Minggu, 21 JUNI 2026 • 15:20 WIB

5 Gejala Kekurangan Protein yang Diam-diam Mengganggu Kesehatan

Author

Ilustrasi Kelelahan. (Photo/Ilustrasi/Pexels)

INDOZONE.ID - Protein merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk membangun otot, memperbaiki jaringan, serta menjaga sistem imun tetap optimal. 

Namun, kekurangan protein sering kali tidak disadari karena gejalanya berkembang perlahan dan mudah dianggap sebagai kondisi biasa seperti kelelahan. Berikut beberapa gejala kekurangan protein yang perlu kamu waspadai.

5 Gejala Kekurangan Protein dalam Tubuh

Ilustrasi kondisi perut lapar. (Foto/mohamed_hassan/Pixabay)

1. Cepat lapar meski baru selesai makan

Salah satu tanda yang sering muncul adalah rasa lapar yang kembali datang meskipun baru saja makan. Protein membantu memperlambat proses pencernaan sehingga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

Jika asupan protein kurang, rasa kenyang tidak bertahan lama sehingga kamu lebih mudah merasa lapar dan ingin makan kembali dalam waktu singkat.

Baca juga: Sebelum Minum Whey Protein, Pahami 5 Hal Penting Ini agar Gak Salah Konsumsi

2. Tubuh mudah merasa lelah

Kurangnya protein dalam tubuh juga dapat membuat seseorang lebih cepat merasa lelah, bahkan saat tidak melakukan aktivitas berat. Hal ini karena protein berperan dalam mendukung fungsi energi dan perbaikan sel tubuh.

Akibatnya, tubuh menjadi kurang bertenaga dan sulit mempertahankan stamina sepanjang hari.

3. Penurunan massa otot secara perlahan

Kekurangan protein dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan otot berkurang secara bertahap. Tubuh akan mengambil cadangan protein dari jaringan otot untuk memenuhi kebutuhan penting lainnya.

Hal ini membuat kekuatan tubuh menurun dan aktivitas fisik terasa lebih berat dari biasanya.

Baca juga: Alergi Protein Susu Sapi Kerap Tak Disadari, Yuk Kenali Gejalanya Sejak Dini

4. Rambut lebih rapuh dan mudah rontok

Karena rambut tersusun dari protein, kekurangan nutrisi ini dapat berdampak langsung pada kesehatannya. Rambut bisa menjadi lebih mudah patah, tipis, dan mengalami kerontokan lebih sering.

Kondisi ini sering terjadi tanpa disadari hingga jumlah rambut yang rontok semakin banyak.

5. Proses penyembuhan luka melambat

Tanda lainnya adalah luka yang membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh. Protein sangat dibutuhkan dalam proses pembentukan jaringan baru dan perbaikan sel tubuh.

Jika asupan protein kurang, proses regenerasi berjalan lebih lambat sehingga luka tidak cepat pulih.

Kekurangan protein sering tidak langsung terlihat, tetapi dapat berdampak besar pada energi, otot, dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Memastikan asupan Protein tercukupi dari makanan seperti telur, ikan, tempe, tahu, dan susu sangat penting untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bertenaga.

Dengan mengenali gejalanya sejak awal, kamu bisa mencegah dampak yang lebih serius dan menjaga fungsi tubuh tetap optimal setiap hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Fortishealthcare.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU