Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 07 SEPTEMBER 2025 • 13:15 WIB

Terapi Hormon Usai Menopause, Bisa Bantu Jaga Daya Ingat?

Terapi Hormon Usai Menopause, Bisa Bantu Jaga Daya Ingat?Ilustrasi wanita yang mengalami menopause. (freepik.com)

INDOZONE.ID – Menopause menandai berakhirnya masa reproduksi seorang perempuan. Biasanya, terjadi 12 bulan setelah menstruasi terakhir.

Pada masa transisi menuju maupun setelah menopause, banyak perempuan mengalami gejala. Mulai dari hot flashes (rasa panas mendadak), keringat malam, vagina yang terasa kering, penurunan gairah seksual, hingga kesulitan konsentrasi dan mengingat.

Untuk meredakan keluhan tersebut, sebagian perempuan menjalani terapi hormon dalam bentuk patch (tempelan), gel, atau obat oral. Terapi ini biasanya, mengandung estrogen, terutama estradiol, serta progestogen bagi mereka yang masih memiliki rahim.

Kini, suatu penelitian yang dikutip dari Medical News Today, menunjukkan, terapi estradiol bukan hanya bermanfaat meredakan gejala vasomotor, tetapi juga dapat berdampak positif pada daya ingat.

Baca juga: Menyingkap ‘Menopause Pria’: Fakta, Penyebab, dan Penanganannya

Efek Berbeda pada Jenis Memori

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Neurology, milik American Academy of Neurology itu, menemukan perbedaan pengaruh estradiol transdermal (patch atau gel) dengan estradiol oral terhadap fungsi memori.

Hasil penelitian menunjukkan, estradiol transdermal lebih efektif dalam meningkatkan memori episodik, yaitu kemampuan mengingat pengalaman masa lalu. 

Sementara estradiol oral, lebih banyak membantu prospektif memori, yakni kemampuan mengingat tugas atau rencana di masa depan. Seperti, jadwal minum obat atau janji pertemuan.

Terapi Hormon Usai Menopause, Bisa Bantu Jaga Daya Ingat?Pengertian menopause (freepik.com)

Namun, kedua jenis terapi ini tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap fungsi eksekutif, yakni kemampuan otak dalam perencanaan dan pemecahan masalah.

Studi ini menyoroti perbedaan pengaruh terapi hormon terhadap fungsi kognitif, terutama terkait jenis estrogen yang digunakan dan waktu dimulainya menopause,” kata pakar kesehatan perempuan dari Providence Saint John’s Health Center, Santa Monica, AS, Dr. Sherry Ross.

Hal ini penting dalam memberikan konseling kepada pasien mengenai manfaat dan risiko terapi hormon terhadap daya ingat,” sambungnya.

Meski memberi dampak positif pada memori, para peneliti menegaskan, manfaat kognitif dari terapi estradiol masih tergolong modest atau terbatas. 

Selain itu, studi ini memiliki keterbatasan, seperti mayoritas peserta berkulit putih dan berasal dari kelompok ekonomi lebih tinggi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Medical News Today

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Terapi Hormon Usai Menopause, Bisa Bantu Jaga Daya Ingat?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!