Ilustrasi menstruasi tidak teratur. (freepik)
INDOZONE.ID - Banyak perempuan merasa bingung ketika mengalami haid tidak teratur setelah berhubungan intim pertama. Periode yang tadinya datang rutin bisa jadi berubah datang lebih cepat, lebih lama, bahkan sempat tidak muncul sama sekali.
Apakah ini bahaya atau justru hal yang normal? Berikut penyebab dan cara mengatasinya supaya kamu nggak panik tanpa alasan.
Ilustrasi wanita yang sedang menstruasi. (Freepik).
Bagi sebagian perempuan, perubahan siklus haid setelah berhubungan intim pertama kali adalah hal yang lumrah. Tubuh sedang beradaptasi dengan pengalaman baru, baik dari sisi fisik maupun emosional.
Haid yang datang lebih cepat, lebih lambat, atau dengan jumlah darah yang berbeda bisa disebabkan oleh stres, kelelahan, atau pola tidur yang berubah.
Jadi, kamu nggak perlu langsung khawatir kalau siklus haid tiba-tiba berantakan setelah pengalaman pertama itu. Biasanya, tubuh akan kembali menyesuaikan diri dalam beberapa minggu.
Baca juga: 8 Minuman Terbaik Mengatasi Menstruasi Tidak Teratur, Mudah Dibuat di Rumah
Rasa cemas, takut, atau bahkan bersalah sering muncul setelah berhubungan untuk pertama kali. Perasaan-perasaan ini dapat memengaruhi hipotalamus atau bagian otak yang bertugas mengatur hormon menstruasi.
Ketika kamu stres, tubuh bisa menunda ovulasi, sehingga menyebabkan telat haid setelah pertama kali berhubungan.
Jadi, bukan berarti langsung tanda kehamilan, ya. Kondisi psikologis punya pengaruh besar terhadap keteraturan siklus haidmu. Cobalah relaksasi dan jaga kesehatan mental agar hormon tetap seimbang.
Baca juga: Kenapa Menstruasi Bikin Badan Cepat Capek saat Olahraga? Ini Penjelasannya!
Secara fisik, tubuh juga sedang menyesuaikan diri dengan aktivitas baru ini. Ketika kamu pertama kali berhubungan bisa memicu kontraksi otot rahim, perubahan hormon, hingga iritasi ringan pada area intim.
Selain itu, penggunaan alat kontrasepsi darurat setelah berhubungan juga bisa membuat siklus menstruasi bergeser. Efeknya dapat berupa keterlambatan atau bahkan haid datang lebih awal. Namun, kondisi ini biasanya tidak berlangsung lama dan akan kembali normal setelah beberapa siklus.
Tanpa disadari, setelah berhubungan, pola hidupmu mungkin ikut berubah. Misalnya, waktu tidur jadi kurang, stres meningkat, atau kebiasaan makan jadi tidak teratur. Semua itu bisa memengaruhi hormon pengatur menstruasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Timesofindia.indiatimes.com