Rabu, 03 JUNI 2026 • 11:30 WIB

Kenapa Haid Tidak Teratur? Ini Penyebab yang Harus Kamu Ketahui

Author

Ilustrasi Haid Tidak Teratur. (Freepik)

INDOZONE.ID - Siklus haid yang tiba-tiba maju, mundur, atau bahkan tidak datang selama beberapa waktu sering membuat banyak perempuan khawatir.

Ada banyak faktor yang bisa memengaruhi siklus menstruasi, mulai dari gaya hidup hingga kondisi kesehatan tertentu. Yuk, kenali beberapa penyebab haid tidak teratur yang umum terjadi.

Baca juga: Salmon Mentah Kaya Nutrisi, Tapi Bisa Berbahaya bagi Kelompok Tertentu

Kapan Haid Disebut Tidak Teratur?

Secara umum, menstruasi biasanya berlangsung sekitar 4 hingga 7 hari. Sementara itu, siklus haid normal umumnya berada di rentang 21 hingga 35 hari, dengan rata-rata sekitar 28 hingga 29 hari.

Haid bisa dikatakan tidak teratur jika datang lebih cepat atau lebih lambat dari biasanya, durasinya berubah drastis, atau jarak antar siklus terus berubah-ubah setiap bulan.

Penyebab Haid Tidak Teratur

1. Stres Berlebihan

Saat tubuh mengalami stres, keseimbangan hormon yang mengatur menstruasi bisa ikut terganggu. Akibatnya, jadwal haid menjadi tidak menentu.

2. Terlalu Sering Berolahraga Berat

Aktivitas fisik yang terlalu berat dapat membuat tubuh mengalami stres sehingga proses ovulasi menjadi terganggu.

Akibatnya, haid bisa datang tidak teratur atau bahkan berhenti sementara pada beberapa kasus.

Baca juga: Waspada, Salmon Mentah Rentan Kontaminasi Organisme dan Zat Berbahaya!

3. PCOS atau Sindrom Ovarium Polikistik

PCOS merupakan salah satu penyebab haid tidak teratur yang cukup sering terjadi pada perempuan usia produktif.

Kondisi ini terjadi karena adanya gangguan hormon yang membuat proses ovulasi tidak berjalan normal.

Selain siklus haid yang berantakan, PCOS juga sering disertai gejala lain seperti jerawat, kenaikan berat badan, tumbuhnya rambut berlebih di beberapa area tubuh, hingga kesulitan untuk hamil.

4. Menjelang Menopause

Bagi perempuan yang memasuki usia tertentu, perubahan siklus haid bisa menjadi tanda perimenopause atau masa transisi menuju menopause.

Pada fase ini, produksi hormon estrogen mulai berubah sehingga pola menstruasi yang sebelumnya teratur bisa menjadi tidak menentu.

Ada yang mengalami haid lebih jarang, lebih sering, atau jumlah darah yang keluar berbeda dari biasanya.

Baca juga: Ahli Ungkap Terobosan Baru Pengobatan Kanker Ovarium untuk Kurangi Tingginya Angka Kematian

5. Gangguan pada Organ Reproduksi

Selain menyebabkan haid tidak teratur, kondisi ini juga sering menimbulkan nyeri haid yang cukup berat hingga nyeri saat berhubungan intim.

6. Polip atau Miom Rahim

Haid yang tidak teratur juga bisa dipengaruhi oleh adanya pertumbuhan jaringan tertentu di rahim. Misalnya polip rahim atau miom, yaitu tumor jinak yang tumbuh di dinding rahim.

Meski umumnya tidak berbahaya, kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan menstruasi menjadi lebih banyak, lebih lama, atau datang tidak sesuai jadwal.

Baca juga: Tren Menujukkan Banyak Pasangan Tunda Program Hamil Karena Alasan Ekonomi

Dalam banyak kasus, haid yang tidak teratur bisa disebabkan oleh perubahan hormon, stres, pola hidup, hingga aktivitas fisik yang berlebihan juga bisa menjadi pemicunya.

Penting untuk memperhatikan kondisi tubuh dan mencatat pola menstruasi setiap bulan. Dengan begitu, perubahan yang terjadi bisa lebih mudah dikenali dan ditangani lebih cepat jika diperlukan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mitra Keluarga

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU