Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 15 JANUARI 2026 • 14:00 WIB

Depresi dan Ingin Menyakiti Diri Sendiri? 15 Cara Lebih Baik untuk Mengatasi Rasa Sakit Emosional

Depresi dan Ingin Menyakiti Diri Sendiri? 15 Cara Lebih Baik untuk Mengatasi Rasa Sakit EmosionalIlustrasi seseorang yang depresi. (Ilustrasi/gk-magazine.co.uk)

INDOZONE.ID - Perilaku melukai diri masih menjadi masalah yang cukup sering terjadi, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda. Meski tidak semua kasus tercatat, berbagai penelitian menunjukkan bahwa cukup banyak pelajar dan mahasiswa pernah melakukannya, bahkan hanya sekali. Fenomena ini kerap berlangsung secara diam-diam, membuat banyak orang merasa terjebak, bingung, dan sendirian menghadapi dorongan tersebut.

Mencari pengganti self-harm bukan perkara sederhana. Upaya menghentikan perilaku ini tanpa memahami penyebabnya sering kali tidak bertahan lama. Para ahli kesehatan mental menekankan pentingnya mengenali emosi, situasi, dan kebutuhan yang melatarbelakangi dorongan melukai diri. Dengan memahami pemicu tersebut, seseorang dapat memilih cara coping yang lebih sehat dan sesuai, sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Baca juga: Tidur Berlebihan Bisa Jadi Tanda Depresi? Ini Penjelasan Lengkapnya

Berikut beberapa alternatif yang bisa dicoba sebagai pengganti self-harm:

  1. Ubah suasana sekitar: jika dorongan sering muncul di tempat tertentu, cobalah berpindah. Keluar ruangan, berjalan sebentar, atau mencari udara segar dapat membantu memutus pola yang berulang.
  2. Biarkan diri menangis: air mata bukan tanda kelemahan. Menangis adalah respons alami tubuh untuk melepaskan emosi yang menumpuk. Cari tempat aman, lalu izinkan perasaan itu keluar.
  3. Kerjakan aktivitas ringan yang berulang: menyapu, mencuci piring, atau melipat pakaian bisa menjadi cara sederhana untuk menenangkan pikiran melalui ritme yang konsisten.
  4. Dengarkan musik sesuai perasaan: siapkan playlist untuk berbagai suasana hati. Musik dapat menjadi saluran emosi, baik itu dengan menangis, bersenandung, atau sekadar mendengarkan.
  5. Rapikan satu bagian kecil ruangan: tak perlu membereskan semuanya. Fokus pada satu sudut saja sudah cukup memberi rasa kendali dan pencapaian.
  6. Perlakukan tubuh dengan lembut: mandi air hangat, mencuci tangan dengan sabun favorit, atau mengoleskan lotion beraroma menenangkan bisa membantu tubuh merasa lebih aman.
  7. Tulis isi pikiranmu: menuangkan perasaan ke dalam tulisan membantu melihat emosi dengan lebih jelas, kapan muncul, seberapa kuat, dan apa pemicunya.
  8. Pegang benda kecil: batu halus, stress ball, atau fidget dapat membantu menambatkan perhatian ke momen saat ini dan mengurangi dorongan impulsif.
  9. Gerakkan badan: berjalan, stretching ringan, atau sekadar menggoyangkan tangan dapat membantu melepaskan energi emosional yang menumpuk.
  10. Cari pelukan yang menenangkan: pelukan dari orang terdekat, hewan peliharaan, atau memeluk bantal favorit bisa memberi sinyal aman dan nyaman pada tubuh.
  11. Luapkan emosi lewat suara: bernyanyi keras, berbicara sendiri, atau berteriak di tempat aman bisa menjadi jalan keluar tanpa melukai diri.
  12. Beri nama pada perasaan: mengidentifikasi emosi secara spesifik sering kali membuat intensitasnya menurun. Marah, kecewa, takut menyebutkannya membantu kita memahami diri sendiri.
  13. Hubungi orang terpercaya: memiliki satu orang yang bisa dihubungi saat keadaan genting sangat berarti. Pesan singkat pun sudah cukup untuk mengurangi rasa sendirian.
  14. Tunda selama 20 menit: dorongan biasanya datang dan pergi. Alihkan perhatian selama 20 menit, sering kali, keinginan itu perlahan melemah.
  15. Belajar melepas kebutuhan akan kontrol: bagi sebagian orang, self-harm berkaitan dengan keinginan mengendalikan rasa sakit. Menerima bahwa tidak semua hal bisa dikontrol justru bisa membawa kelegaan.

Baca juga: Kesadaran Masyarakat tentang Depresi Masih Rendah, Ini yang Perlu Dilakukan!

Jika dorongan melukai diri terasa semakin kuat atau terus berulang, mencari bantuan profesional adalah langkah yang sangat berharga. Kamu tidak lemah karena meminta bantuan. Kamu tidak sendirian, dan selalu ada jalan untuk mendapatkan dukungan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Psychologytoday.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Depresi dan Ingin Menyakiti Diri Sendiri? 15 Cara Lebih Baik untuk Mengatasi Rasa Sakit Emosional

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!