Ilustrasi ruam di kulit. (freepik)
INDOZONE.ID - Ketiak adalah salah satu area tubuh yang paling sensitif. Ketika muncul ruam, rasa tidak nyaman seperti ruam di ketiak terasa gatal dan perih bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari iritasi ringan hingga infeksi. Berikut beberapa penyebab ruam di ketiak yang sering terjadi.
Ilustrasi gatal di ketiak. (freepik)
Dermatitis kontak terjadi ketika kulit bereaksi terhadap bahan tertentu, seperti deodoran, antiperspiran, sabun, atau detergen. Ini termasuk jenis-jenis ruam di ketiak yang cukup umum.
Gejalanya berupa:
- Kemerahan
- Rasa gatal dan perih
- Kulit tampak kering atau mengelupas
Cara mengatasinya adalah dengan menghindari pemicu yang diketahui dan beralih ke produk yang lembut untuk kulit sensitif.
Baca juga: 5 Krim Pencerah dan Pemutih Ketiak yang Terbukti Efektif untuk Kulit Lebih Cerah
Kondisi kronis ini ditandai dengan benjolan atau nodul yang terasa nyeri di sekitar kelenjar keringat, terutama di ketiak. Ruam yang muncul sering berulang dan bisa mengganggu kenyamanan.
Gejalanya meliputi:
- Benjolan yang menyakitkan
- Abses bernanah
- Bekas luka atau saluran sinus
Penanganannya dapat berupa antibiotik, obat antiinflamasi, atau prosedur medis untuk kasus berat.
Folikulitis termasuk jenis ruam di ketiak yang sering muncul akibat peradangan pada folikel rambut. Penyebabnya antara lain:
- Mencukur rambut ketiak secara tidak higienis
- Iritasi dari pakaian yang terlalu ketat
- Produksi keringat berlebih
Ruam di ketiak terasa gatal dan perih, bahkan terkadang muncul benjolan berisi nanah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Skinhealthinfo.org.uk