Ilustrasi angin duduk. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Banyak orang masih salah paham soal angin duduk. Padahal, kondisi ini bukan sekadar masuk angin biasa yang bisa diselesaikan dengan kerokan.
Jika salah penanganan, risikonya bisa fatal. Makanya, penting untuk tahu pertolongan pertama yang tepat sebelum kondisi semakin parah.
Baca juga: Kutil di Tangan atau Kaki? Ini Cara Menghilangkannya dengan Benar
Angin duduk adalah kondisi nyeri dada akibat berkurangnya aliran darah ke jantung. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai angina atau angina pektoris.
Nyeri dada yang muncul biasanya terasa menekan, berat, atau sesak, dan bisa berlangsung beberapa menit bahkan tidak hilang meski sudah istirahat.
Beberapa gejala yang sering muncul antara lain:
Karena gejalanya mirip dengan masalah lain seperti asam lambung, banyak orang sering mengabaikannya. Padahal, ini bisa jadi tanda awal gangguan jantung.
Baca juga: Berapa Lama Pasien Kanker Harus Menjalani Kemoterapi? Simak Penjelasannya
Jika kamu atau orang di sekitarmu mengalami gejala ini, jangan panik dan lakukan beberapa langkah berikut.
Posisi tubuh bisa bantu mengurangi rasa nyeri. Dudukkan penderita di lantai dengan lutut ditekuk, lalu topang kepala dan bahunya.
Agar semakin nyaman, bisa tambahkan bantal di bagian belakang atau bawah lutut. Jika nyeri tidak mereda, langsung hubungi bantuan medis.
Jika penderita memiliki obat angina, biarkan dia meminumnya sendiri tapi tetap dalam pengawasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ciputra Hospital