Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 07 MARET 2026 • 17:15 WIB

Banyak yang Diet Tanpa Sahur saat Puasa, Dokter Ingatkan Risiko Kesehatan

Banyak yang Diet Tanpa Sahur saat Puasa, Dokter Ingatkan Risiko KesehatanIlustrasi risiko kesehatan yang puasa tanpa sahur karena diet. (Freepik)

INDOZONE.ID - Bulan Ramadan sering dimanfaatkan banyak orang untuk menurunkan berat badan. Tidak sedikit yang sengaja melewatkan sahur dengan harapan durasi puasa lebih panjang sehingga berat badan bisa turun lebih cepat.

Padahal menurut dokter dan sejumlah penelitian kesehatan, puasa tanpa sahur bukan cara yang dianjurkan untuk diet. Kebiasaan ini justru dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan yang sering kali tidak disadari.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Aru Ariadno, SpPD-KGEH, menjelaskan bahwa sahur memiliki peran penting dalam menjaga energi tubuh selama berpuasa. Karena itu, melewatkan sahur tidak disarankan meskipun tujuannya untuk menurunkan berat badan.

Tanpa asupan makanan di awal hari, tubuh bisa mengalami berbagai gangguan mulai dari penurunan energi hingga masalah metabolisme.

Baca juga: Protein atau Serat Saat Sarapan? Ini yang Lebih Ampuh Buat Diet!

Risiko Puasa Tanpa Sahur bagi Kesehatan

1. Gula Darah Bisa Turun Drastis

Tidak makan saat sahur dapat menyebabkan hipoglikemia, yaitu kondisi ketika kadar gula darah turun terlalu rendah. Kondisi ini dapat memicu pusing, gemetar, lemas, bahkan pingsan.

Gula darah sebenarnya berfungsi sebagai sumber energi utama bagi tubuh dan otak. Jika cadangan energi terlalu sedikit sejak pagi, tubuh akan lebih cepat kelelahan selama berpuasa.

2. Tubuh Lebih Mudah Dehidrasi

Saat puasa, tubuh tidak mendapat cairan selama berjam-jam. Jika seseorang juga tidak minum saat sahur, risiko dehidrasi akan meningkat.

Dehidrasi bisa menyebabkan sakit kepala, mulut kering, sulit berkonsentrasi, hingga penurunan tekanan darah.

3. Asam Lambung Lebih Mudah Naik

Lambung yang kosong terlalu lama dapat memicu kenaikan asam lambung atau gastritis, terutama bagi orang yang memiliki riwayat maag.

Sahur sebenarnya membantu mengisi lambung sehingga proses pencernaan tetap stabil selama puasa.

Baca juga: Manfaat Terong yang Tak Banyak Orang Tahu, Baik untuk Jantung dan Diet

4. Penurunan Massa Otot

Jika tubuh kekurangan energi, tubuh tidak hanya membakar lemak, tetapi juga protein dari otot sebagai sumber energi cadangan. Dalam jangka panjang kondisi ini dapat menurunkan massa otot dan daya tahan tubuh.

Hal ini justru membuat tubuh menjadi lebih mudah lelah dan kurang bertenaga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kemenkes RI, Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Banyak yang Diet Tanpa Sahur saat Puasa, Dokter Ingatkan Risiko Kesehatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!