Minggu, 07 DESEMBER 2025 • 12:04 WIB

Ingin Tulang Lebih Kuat? Ini Kombinasi Kalsium dan 2 Nutrisi yang Sering Terlupakan

Author

Ilustrasi tulang kuat hingga tua (sumber: Freepik)

INDOZONE.ID - Banyak dari kita sudah rajin minum susu, makan yogurt, atau mengonsumsi makanan tinggi kalsium supaya tulang tetap kuat dan gigi tetap sehat. Tapi ada satu fakta penting yang sering terlewat: kalsium tidak akan bekerja optimal kalau tubuh kekurangan nutrisi pendukungnya. Artinya, bukan soal seberapa banyak kamu mengonsumsi kalsium, tetapi apakah tubuhmu bisa memprosesnya.

Dua nutrisi yang memegang peran besar dalam hal ini adalah vitamin D dan magnesium. Keduanya bekerja sebagai “support system” agar kalsium benar-benar digunakan tubuh, bukan cuma lewat begitu saja.

Baca juga: 5 Kebiasaan Sehari-hari Yang Membuat Tulang Tetap Sehat Dan Kuat

1. Vitamin D: penentu apakah kalsium bisa masuk

Vitamin D berperan sebagai “akses masuk” yang membantu tubuh menyerap kalsium. Tanpa vitamin D, kalsium tidak dapat digunakan dengan optimal, yang akhirnya dapat meningkatkan risiko tulang rapuh atau patah, terutama di usia lanjut. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa mengkonsumsi vitamin D bersama kalsium dapat membantu menjaga kesehatan tulang, terutama jika kebutuhan harian belum tercukupi dari makanan. Namun, tetap utamakan pola makan dan gaya hidup sehat; suplemen hanya menjadi opsi tambahan bila diperlukan.

Tubuh sebenarnya bisa membuat vitamin D melalui paparan sinar matahari. Namun, beberapa orang tetap memerlukan tambahan dari makanan atau suplemen. Kebutuhan harian umumnya berada di kisaran 600–800 IU. Pilihan makanan yang kaya vitamin D adalah ikan berlemak (salmon, tuna, trout, sarden), telur, jamur, dan produk fortifikasi (susu, sereal, susu nabati, dan lain-lain). Jika kamu memilih suplemen, vitamin D3 biasanya lebih mudah diserap dibandingkan D2.

2. Magnesium: pengatur sistem agar berjalan lancar

Kalau vitamin D adalah pintu, maka magnesium adalah orang yang memastikan pintu itu bisa dibuka. Mineral ini membantu mengaktifkan vitamin D sekaligus membantu distribusi kalsium ke bagian tubuh yang membutuhkan. Kekurangan magnesium bisa membuat proses penyerapan kalsium jadi kurang efektif atau bahkan terhambat.

Orang dewasa rata-rata membutuhkan 310–420 mg magnesium per hari. Kamu bisa mendapatkannya dari:

  • Chia, biji labu, dan kacang-kacangan
  • Almond, kacang mete, atau selai kacang
  • Sayuran hijau: bayam, brokoli, wortel
  • Kacang hitam, kedelai, kacang merah
  • Oatmeal, roti gandum, makanan fortifikasi
  • Pisang, apel, atau alpukat

Jika asupan masih kurang, konsultasi sebelum memilih suplemen sangat dianjurkan.

Kenapa kalsium tetap penting?

Ilustrasi produk kalsium. (Photo/Ilustrasi/Freepik)

Kalsium bukan hanya untuk tulang dan gigi, mineral ini juga terlibat dalam fungsi otot, sistem saraf, keseimbangan tekanan darah, hingga produksi hormon. Orang dewasa biasanya perlu 1.000–1.200 mg per hari. Contoh sumber kalsium seperti susu, yogurt, keju, sayuran hijau tertentu, salmon atau sarden, produk fortifikasi, dan suplemen (jika direkomendasikan).

Baca juga: Tulang Kuat dan Sehat Bisa Kamu Dapatkan dengan Cara Ini

Siapa saja yang membutuhkan suplemen?

Tidak semua orang memerlukan suplemen kalsium. Biasanya, suplemen direkomendasikan untuk orang-orang yang asupan hariannya kurang, hasil pemeriksaan menunjukkan kekurangan, penderita osteoporosis atau memiliki risiko tinggi, serta ibu hamil yang belum tercukupi dari makanan.

Tips agar penyerapan kalsium lebih optimal:

  • Konsumsi bertahap, maksimal 500-600 mg sekali minum
  • Kalsium karbonat lebih efektif dikonsumsi bersama makanan
  • Kalsium sitrat lebih fleksibel dan bisa dikonsumsi kapan saja
  • Jangan minum kalsium bersamaan dengan kopi, teh, atau minuman berkafein
  • Cek interaksi obat bila sedang dalam pengobatan

Kalau kamu ingin tulang tetap kuat hingga tua, ingat: kalsium tidak bekerja sendirian. Pastikan kamu juga memenuhi kebutuhan vitamin D dan magnesium agar tubuh bisa memanfaatkannya secara maksimal. Selain itu, kombinasi makanan seimbang, gaya hidup aktif, dan suplemen (jika diperlukan) dapat membantu menjaga kesehatan tulang sekarang sampai nanti.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Verywell Health

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU