INDOZONE.ID - Menjaga kualitas susu sapi segar tidak bisa dilakukan secara instan. Proses ini dibutuhkan sistem yang kuat, pendampingan berkelanjutan, serta komitmen dari seluruh rantai produksi.
Hal inilah yang menjadi fondasi dalam pengembangan komoditas susu sapi perah di Jawa Timur.
Kualitas sejak sebelum hingga sesudah pengolahan menjadi kunci utama agar susu tetap aman dan layak dikonsumsi keluarga.
Penguatan Kualitas Susu dari Hulu ke Hilir
Seperti yang dilakukan oleh Nestlé yang menyebut bahwa kualitas susu harus dijaga secara konsisten sejak dari peternak hingga tahap pengolahan. Maka dari itu, ada tim khusus, yaitu Milk Procurement dan Dairy Development yang bertugas memastikan seluruh proses operasional di rantai nilai berjalan sesuai standar.
Baca juga: Milyader Cilik Ryu Kintaro Curhat Pernah Alami Alergi Susu Sapi Waktu Bayi: Mama Kasih Jamu Pahit
Pendekatan yang dilakukan tidak hanya melalui SOP, tetapi juga fasilitasi peralatan, pendampingan, serta evaluasi rutin bersama peternak dan koperasi.
“Ada SOP di sana, ada fasilitasi dan bantuan untuk meyakinkan mereka untuk bisa menjalankan SOP-nya Sambil sama-sama kita memonitor sekaligus mengevaluasi, ujar Sustainable Agri Advisor Nestle Indonesia Syahrudin pada Jumpa Pers di Fx Sudirman (15/12/25)
Hasil dari rangkaian tersebut menjadikan kualitas susu di Jawa Timur dalam rantai pasok tersebut diakui sebagai salah satu yang terbaik.
Namun, upaya ini tidak boleh berhenti karena menjaga kualitas membutuhkan konsistensi dan keterlibatan manusia sebagai pelaku utama.
Baca juga: Beneran Nggak Sih, Minum Susu Bisa Bikin Tinggi?
Pendampingan Koperasi dan Komitmen Jangka Panjang
Dalam memastikan susu aman dan layak dikonsumsi, standar nasional seperti SNI menjadi acuan penting.
Para peternak sapi turut didampingi koperasi agar mampu memenuhi SNI susu segar melalui penerapan standar operasional yang jelas dan terukur.
Menurut Syahrudin, pendekatan ini penting dilakukan karena menjadi strategi menciptakan nilai bersama atau creating shared value.
“Kita yakini adalah creating share value atau sesuatu yang tidak hanya untuk satu spot dan idak untuk jangka pendek Tapi harus untuk jangka panjang berkelanjutan dan terbuktikan," katanya.
Syahrudin juga menyebut, pihaknya akan memfokuskan pada komunitas peternak secara berkelanjutan, jadi bukan hanya untuk jangka pendek.
Dengan cara ini, diharapkan tercipta pertumbuhan bersama serta kondisi sosial dan ekonomi yang lebih baik bagi komunitas peternak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan