INDOZONE.ID - Masih tingginya angka kematian ibu dan kasus kanker serviks di Indonesia mendorong berbagai pihak untuk memperluas gerakan edukasi kesehatan perempuan, termasuk dengan melibatkan generasi muda.
Melalui program Youth SPRINTER, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) ingin mengajak anak muda ikut berperan sebagai penyebar edukasi kesehatan perempuan di lingkungan sekitar mereka.
Program tersebut diluncurkan dalam kegiatan “Launching Youth SPRINTER & SPRIN Padel Fun Game 2026” di Grand Padel Pulo Mas, Jakarta, Minggu (14/5/2026.
Youth SPRINTER merupakan bagian dari gerakan SPRIN (Selamatkan PeRempuan INdonesia) yang dikembangkan POGI, untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai kesehatan perempuan melalui pendekatan komunitas yang lebih dekat dengan kehidupan generasi muda.
Kegiatan itu turut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, Wakil Menteri PPPA Veronica Tan, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, serta sejumlah perwakilan lembaga dan komunitas.
Menteri Arifah Fauzi mengapresiasi inisiatif ini sebagai langkah nyata dalam membangun kepedulian terhadap kesehatan perempuan Indonesia.
Baca juga: Hari Kartini 2026 Jadi Momentum Dorong Gerakan Nasional Kesehatan Perempuan Indonesia
"Perempuan memiliki peran yang sangat penting sebagai pilar utama keluarga dan akan melahirkan generasi-generasi berkualitas di masa depan, sehingga isu kesehatan perempuan harus menjadi prioritas bersama," katanya.
Hal yang sama diungkapkan Wamen Veronica Tan. Bagi dia, program seperti SPRIN menjadi ruang bagi para perempuan untuk bersuara dan mendapat akses kesehatan yang baik.
"Saya juga bangga melihat perempuan menjadi fokus utama dalam gerakan ini. Di Kementerian PPPA, kami pun memiliki berbagai program untuk mendukung kesehatan perempuan dan anak, termasuk pencegahan stunting sejak 1.000 hari pertama kehidupan. Karena itu, saya berharap SPRIN dapat terus berkembang menjadi ruang komunitas yang positif dan berkelanjutan," ujarnya.
Ketua Umum Pengurus Pusat POGI Prof. dr. Budi Wiweko mengatakan, keterlibatan generasi muda penting agar pesan mengenai kesehatan perempuan dapat diterima lebih luas dan lebih mudah dipahami masyarakat.
“Melalui Youth SPRINTER, kami ingin mendorong generasi muda untuk lebih peduli dan berani mengambil peran dalam menyebarkan edukasi kesehatan perempuan di lingkungan sekitarnya. Kami percaya pendekatan yang dekat dengan keseharian anak muda akan membuat pesan kesehatan lebih mudah diterima dan dijalankan,” ujar Prof. Budi.
Ia menjelaskan kegiatan peluncuran program dikemas melalui aktivitas yang dekat dengan gaya hidup anak muda, salah satunya pertandingan persahabatan padel.
“Karena itu, hari ini kami menghadirkan Padel Fun Game melalui friendship tournament antara PP POGI dan para stakeholders strategis, sekaligus meluncurkan Youth SPRINTER yang diawali bersama siswa-siswi SMA Labschool Jakarta dan nantinya akan berkembang ke lebih banyak sekolah serta komunitas anak muda lainnya,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release