Bahkan, banyak orang percaya kopi bikin latihan jadi lebih maksimal karena badan terasa lebih “siap tempur”.

Anggapan itu nggak sepenuhnya salah. Beberapa penelitian memang menunjukkan kalau kafein bisa membantu meningkatkan stamina, fokus, dan performa olahraga tertentu.

Tapi yang sering nggak dibahas adalah efek sampingnya.

Kalau diminum dengan timing yang salah atau tubuh ternyata sensitif terhadap kafein, kopi justru bisa bikin olahraga terasa nggak nyaman. Bukannya makin produktif, kamu malah sibuk menahan mual atau merasa badan nggak karuan saat latihan.

Baca juga: Jangan Asal Minum Kopi Sebelum Olahraga! Ini Waktu dan Takaran yang Tepat agar Workout-mu Maksimal

Kenapa Banyak Orang Minum Kopi Sebelum Workout?

Kafein bekerja dengan cara merangsang sistem saraf pusat, sehingga tubuh terasa lebih waspada dan nggak gampang lelah. Itu sebabnya banyak orang merasa lebih semangat setelah minum kopi sebelum olahraga.

Beberapa efek yang sering dirasakan antara lain badan terasa lebih berenergi, fokus meningkat saat latihan, stamina lebih tahan lama saat olahraga kardio, dan rasa capek terasa datang lebih lambat.

Buat orang yang rutin olahraga pagi, kopi juga sering dianggap sebagai “starter” karena badan biasanya masih terasa lemas setelah bangun tidur.

Tapi sama seperti kendaraan yang digas terlalu berlebihan, dorongan energi yang terlalu tinggi juga bisa bikin masalah kalau nggak dipakai dengan tepat.

Perut Bisa Tiba-Tiba Bermasalah Saat Latihan

Ini salah satu keluhan yang paling sering terjadi.

Saat olahraga, tubuh akan mengalihkan lebih banyak aliran darah ke otot yang sedang aktif bergerak. Akibatnya, sistem pencernaan jadi bukan prioritas utama dan proses cerna makanan bisa melambat.

Kalau kamu minum kopi terlalu dekat dengan waktu olahraga, kondisi ini bisa memicu mual, perut mulas, kembung, asam lambung naik, atau rasa ingin buang air besar mendadak.

Bayangkan lagi serius angkat beban atau lari di treadmill, lalu perut mulai “demo”. Pasti bikin latihan jadi berantakan.

Supaya lebih aman, coba beri jeda sekitar 45 sampai 60 menit setelah minum kopi sebelum mulai olahraga agar tubuh punya waktu menyerap kafein dengan baik.

Kalau nggak mau terlalu banyak cairan di perut, espresso dalam porsi kecil bisa jadi pilihan.

Nggak Semua Tubuh Cocok dengan Kafein

Ide Nama Brand Kopi Aesthetic yang Unik dan Mudah Diingat (Freepik/ rawpixel.com)

Respons tubuh tiap orang terhadap kopi memang beda-beda. Ada yang bisa minum dua gelas kopi lalu tetap santai. Tapi ada juga yang baru setengah cangkir sudah deg-degan seperti habis dikejar debt collector.

Efek sensitivitas kafein biasanya berupa tangan gemetar, jantung berdebar, sulit fokus, sakit perut, sampai rasa cemas berlebihan.

Kalau efek itu muncul bersamaan dengan olahraga intens, badan justru bisa terasa makin nggak nyaman.

Kalau kamu sering mengalami kondisi seperti ini, coba kurangi konsumsi kopi harian jadi satu sampai dua cangkir, atau hindari dulu sebelum workout.

Baca juga: Minum Kopi Sebelum Olahraga, Efektif Bikin Gym Lebih Maksimal atau Justru Bahaya? Ini Faktanya!

Bisa Ganggu Tidur Tanpa Disadari

Banyak orang mengira efek kopi cuma sebentar. Padahal kenyataannya nggak sesimpel itu.

Kafein punya waktu paruh sekitar lima jam. Artinya, setelah lima jam, setengah kandungan kafein masih ada di tubuh.

Kalau kamu minum kopi sebelum olahraga sore atau malam, efeknya bisa kebawa sampai jam tidur. Akibatnya, kamu jadi susah tidur, kualitas tidur menurun, badan kurang pulih setelah olahraga, dan bangun dalam kondisi lelah.

Padahal tidur itu penting banget buat memperbaiki otot dan mengembalikan energi setelah latihan. Kalau tidur berantakan, hasil olahraga juga bisa ikut kurang maksimal.

Idealnya, hindari konsumsi kafein sekitar 6 sampai 8 jam sebelum tidur.

Jadi, Harus Berhenti Minum Kopi Sebelum Olahraga?

Nggak selalu, kalau tubuhmu merasa baik-baik saja setelah minum kopi sebelum latihan, kebiasaan ini masih aman dilakukan selama nggak berlebihan.

Yang penting, pahami respons tubuh sendiri. Jangan memaksakan ikut tren cuma karena banyak orang melakukannya.

Kalau kopi justru bikin badan nggak nyaman, masih banyak cara lain buat menjaga performa olahraga tetap bagus, seperti makan bergizi, tidur cukup, minum air yang cukup, pemanasan dengan benar, dan mengelola stres dengan baik.

Olahraga sehat bukan soal seberapa banyak kopi yang diminum sebelum latihan. Tubuh punya cara sendiri buat kasih sinyal. Tugas kamu cuma belajar mendengarkannya sebelum kebiasaan yang terlihat sepele malah berubah jadi masalah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthline

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU