INDOZONE.ID - Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali memperketat pengawasan kesehatan terhadap penumpang dari luar negeri menyusul munculnya kekhawatiran penyebaran Hantavirus.
Langkah itu dilakukan setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan adanya tiga penumpang kapal pesiar yang meninggal dunia akibat virus tersebut.
Kepala BBKK Bandara Soekarno-Hatta Naning Nugrahini mengatakan, pengawasan dilakukan sejak penumpang mengisi deklarasi kesehatan melalui aplikasi SatuSehat hingga proses pemeriksaan saat tiba di bandara.
“Kami di Soekarno-Hatta sudah melakukan kesiapsiagaan. Yang pertama adalah melalui isian deklarasi kesehatan di aplikasi SatuSehat. Dari situ kita nanti akan tahu risiko daripada pesawat itu, ada orang berisiko atau tidak. Yang kedua, begitu turun, itu ada pengamatan tanda dan gejala melalui thermal scanner dan observasi visual,” kata Naning di Tangerang, Senin (11/5/2026).
Baca juga: Mengenal Hantavirus yang Baru-Baru Ini Menyerang Awak Kapal Pesiar, Kenali Penyebab dan Gejalanya!
Menurut dia, penumpang yang terindikasi memiliki gejala terkait Hantavirus akan menjalani pemeriksaan lanjutan oleh dokter untuk memastikan kondisi kesehatannya.
“Kalau dari pemeriksaan memang yang bersangkutan itu probable, maka kami rujuk ke rumah sakit pusat infeksi untuk melakukan penanganan lebih lanjut. Di situ nanti akan bisa diisolasi atau dilakukan pemeriksaan laboratorium,” ujarnya.
BBKK Soetta juga menyiapkan jalur penanganan khusus untuk kasus penyakit menular, termasuk armada ambulans yang dirancang khusus untuk proses rujukan pasien infeksius.
“Kemudian kami juga punya namanya ambulans khusus penyakit menular. Karena orang yang kita bawa ini, yang mau kita rujuk ini adalah orang dengan penyakit menular,” kata Naning.
Ia menjelaskan ambulans tersebut dilengkapi sistem dekontaminasi guna mencegah potensi penyebaran virus selama proses evakuasi pasien.
Baca juga: Hantavirus Itu Apa Sih? Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Cegahnya Sebelum Terlambat
“Di ambulans penyakit menular ada sistem dekontaminasi sehingga virus, bakteri, atau kuman, yang berasal dari orang yang masuk di dalam ambulans yang kita curigai tadi, itu nanti bisa didekontaminasi sehingga tidak terjadi penularan ke orang lain,” tambahnya.
Saat ini, pengawasan ekstra diberlakukan terhadap penerbangan dari sejumlah negara yang telah melaporkan kasus Hantavirus. Namun, otoritas kesehatan bandara membuka kemungkinan perluasan pengawasan apabila ditemukan kasus baru di negara lain.
Naning menyebut pengawasan ketat sementara diterapkan terhadap penerbangan langsung dari Amerika Serikat, Argentina, Uruguay, dan Panama menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA