Sabtu, 06 JUNI 2026 • 19:30 WIB

Sering Minum Kental Manis? Ini Risiko Kesehatan yang Perlu Diwaspadai

Author

Ilustrasi Sering Minum Kental Manis. (Freepik)

INDOZONE.ID - Kental manis masih jadi salah satu bahan makanan yang sering ditemukan di rumah. Banyak orang menggunakannya untuk campuran minuman, topping roti, hingga pelengkap berbagai hidangan manis.

Namun, masih ada yang mengonsumsi kental manis dengan cara diseduh layaknya susu.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengingatkan bahwa kental manis tidak dianjurkan untuk diminum sebagai pengganti susu karena kandungan gulanya yang cukup tinggi.

Baca juga: Jarang Disadari, Kondisi Usus Ternyata Bisa Mempengaruhi Mood dan Energi Seharian! Kok Bisa?

Jika terlalu sering dikonsumsi, terutama dalam bentuk minuman seduh, ada beberapa risiko kesehatan yang perlu diwaspadai.

Risiko Kesehatan Sering Minum Kental Manis

1. Meningkatkan Risiko Obesitas

Minuman manis yang dikonsumsi terlalu sering bisa membuat berat badan naik lebih cepat, terutama pada anak-anak.

Kandungan gula yang tinggi membuat tubuh menerima kalori lebih banyak dari yang sebenarnya dibutuhkan.

Selain itu, makanan dan minuman manis juga cenderung diproses lebih cepat oleh tubuh sehingga rasa lapar bisa datang lebih cepat. Jika kebiasaan ini terus berlangsung, risiko obesitas pun bisa meningkat.

2. Memicu Resistensi Insulin

Terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman manis, termasuk kental manis yang diseduh, juga dapat meningkatkan risiko resistensi insulin.

Baca juga: Sering Capek dan Mood Berantakan? Bisa Jadi Pola Istirahat Kamu Penyebabnya!

Kondisi ini terjadi ketika sel-sel tubuh tidak lagi merespons insulin dengan baik sehingga kadar gula dalam darah menjadi lebih sulit dikendalikan.

Jika dibiarkan dalam jangka panjang, resistensi insulin bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, perlemakan hati, penyakit jantung, hingga gangguan hormonal tertentu.

3. Membebani Kerja Organ Tubuh

Pada anak-anak, organ tubuh seperti ginjal masih dalam tahap perkembangan. Karena itu, konsumsi gula dan natrium berlebihan dapat membuat kerja ginjal menjadi lebih berat.

Baca juga: 7 Manfaat Daun Sirsak yang Sayang Dilewatkan untuk Kesehatan

Jika terlalu sering diberikan minuman tinggi gula, fungsi organ yang masih berkembang bisa terganggu. Inilah alasan mengapa konsumsi kental manis secara berlebihan, terutama pada anak kecil, perlu dibatasi.

4. Bisa Memicu Batuk Saat Tidur

Tak banyak yang tahu, konsumsi kental manis juga bisa memicu rasa tidak nyaman pada tenggorokan.

Kandungan gula dan lemak di dalamnya dapat meninggalkan lapisan atau lendir pada tenggorokan.

5. Meningkatkan Risiko Sakit Gigi

Kandungan gula yang tinggi dalam kental manis juga bisa berdampak pada kesehatan gigi.

Jika sering dikonsumsi tanpa diimbangi kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut, risiko gigi berlubang, kerusakan gigi, hingga sakit gigi bisa meningkat.

Konsumsi Secukupnya

Kental manis sebaiknya digunakan sebagai pelengkap makanan atau minuman, bukan sebagai pengganti susu yang diminum setiap hari.

Baca juga: Cara Menambah Tinggi Badan Sampai 175 Cm, Apakah Bisa?

Selama dikonsumsi dalam jumlah wajar, kental manis tetap bisa dinikmati. Namun, jika terlalu sering diseduh dan diminum layaknya susu, berbagai risiko kesehatan di atas patut menjadi perhatian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Klik Dokter

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU