Ilustrasi mata merah (freepik)
INDOZONE.ID - Sering mengalami mata merah tentu dapat mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari.
Kondisi ini muncul ketika pembuluh darah di bagian putih mata (sklera) melebar atau mengalami peradangan. Meski sering kali bersifat ringan, berikut beberapa penyebab mata merah.
Ilustrasi mata merah (pexels/@samerdaboul/)
Terlalu lama menatap layar, tidur larut, atau jarang berkedip, akan membuat mata cepat lelah. Ketika mata terbuka dalam waktu lama tanpa istirahat, kornea menjadi kurang terlumasi sehingga kemerahan pun mudah terjadi.
Baca juga: 5 Penyebab dan Cara Mengatasi Mata Merah Setelah Pemakaian Softlens
Produksi air mata yang berkurang atau mudah menguap bisa menyebabkan mata kering. Selain memicu mata merah, mata kering juga dapat menimbulkan rasa panas, perih, dan seperti terbakar.
Ini juga salah satu jawaban dari pertanyaan banyak orang, yakni mata merah terus menerus tanda penyakit apa? salah satunya adalah gangguan pada produksi air mata.
Debu, pasir, ataupun serpihan benda kecil yang masuk ke mata dapat menyebabkan iritasi. Mata akan bereaksi dengan menjadi merah, berair, dan terasa nyeri. Apalagi jika benda tersebut melukai kornea, penglihatan bisa ikut terganggu.
Baca juga: Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Penanganan Mata Merah
Infeksi mata bisa disebabkan bakteri atau virus.
- Virus: cairan bening dan encer
- Bakteri: cairan kuning/hijau dan lebih kental
Konjungtivitis merupakan infeksi yang cukup sering menyebabkan mata merah dan sangat menular.
Jika sering mengalami mata merah karena infeksi, sebaiknya periksa ke dokter untuk mencegah penyebaran dan komplikasi.
Paparan serbuk sari, asap, atau debu dapat menimbulkan reaksi alergi pada mata. Gejalanya berupa mata merah, gatal, berair, hingga bengkak. Menghindari pemicu alergi menjadi langkah utama dalam pencegahannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Emedihealth.com