Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 21 SEPTEMBER 2025 • 13:15 WIB

Gak Cuma Bikin Lemas, Telat Sarapan Juga Bisa Percepat Penuaan, Lho!

Gak Cuma Bikin Lemas, Telat Sarapan Juga Bisa Percepat Penuaan, Lho!ilustrasi sarapan bergizi. (freepik.com)

INDOZONE.ID – Kebiasaan menunda sarapan, rupanya bisa memengaruhi kualitas kesehatan seseorang. Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam Communications Medicine menunjukkan, waktu makan, terutama sarapan, berhubungan erat dengan risiko penuaan biologis, gangguan mental, hingga masalah kesehatan mulut.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), angka harapan hidup global meningkat dari 64,9 tahun pada 1995, menjadi 73,3 tahun pada 2024. Seiring bertambahnya usia harapan hidup, menjaga kualitas menjadi semakin penting.

Ketika orang hidup lebih lama berkat kemajuan medis, kualitas hidup harus tetap diperhatikan,” ujar Ilmuwan Nutrisi Klinis sekaligus Penulis Utama studi ini, Hassan Dashti, PhD, RD, dikutip dari Medical News Today.

Penelitian tentang pola makan, tidur, dan gaya hidup dapat membantu mengurangi beban penyakit, serta mendukung kehidupan yang lebih sehat di usia lanjut,” sambungnya.

Baca juga: 4 Rekomendasi Menu Sarapan Tinggi Vitamin D untuk Bikin Mood Lebih Stabil

Konsep Chrononutrition

Studi ini menganalisis data hampir 3.000 orang dewasa di Inggris berusia 42 hingga 94 tahun, dalam University of Manchester Longitudinal Study. 

Peneliti menyoroti chrononutrition, yakni ilmu yang mempelajari pengaruh waktu makan terhadap metabolisme, tidur, dan kesehatan secara keseluruhan.

Dashti menjelaskan, orang dewasa lanjut usia, cenderung mengalami perubahan pola makan, termasuk sarapan dan makan malam yang lebih lambat. Hal ini berdampak pada berkurangnya jendela waktu makan harian, dan memicu risiko kesehatan tertentu.

Gak Cuma Bikin Lemas, Telat Sarapan Juga Bisa Percepat Penuaan, Lho!Ilustrasi sarapan. (Pexels/Karolina Grabowska)

Dampak Sarapan Terlambat

Hasil penelitian menunjukkan, peserta yang rutin sarapan terlambat, cenderung mengalami:

  • Depresi dan kecemasan
  • Kelelahan
  • Gangguan kesehatan mulut

Kebiasaan sarapan terlambat dapat menjadi indikator masalah kesehatan yang mendasarinya, sehingga bisa menjadi sinyal bagi dokter dan perawat untuk memantau penurunan kesehatan pada lansia,” jelas Dashti.

Selain itu, sarapan terlambat juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian. 

Meski efeknya kecil, pola ini menunjukkan perubahan waktu makan dapat menjadi cerminan penuaan biologis atau penurunan kesehatan,” ujarnya.

Pandangan Ahli Gizi

Sementara itu,  Ahli Gizi yang menanggapi studi ini, Monique Richard, MS, RDN, LDN, menegaskan, hasil penelitian sejalan dengan temuan klinis di lapangan. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Medical News Today

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gak Cuma Bikin Lemas, Telat Sarapan Juga Bisa Percepat Penuaan, Lho!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!