Selasa, 21 JULI 2026 • 14:20 WIB

Musim Kemarau Tiba, Waspadai Penyakit Akibat Paparan Debu

Author

Ilustrasi Penyakit Akibat Paparan Debu Musim Kemarau. (Freepik)

INDOZONE.ID - Saat musim kemarau, udara cenderung lebih kering dan debu lebih mudah beterbangan.

Kondisi ini dapat membawa kuman, virus, maupun bakteri yang meningkatkan risiko berbagai penyakit, terutama jika daya tahan tubuh sedang menurun. Berikut beberapa penyakit yang perlu diwaspadai.

Baca juga: Kesadaran Meningkat, Program Apresiasi Perkuat Rasa Percaya Diri Penyandang Vitiligo

Penyakit Akibat Paparan Debu Musim Kemarau

1. Diare

Tak hanya menyerang saluran pernapasan, debu saat musim kemarau juga dapat meningkatkan risiko diare.

Hal ini terjadi ketika makanan atau minuman terkontaminasi kuman yang terbawa debu, terutama jika kebersihannya kurang terjaga.

Baca juga: Manfaat Dry Brushing untuk Kulit: Risiko dan Cara Mencobanya

Diare ditandai dengan buang air besar sebanyak tiga kali atau lebih dalam 24 jam dengan feses yang encer atau cair.

2. Sakit Mata

Paparan debu dan udara kering dapat menyebabkan iritasi pada mata. Gejalanya antara lain mata merah, terasa mengganjal, belekan, hingga mata kering akibat produksi air mata yang tidak mampu melumasi permukaan mata secara optimal.

3. Infeksi Saluran Pernapasan Atas

Debu yang terhirup dapat masuk ke saluran pernapasan atas dan memicu iritasi maupun infeksi, seperti faringitis atau radang tenggorokan.

Baca juga: 7 Rekomendasi Susu Pertumbuhan Anak yang Banyak Dipilih Orang Tua

Penderitanya biasanya mengalami nyeri saat menelan, tenggorokan terasa mengganjal, disertai batuk dan demam.

4. Infeksi Saluran Pernapasan Bawah

Bagi penderita asma atau gangguan pernapasan lainnya, paparan debu dapat memicu penyempitan saluran napas sehingga menimbulkan sesak napas dan batuk.

Karena itu, kelompok yang memiliki riwayat penyakit pernapasan sebaiknya lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan pada musim kemarau.

Baca juga: 7 Manfaat Serai untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Cara Mencegah Penyakit Akibat Debu

Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penyakit akibat debu saat musim kemarau, antara lain:

  • Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah
  • Bersihkan rumah secara rutin agar debu tidak menumpuk
  • Mandi secara teratur, minimal dua kali sehari
  • Cuci tangan menggunakan sabun sebelum makan, sebelum mengolah makanan, setelah dari toilet, setelah memegang hewan peliharaan, dan setelah membuang sampah
  • Minum air putih yang cukup, sekitar delapan gelas per hari
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang
  • Tidur cukup untuk menjaga daya tahan tubuh

Baca juga: Kepala BPOM: Industri Biofarmasi Indonesia Berpotensi Tembus Pasar Asia Tenggara

Jika mengalami gejala yang tidak kunjung membaik atau justru semakin parah, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Dengan menerapkan langkah pencegahan sejak dini, risiko penyakit akibat paparan debu selama musim kemarau dapat diminimalkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Klik Dokter

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU