Selasa, 28 APRIL 2026 • 17:45 WIB

10 Nama Tarian Daerah dan Asalnya, Kamu Wajib Tahu!

Author

Berbagai Nama Tarian Daerah dan Asalnya. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan budaya yang luar biasa. Salah satu warisan budaya yang masih terus dijaga hingga sekarang adalah tarian tradisional dari berbagai daerah.

Setiap provinsi memiliki tarian khas yang mencerminkan sejarah, adat istiadat, hingga nilai kehidupan masyarakat setempat.

Gerakan, kostum, dan musik pengiring dalam tarian daerah biasanya memiliki makna filosofis yang mendalam. Karena itu, mengenal tarian tradisional bukan hanya soal seni, tetapi juga memahami identitas bangsa.

Bagi kamu yang ingin tahu lebih jauh soal budaya Nusantara, berikut 10 nama tarian daerah dan asalnya yang wajib diketahui.

Baca juga: 5 Tradisi Idul Adha Paling Unik di Indonesia, Nomor 4 Bikin Melongo!

10 Nama Tarian Daerah dan Asalnya

1. Tari Jaipong dari Jawa Barat

Tari Jaipong merupakan tarian khas Jawa Barat yang sangat populer. Tarian ini merupakan perpaduan seni tari tradisional Sunda dengan unsur musik dan pencak silat.

Gerakannya enerjik, dinamis, dan penuh semangat. Jaipong sering ditampilkan dalam berbagai acara hiburan maupun penyambutan tamu.

2. Tari Piring dari Sumatera Barat

Tari Piring berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Tarian ini terkenal karena para penari menggunakan piring di kedua tangan saat menari.

Gerakannya cepat dan lincah mengikuti irama musik tradisional. Banyak gerakan Tari Piring terinspirasi dari langkah silat Minangkabau.

Baca juga: Apa Itu Zaghrouta? Tradisi Ini Bikin Sabrina Carpenter di Coachella Salah Paham!

3. Tari Sigeh Penguten dari Lampung

Tari Sigeh Penguten merupakan tarian tradisional Lampung yang biasa dipentaskan untuk menyambut tamu kehormatan.

Gerakannya lembut dan anggun, menggambarkan keramahan serta sopan santun masyarakat Lampung kepada para tamu.

4. Tari Tor-Tor dari Sumatera Utara

Tari Tor-Tor berasal dari suku Batak di Sumatera Utara. Tarian ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarat makna spiritual.

Biasanya Tari Tor-Tor ditampilkan dalam upacara adat, penghormatan leluhur, hingga acara keluarga besar masyarakat Batak.

5. Tari Serimpi dari Jawa Tengah

Tari Serimpi adalah tarian klasik dari lingkungan keraton Jawa Tengah, khususnya peninggalan Kesultanan Mataram.

Tarian ini identik dengan gerakan halus, anggun, dan penuh ketenangan. Biasanya dibawakan oleh empat penari wanita.

Baca juga: HUT ke-1120, Magelang Gelar Grebeg Getuk Penuh Makna

6. Tari Zapin dari Kepulauan Riau

Tari Zapin berkembang di wilayah Melayu Kepulauan Riau. Tarian ini dipercaya mendapat pengaruh budaya Arab yang dibawa para pedagang dari Yaman.

Selain sebagai hiburan, Tari Zapin juga sering digunakan sebagai media dakwah melalui syair lagu yang dibawakan.

7. Tari Sekapur Sirih dari Jambi

Tari Sekapur Sirih berasal dari Jambi dan biasa dipentaskan untuk menyambut tamu penting.

Nama tarian ini diambil dari tradisi masyarakat Jambi yang menyuguhkan sirih sebagai simbol penghormatan dan ucapan selamat datang.

8. Tari Saman dari Aceh

Tari Saman menjadi salah satu tarian Indonesia yang mendunia. Tarian khas Aceh ini terkenal karena gerakannya kompak, cepat, dan serempak.

Menariknya, Tari Saman umumnya tidak menggunakan alat musik, melainkan iringan suara dari para penarinya sendiri.

9. Tari Joget Lambak dari Riau

Tari Joget Lambak berasal dari Riau. Tarian ini memiliki gerakan ceria, lincah, dan penuh kegembiraan.

Biasanya ditampilkan dalam acara pernikahan, pesta rakyat, perayaan hari besar, maupun hiburan masyarakat.

10. Tari Kelindan Sumbay dari Sumatera Selatan

Tari Kelindan Sumbay merupakan tarian tradisional Sumatera Selatan yang sering dipentaskan dalam acara penyambutan tamu atau perayaan tertentu.

Ciri khasnya terletak pada gerakan tangan yang indah dan mengikuti irama musik pengiring.

Baca juga: Mengenal Dorodango, Bola Lumpur Mengilap Bernilai Seni Tinggi

Tarian daerah bukan hanya hiburan semata, tetapi juga simbol identitas dan kebanggaan setiap wilayah di Indonesia.

Melalui tarian tradisional, nilai budaya dan sejarah diwariskan dari generasi ke generasi. Karena itu, mengenal 10 nama tarian daerah dan asalnya menjadi langkah sederhana untuk ikut melestarikan kekayaan budaya Nusantara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Traveloka

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU