Jumat, 08 AGUSTUS 2025 • 18:05 WIB

6 Trik Marketing Supermarket untuk Menggoda Konsumen yang Jarang Disadari

Author

Ilustrasi rak supermarket 

INDOZONE.ID – Tahukah Kamu kalau supermarket punya strategi halus untuk bikin Kamu belanja lebih banyak tanpa Kamu sadari?

Bukan cuma sekadar diskon, tapi suasana toko dan penataan produk, bisa bikin Kamu tergoda lho. Yuk simak trik-triknya satu per satu!

Baca juga: 8 Pembersih Dapur Paling Dibutuhkan Rumah Tangga hingga Restoran

1. Roti, Susu, dan Telur Ditaruh Jauh

Tiga bahan pokok yang sering kita beli seperti roti, susu, dan telur jarang berada di rak yang berdekatan. 

Hal ini disengaja oleh supermarket supaya Kamu berjalan keliling toko dari ujung ke ujung hanya untuk mendapatkan beberapa barang tersebut.

Tanpa disadari, selama perjalanan mencari roti atau susu, Kamu akan melihat banyak produk lain. 

Hasilnya, bukan cuma barang utama yang masuk ke keranjang, tapi juga barang menarik lain yang sebenarnya tidak ada di daftar belanja.

Baca juga: Bukan Libur Nasional, Pemerintah Tetapkan 18 Agustus 2025 sebagai Cuti Bersama

2. Tata Letak dan Pencahayaan Supermarket

Pernah tidak, begitu masuk supermarket, Kamu langsung melewati deretan buah dan sayur? 

Warna-warni yang cerah ditambah aroma segar ini memang sengaja dipajang untuk membuat mood jadi lebih baik. Sehingga kita akan lebih betah berkeliling dan akhirnya belanja lebih banyak.

Bukan hanya itu, pencahayaan juga punya trik tersendiri. Ada supermarket yang menggunakan lampu khusus supaya produk terlihat lebih segar. 

Misalnya, pisang dibuat terlihat lebih kuning atau sayuran tampak lebih hijau.

Baca juga: Daftar Provinsi dengan Angka Putus Sekolah SD Tertinggi di Indonesia, Jawa Barat Tertinggi!

3. Musik di Supermarket

Pernah dengar lagu yang diputar saat berbelanja di supermarket? Itu bukan tanpa alasan. 

Menurut pakar marketing Martin Lindstrom, musik menjadi salah satu trik retail yang sudah lama digunakan.

Sebuah penelitian menemukan, ketika supermarket memutar musik dengan tempo lambat (72 beat per menit atau lebih rendah), penjualan rata-rata meningkat hingga 38 persen. 

Maka jika Kamu merasa lebih santai dan berlama-lama di supermarket, bisa jadi musiknya yang membuatmu terbawa suasana.

Baca juga: 6 Tanda Kamu Menjalani Hubungan dengan Orang Narsis, Gimana Cara Menghadapinya?

4. Produk Murah Tersembunyi

Barang pertama yang Kamu lihat di lorong supermarket belum tentu yang paling murah. 

Rak biasanya diatur supaya Kamu harus melihat ke atas atau ke bawah untuk menemukan merek yang lebih terjangkau.

Merek terkenal dan mahal biasanya ditaruh di rak yang sejajar dengan mata, karena inilah yang paling mudah dilihat pembeli. 

Sementara itu, produk yang lebih murah sering disembunyikan di rak bagian atas atau bawah. 

Jadi, sebelum langsung mengambil merek terkenal yang ada di depan mata, coba lihat rak di atas dan bawahnya untuk membandingkan harga.

Baca juga: 7 Cara Bijak Mengatur Keuangan Bersama Pasangan Biar Gak Tekor

5. Program Loyalitas Pelanggan

Program loyalitas pelanggan bisa saja membuat pembeli belanja lebih banyak. 

Supermarket biasanya menawarkan sistem poin, promo khusus untuk anggota, hingga keuntungan eksklusif yang tidak didapatkan pembeli biasa.

6. Promo Multi-buy

Pernah beli produk bertuliskan promo beli 2 lebih murah atau beli 2 gratis 1? Sekilas terlihat menguntungkan, tapi sebenarnya ini salah satu trik belanja yang bisa bikin kita keluar uang lebih banyak.

Terkadang ada produk lain di luar promo yang harganya justru lebih murah jika dibandingkan. Jadi, sebelum masukin barang ke keranjang, cek dulu harga satuannya.

Baca juga: Kisah Inspiratif Joe Whale, dari Hobi Corat-coret Kelas hingga Sukses Dikontrak Nike

Kalau Kamu termasuk yang sering belanja di supermarket, kini sudah tahu berbagai strategi marketing yang bisa memengaruhi keputusan belanja. 

Dengan mengenali trik-trik di atas, Kamu bisa belanja dengan lebih bijak dan menghindari pembelian barang yang sebenarnya tidak perlu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Howstuffworks.com, Aarp.org

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU