INDOZONE.ID - Akidah merupakan bagian penting dalam ajaran Islam yang berkaitan dengan keyakinan seorang muslim kepada Allah SWT.
Akidah menjadi dasar untuk mengenal iman dan menjalankan ajaran agama dalam kehidupan.
Akidah perlu dikenalkan kepada anak sejak kecil, agar mereka mengenal Allah SWT dan memahami ajaran Islam dengan baik.
Melalui bimbingan orang tua, anak dapat belajar memiliki iman yang kuat serta membiasakan diri melakukan kebaikan.
Lalu, apa pengertian akidah dalam Islam dan bagaimana cara menanamkannya pada anak?
Pengertian Akidah dalam Islam
Secara bahasa, akidah berasal dari kata bahasa Arab aqada yang berarti ikatan, perjanjian, atau keyakinan yang kuat.
Dalam istilah Islam, akidah berarti keyakinan yang diyakini dengan sepenuh hati tanpa adanya keraguan.
Akidah dalam Islam mencakup enam rukun iman, yaitu iman kepada Allah SWT, malaikat malaikat Allah, kitab kitab Allah, rasul rasul Allah, hari akhir, serta qada dan qadar.
Keenam hal tersebut menjadi dasar kepercayaan yang harus diyakini oleh setiap umat muslim.
Baca juga: Mahabbah Artinya Apa dalam Islam? Pengertian dan Maknanya
Mengapa Penanaman Akidah Sejak Dini Itu Penting?
Masa anak-anak adalah fase emas (golden age) di mana otak mereka menyerap informasi dengan sangat cepat dan mudah.
Berikut ini manfaat menanamkan akidah sejak dini yaitu:
1. Membantu Anak Mengenal Allah SWT
Sejak kecil, anak perlu dikenalkan bahwa Allah SWT merupakan pencipta segala sesuatu. Dengan begitu, anak dapat belajar mencintai Allah, bersyukur atas nikmat yang diberikan, dan percaya kepada-Nya.
2. Membentuk Sikap dan Perilaku Baik
Pemahaman akidah sejak kecil dapat membentuk karakter anak menjadi lebih baik. Anak belajar bersikap jujur, sopan, bertanggung jawab, dan peduli kepada orang lain.
3. Menjadi Bekal dalam Kehidupan
Akidah menjadi pedoman bagi anak dalam menjalani kehidupan. Anak dapat memahami nilai kebaikan dan belajar memilih tindakan yang sesuai dengan ajaran Islam.
4. Membiasakan Anak Beribadah
Menanamkan akidah sejak dini membuat anak terbiasa melakukan ibadah seperti berdoa, salat, dan membaca Al Quran. Kebiasaan baik ini dapat menjadi bagian dari kehidupannya.
Cara Menanamkan Akidah pada Anak Sejak Dini
Menanamkan akidah pada anak membutuhkan waktu dan dilakukan secara perlahan. Berikut ini langkah yang bisa dilakukan orang tua:
1. Mengenalkan Kebesaran Allah SWT
Ajarkan anak untuk mengenal Allah SWT melalui hal sederhana, seperti melihat alam, menikmati makanan, dan merasakan kasih sayang keluarga sebagai bentuk nikmat dari Allah.
2. Membiasakan Mengucapkan Hal Baik
Orang tua dapat mengajarkan anak mengucapkan doa, mengucapkan syukur, meminta maaf, dan berterima kasih. Kebiasaan kecil ini dapat membentuk sikap yang baik.
3. Membiasakan Anak Beribadah
Anak dapat diajarkan kebiasaan baik seperti berdoa sebelum makan, mengucapkan syukur, salat, dan membaca Al Quran. Kebiasaan ini membantu anak lebih dekat dengan ajaran Islam.
4. Menceritakan Kisah Nabi
Kisah nabi dan tokoh Islam dapat menjadi cara menarik untuk mengajarkan nilai kebaikan. Anak dapat belajar tentang kejujuran, kesabaran, dan sikap baik dari kisah tersebut.
5. Menjadi Teladan yang Baik (Uswah Hasanah)
Anak biasanya meniru apa yang dilakukan orang di sekitarnya. Karena itu, orang tua perlu memberikan contoh yang baik, seperti rajin beribadah, berkata jujur, dan bersikap sopan agar anak terbiasa melakukan hal yang positif
Baca juga: Arti 'Tabayyun' dalam Islam dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari
Dengan memahami akidah sejak dini, anak dapat mengenal dasar keimanan dan belajar menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mozaik.inilah.com