Ilustrasi cara menghitung body age. (clinicsoncloud.com)
INDOZONE.ID - Di era wellness dan anti-aging yang semakin populer, muncul satu istilah yang sering dibahas, yaitu body age atau usia biologis.
Berbeda dengan usia kronologis (umur), body age menggambarkan kondisi sebenarnya dari tubuh kita, mulai dari organ, metabolisme, hingga kebugaran secara keseluruhan.
Menariknya, usia tubuh seseorang bisa saja lebih muda atau justru lebih tua dari usia KTP.
Lantas, bagaimana cara menghitung body age? Yuk simak penjelasannya berikut.
Baca juga: Gejala Hipotermia yang Sering Diabaikan dan Cara Penanganannya, Pendaki Wajib Tahu!
Body age adalah ukuran kesehatan tubuh berdasarkan berbagai faktor biologis seperti metabolisme, komposisi tubuh, kualitas tidur, dan gaya hidup.
Konsep ini erat kaitannya dengan penuaan biologis, yaitu proses alami di mana fungsi tubuh menurun seiring waktu.
Namun, proses ini tidak selalu berjalan secepat usia kronologis.
Misalnya:
Usia asli: 30 tahun
Body age: 25 tahun → tubuh lebih muda
Body age: 35 tahun → tubuh mengalami penuaan lebih cepat
Mengetahui body age membantu kamu untuk mendeteksi risiko penyakit lebih dini, memahami kondisi metabolisme, menjadi motivasi untuk hidup lebih sehat, dan mengukur efektivitas pola hidup (diet, olahraga, tidur).
Saat ini sudah banyak kalkulator body age online yang bisa kamu gunakan.
Beberapa bahkan menggunakan pendekatan ilmu metabolisme untuk menghitung usia biologis secara lebih akurat.
Namun, kamu juga bisa memperkirakan body age dengan parameter sederhana berikut:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cbhs.com.au