Minggu, 28 SEPTEMBER 2025 • 15:15 WIB

Stop! 7 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bikin Suplemen Magnesium Kamu Nggak Ngefek

Author

Ilustrasi magnesium. (freepik.com)

INDOZONE.ID - Magnesium merupakan mineral penting, yang berperan dalam menjaga fungsi otot, saraf, dan jantung agar tetap optimal, serta mendukung kesehatan tulang.

Banyak orang mengonsumsi suplemen untuk mencukupi kebutuhan magnesium harian. 

Namun, perlu diperhatikan, jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi bersamaan, dapat memengaruhi seberapa banyak magnesium yang benar-benar diserap tubuh.

Berikut, tujuh makanan dan minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi berbarengan dengan suplemen magnesium, dikutip dari Hindustan Times:

Baca juga: 9 Buah Tinggi Magnesium untuk Energi, Mood Baik, dan Tekanan Darah Stabil

1. Bayam

Ilustrasi bayam (Freepik/Racool_studio)

Bayam kaya nutrisi, tetapi juga mengandung oksalat yang dapat mengikat magnesium di usus dan menurunkan penyerapannya. 

Selain itu, bayam mengandung fitat yang lebih kuat menghambat penyerapan zat besi dan seng, tetapi tetap berpotensi memengaruhi magnesium. 

Memasak atau fermentasi, bisa membantu mengurangi kadar oksalat, namun sebaiknya konsumsi suplemen magnesium terpisah dari menu bayam.

2. Kacang-kacangan

Ilustrasi kacang-kacangan. (freepik)

Kacang-kacangan seperti kacang merah dan kacang hitam mengandung asam fitat yang bisa sedikit menghambat penyerapan magnesium. Meski demikian, serat tertentu pada kacang justru dapat membantu penyerapan mineral. 

Merendam, menumbuhkan, atau memasak kacang dapat menurunkan kadar fitat. Untuk amannya, hindari mengonsumsi suplemen magnesium bersamaan dengan makanan berbahan kacang.

3. Tahu

Ilustrasi tahu yang mengandung zat besi. (freepik.com)

Sebagai produk olahan kedelai, tahu juga mengandung fitat. Sejauh ini, belum semua penelitian sepakat mengenai seberapa besar pengaruhnya terhadap penyerapan magnesium.

Para ahli pun menyarankan, agar konsumsi tahu tidak berbarengan dengan suplemen, terutama jika asupan magnesium harian masih rendah.

4. Minuman Cola

Ilustrasi soda atau minuman cola. (Freepik)

Minuman bersoda jenis cola, mengandung asam fosfat yang dapat meningkatkan pengeluaran magnesium melalui urine. 

Kandungan natrium di dalamnya juga dapat memperburuk kondisi ini. Lebih baik konsumsi air putih atau makanan ringan sehat, saat minum suplemen magnesium.

Baca juga: Seberapa Efektif Magnesium untuk Mengatasi Kecemasan? Ini Penjelasannya

5. Kafein (Kopi dan Teh)

Kafein yang ada di teh dan kopi (freepik.com)

Kafein bersifat diuretik ringan, sehingga tubuh lebih cepat membuang magnesium lewat urine. Efek ini tercatat dalam kajian Advances in Chronic Kidney Disease (2018). 

Sebaiknya, beri jeda setidaknya satu jam antara konsumsi kopi atau teh dengan suplemen magnesium.

6. Alkohol

Ilustrasi minum alkohol. ( Freepik)

Alkohol memiliki efek ganda terhadap magnesium, yakni meningkatkan pembuangan lewat urine, dan menurunkan penyerapan di usus, serta berpotensi merusak fungsi ginjal dalam jangka panjang. 

Penelitian dalam Nutrients (2021) menunjukkan, konsumsi alkohol kronis berkaitan erat dengan rendahnya kadar magnesium dalam tubuh.

7. Produk Susu dan Makanan Tinggi Kalsium

Ilustrasi susu (Freepik)

Kalsium dan magnesium saling bersaing dalam proses penyerapan. Jika dikonsumsi bersamaan, kalsium dapat menghambat penyerapan magnesium. 

Studi dalam Advances in Nutrition (2020) menyarankan, agar suplemen kalsium dan magnesium dikonsumsi dengan jeda beberapa jam.

Perlu diketahui, magnesium adalah mineral vital bagi tubuh, tetapi waktu konsumsi sangat menentukan efektivitas penyerapannya. 

Oleh karena itu, perlu menghindari makanan dan minuman tinggi kalsium, kafein, alkohol, serta sayuran atau kacang dengan kandungan oksalat dan fitat saat mengonsumsi suplemen. 

Hal tersebut bisa membantu tubuh menyerap magnesium lebih optimal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Hindustan Times

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU