INDOZONE.ID - Retinal detachment atau lepasnya retina, merupakan kondisi darurat pada mata ketika lapisan tipis jaringan di bagian belakang mata (retina), terlepas dari posisi normalnya.
Dikutip dari American Optometric Association, jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dapat menyebabkan kebutaan permanen.
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya retina mata terlepas antara lain:
Baca juga: Ketika Baca Harus Dijauhkan, Mungkin Mata Kamu Alami Presbiopia: Apa Itu?
Retina mata terlepas sering kali diawali dengan gejala yang tiba-tiba muncul, seperti:
Gejala tersebut tidak boleh diabaikan, karena menandakan adanya gangguan serius pada retina.
Dokter mata biasanya akan memastikan diagnosis melalui pemeriksaan menyeluruh, meliputi:
Ilustrasi sesorang mengalami Retinal Detachment alias retina mata terlepas. (Freepik)
Retina mata terlepas harus segera mendapat penanganan medis. Beberapa prosedur yang biasa dilakukan antara lain:
Jenis tindakan akan disesuaikan dengan tingkat keparahan dan lokasi lepasnya retina.
Deteksi dini merupakan kunci pencegahan terbaik. Pemeriksaan mata rutin secara menyeluruh oleh dokter optometri atau dokter spesialis mata sangat disarankan.
Terlebih, bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti rabun jauh tinggi atau riwayat operasi mata.
Mengabaikan gejala awal seperti kilatan cahaya atau bayangan yang menutupi penglihatan, dapat berakibat fatal terhadap fungsi penglihatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: American Optometric Association