Ilustrasi penderita diabetes (Freepik)
INDOZONE.ID - Selama ini, pembahasan soal diabetes sering fokus ke gula darah, karbohidrat, lemak, atau protein. Tapi ternyata, ada hal lain yang sering luput dari perhatian, yaitu asupan mikronutrien seperti vitamin dan mineral.
Penelitian terbaru dari para ilmuwan di India menemukan bahwa banyak penderita diabetes tipe 2 justru kekurangan nutrisi penting ini. Padahal, mikronutrien punya peran besar dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Dalam studi yang menganalisis 132 penelitian dengan lebih dari 52 ribu partisipan dari berbagai negara, ditemukan fakta cukup mengejutkan.
Baca juga: Dokter Ingatkan Pola Makan Penderita Diabetes, Cara Memilih Multigrain yang Tepat
Lebih dari 45 persen penderita diabetes tipe 2 mengalami kekurangan beberapa mikronutrien sekaligus. Bahkan, sekitar 40 persen penderita yang sudah mengalami komplikasi juga mengalami kondisi serupa.
Salah satu temuan paling menonjol adalah kekurangan vitamin D. Lebih dari 60 persen penderita diabetes tipe 2 mengalami defisiensi vitamin ini. Selain itu, magnesium juga jadi nutrisi yang sering kurang, dialami oleh sekitar 42 persen penderita.
Tak hanya itu, pada pasien yang rutin mengkonsumsi obat diabetes seperti Metformin, hampir 29 persen diantaranya diketahui mengalami kekurangan vitamin B12.
Menariknya, penelitian ini tidak menyimpulkan bahwa kekurangan mikronutrien menjadi penyebab diabetes. Namun, ada hubungan yang cukup kuat antara keduanya, sehingga tetap penting untuk diperhatikan dalam pola makan sehari-hari.
Kabar baiknya, kebutuhan mikronutrien ini sebenarnya bisa dipenuhi dari makanan sehari-hari.
Untuk vitamin B12, kamu bisa mendapatkannya dari makanan seperti daging, ikan, dan susu. Kalau kamu lebih sering konsumsi makanan nabati, bisa pilih sereal yang sudah difortifikasi, susu nabati, atau ragi nutrisi.
Sementara itu, vitamin D nggak cuma bisa didapat dari sinar matahari, tapi juga dari makanan seperti kuning telur, jamur, hati sapi, dan ikan berlemak seperti salmon atau tuna. Beberapa produk seperti susu, yogurt, dan sereal juga biasanya sudah diperkaya vitamin D.
Untuk magnesium, kamu bisa mengandalkan kacang-kacangan, biji-bijian, kedelai, hingga sayur dan buah. Bahkan, kabar baik buat pecinta cokelat, dark chocolate ternyata kaya magnesium dan bisa jadi camilan yang lebih sehat jika dikonsumsi secukupnya.
Baca juga: Viral Kopi Susu Gula Aren Disebut Bisa Picu Diabetes dan Sakit Ginjal, Benarkah?
Banyak orang merasa sulit untuk langsung mengubah pola makan secara total. Padahal, kamu bisa mulai dari langkah kecil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara