Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 08 JANUARI 2026 • 16:40 WIB

Tren Pasta Gigi Pemutih Diprediksi Meningkat di Tahun 2026 hingga Rp214 Triliun

Tren Pasta Gigi Pemutih Diprediksi Meningkat di Tahun 2026 hingga Rp214 TriliunIlustrasi orang mengogok gigi (ANTARA)

INDOZONE.ID - Pada awal tahun 2026, industri perawatan gigi mengalami pergeseran dalam prioritas memilih produk, khususnya pemilihan pasta gigi.

Berdasarkan riset dari Fortune Business Insight tahun 2025, pasar pemutih gigi diproyeksi meningkat secara global mencapai 12,77 miliar USD (Rp214 triliun) hingga tahun 2032 mendatang. Lebih dari target pasar tersebut berasal dari produk pasta gigi pemutih.

Kesadaran masyarakat urban terhadap penampilan menjadi dasar peningkatan ini. Misalnya di kawasan Asia Pasifik, pasar perawatan oral industri rumah tangga diproyeksi mencapai 1,3 miliar USD (Rp21,8 triliun) pada tahun 2026.

Baca juga: Rahasia agar Anak Tetap Merasa Diperhatikan Meski Orang Tua Bekerja Seharian

Tren ini tidak lepas dari kebutuhan para Millennials dan Gen Z, yang mengedepankan pada penampilan gigi putih.

Di sisi lain, industri ini juga menghadapi tantangan baru seperti kritisnya para konsumen. Berdasarkan laporan konsumen dari Mintel tahun 2025 yang fokus pada label, konsumen dinilai memperhatikan bahan baru dari produk yang digunakan.

Sementara dari data Global Growth Insight 2025, sekitar 49 persen konsumen di Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika tidak ingin membuat gigi lebih sensitif saat menggunakan produk pemutih gigi.

Konsumen memilih produk dengan bahan-bahan dasar yang dinilai less abrasive, apalagi mereka sudah mendapatkan edukasi dari para ahli.

Baca juga:  Apa Bedanya Frugal Living dan Slow Living? Berikut Penjelasan Detailnya

"Konsumen Indonesia kini memasuki era oral healthcare yang baru, mereka mencari bahan aktif yang aman namun memberikan hasil. Penggunaan teknologi Fluoride Calcium Powder (FCap™) dan Hydroxyapatite (HAP) kini menjadi sebuah standar baru bagi mereka yang menginginkan gigi putih tanpa rasa ngilu,” kata Country Manager usmile Indonesia & Malaysia Michelle.

FCap adalah teknologi proprietary water-free, berfungsi untuk mempercepat perbaikan enamel dan pemutihan gigi hingga 2,5 kali lipat. 

Cara kerjanya yaitu menghantarkan kalsium dan ion fosfat ke pori-pori mikro gigi. Jadi akan memberikan perlindungan ekstra dari erosi karena konsumsi makanan atau minuman asam, serta perubahan pada suhu secara ekstrem.

FCap bekerja sama dengan HAP, kandungan mineral alami yang bisa memperbaiki dan memperkuat enamel dengan proses remineralisasi.

HAP akan mengisi retakan mikro pada enamel yang membuat gigi lebih halus dan kuat. Gigi akan tampak lebih cerah tanpa mengikis lapisan pelindungnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tren Pasta Gigi Pemutih Diprediksi Meningkat di Tahun 2026 hingga Rp214 Triliun

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!