INDOZONE.ID - Pernah membayangkan lumpur biasa bisa berubah menjadi karya seni mengilap yang menawan? Di Jepang, ada seni unik bernama Dorodango, yaitu bola lumpur yang dibentuk hingga halus dan mengilap seperti batu permata.
Sekilas terdengar sederhana, tetapi proses pembuatannya justru penuh kesabaran, ketelitian, dan ketenangan. Banyak orang menyebut aktivitas ini terasa seperti meditasi karena dilakukan perlahan dan berulang dengan penuh fokus.
Lalu, apa itu Dorodango dan bagaimana cara membuatnya? Simak penjelasannya berikut ini.
Baca juga: 5 Tradisi Idul Adha Paling Unik di Indonesia, Nomor 4 Bikin Melongo!
Apa Itu Dorodango?
Dorodango berasal dari Jepang. Kata doro berarti lumpur, sedangkan dango berarti bola atau bulatan. Secara sederhana, Dorodango adalah bola lumpur yang dibentuk dari tanah dan air, lalu dipoles berulang kali hingga permukaannya licin dan mengilap.
Versi terkenalnya dikenal dengan nama Hikaru Dorodango. Kata hikaru berarti berkilau. Jadi, ini adalah bola lumpur yang berhasil dipoles hingga tampak bersinar.
Meski hanya dibuat dari bahan sederhana, hasil akhirnya sering terlihat sangat elegan dan artistik.
Lebih dari Sekadar Bola Lumpur
Bagi banyak orang, membuat Dorodango bukan hanya kerajinan tangan biasa.
Aktivitas ini dianggap memberi efek menenangkan karena prosesnya dilakukan dengan pola seperti:
- Gerakan berulang
- Tempo lambat
- Fokus penuh
- Ketelitian tinggi
- Kesabaran ekstra
Baca juga: Apa Itu Zaghrouta? Tradisi Ini Bikin Sabrina Carpenter di Coachella Salah Paham!
Saat membentuk dan memoles bola lumpur sedikit demi sedikit, seseorang bisa merasa lebih rileks dan menikmati prosesnya.
Karena itu, Dorodango sering dikaitkan dengan mindfulness atau aktivitas yang membantu menenangkan pikiran.
Bisa Dibuat Siapa Saja
Menariknya, Dorodango dapat dibuat oleh siapa saja dan di mana saja karena tidak perlu alat mahal atau bahan khusus.
Bahan yang kamu butuhkan, antara lain:
- Tanah
- Air
- Saringan
- Kain lembut
- Wadah sederhana
- Waktu dan kesabaran
Itulah mengapa seni ini cocok dilakukan sendiri di rumah, bersama teman, atau menjadi aktivitas edukatif untuk anak-anak.
Asal Populer Hikaru Dorodango
Dorodango modern populer berkat Profesor Fumio Kayo dari Universitas Pendidikan Kyoto. Pada tahun 1999, ia melihat anak-anak prasekolah di Kyoto bermain membuat bola lumpur sederhana.
Dari situ, ia mengembangkan metode agar bola lumpur bisa dipoles sampai berkilau. Metode tersebut kemudian diajarkan kepada anak-anak dan menjadi tren di Jepang.
Fenomena ini menarik perhatian karena anak-anak bisa sangat fokus, tekun, dan bangga terhadap hasil karya mereka sendiri.
Baca juga: HUT ke-1120, Magelang Gelar Grebeg Getuk Penuh Makna
Cara Membuat Dorodango
Berikut langkah sederhana membuat Dorodango.
1. Siapkan Tanah Halus
Ambil tanah lalu saring agar batu kecil dan kerikil terpisah.
2. Tambahkan Air Sedikit Demi Sedikit
Campurkan air ke tanah hingga menjadi adonan padat yang bisa dibentuk.
3. Bentuk Menjadi Bola
Putar dan remas perlahan menggunakan kedua tangan sampai menjadi bulat.
4. Keringkan Permukaan
Taburkan tanah kering ke permukaan bola sambil digosok lembut agar lapisan luar mulai mengeras.
5. Istirahatkan dalam Plastik
Masukkan ke kantong plastik tertutup selama beberapa waktu agar kelembapan merata dan retakan berkurang.
6. Ulangi Proses
Lakukan pengeringan dan penyimpanan beberapa kali sampai bola terasa kokoh.
7. Gunakan Debu Tanah Halus
Saring tanah yang lebih halus lalu gosok ke permukaan bola dengan gerakan melingkar.
Baca juga: Mengenal Gelar Keraton Yogyakarta: dari Sultan hingga Raden Mas
8. Poles Perlahan
Saat permukaan mulai padat dan halus, gosok menggunakan kain lembut.
9. Biarkan Mengering
Diamkan perlahan hingga benar-benar kering dan kilau alami muncul.
Dorodango adalah seni membuat bola lumpur mengilap asal Jepang yang mengubah tanah biasa menjadi karya indah bernilai seni tinggi.
Lebih dari sekadar kerajinan, proses pembuatannya memberi pengalaman menenangkan, melatih fokus, dan mengajarkan kesabaran.
Jadi, jika ingin mencoba aktivitas kreatif yang sederhana tapi memuaskan, Dorodango bisa jadi pilihan menarik untuk dicoba di rumah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Muddyfaces.co.uk