Selasa, 20 JANUARI 2026 • 18:00 WIB

Kenali Ciri-Ciri Terinfeksi TBC dan Cara Mencegah Penularannya Sejak Dini

Author

Ilustrasi orang batuk (biofarma.co.id)

INDOZONE.ID - Ketika berbicara mengenai penyakit menular, Tuberkulosis atau TBC jadi salah satu yang terlintas dipikiran. TBC merupakan penyakit yang diakibatkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Penyakit ini menyerang organ tubuh seperti paru-paru, bahkan bisa menyebar ke ginjal, tulang belakang, dan otak.

TBC merupakan penyakit yang sangat menular, apalagi dalam fase aktif tanpa pengobatan. Penularan bisa terjadi lewat udara ketika penderita sedang batuk, bersin, atau meludah, lalu orang menghirup atau terkena droplet tersebut.

Sebab itu, penularan TBC sangat rentan di daerah lingkungan padat penduduk, rumah yang tidak punya ventilasi, dan ketika kontak erat dengan penderita TBC.

Baca juga: Mengenal Cereulide, Toksin Berbahaya dari Bakteri Bacillus Cereus

5 Ciri Orang Terinfeksi TBC

1. Batuk Berdahak Lebih dari Dua Minggu

Gejala pertama terinfeksi TBC adalah batuk berdahak lebih dari dua minggu. Awalnya, batuk tersebut terasa ringan, tapi lama-kelamaan akan lebih parah disertai darah pada dahaknya. Jika sudah merasakan ini, segera cek ke dokter untuk periksa lebih lanjut.

2. Demam Ringan dan Berkeringat Saat Malam

Penderita TBC akan sering mengalami demam ringan, khususnya setiap malam. Biasanya, demam ini disertai keringat berlebih yang mengganggu kualitas tidur.

Baca juga: Stop Lihat Medsos tanpa Henti, Ini 5 Cara Ampuh Lepas dari Doomscrolling

3. Gampang Lelah dan Lemah

Gejala terinfeksi TBC selanjutnya yaitu gampang lelah dan tubuh terasa lemas. Penderita TBC sering merasakan tubuh lemas dan gampang lelah, serta kurang bertenaga walaupun sudah tidur cukup. Rasa lelah dan lemas ini karena tubuh terus-menerus berusaha melawan infeksi.

4. Penurunan Berat Badan

Selanjutnya, penurunan berat badan secara signifikan tanpa alasan jelas juga menjadi tanda gejala yang dialami penderita TBC. Penurunan berat badan diakibatkan karena tubuh bekerja keras melawan infeksi, meskipun pola makan tetap sama.

5. Sesak Napas dan Nyeri Dada

Pada tahap lebih parah, penderita TBC sering mengalami sesak napas dan nyeri dada. Kondisi ini terjadi karena infeksi tersebut mengganggu fungsi pernapasan normal. Penderita akan merasa sesak dan nyeri ketika napas secara dalam-dalam.

Baca juga: Jaga Pankreas! Jangan Mudah Percaya Minuman Rendah Gula

4 Cara Mencegah TBC

1. Hindari Kontak Langsung dengan Penderita

TBC merupakan penyakit menular, yang menyebar lewat udara. Salah satu cara menghindarinya yaitu jangan berlama-lama di ruang tertutup dengan penderita, apalagi kalau tidak ada ventilasi.

2. Gunakan Masker dan Cuci Tangan Rutin

Cara kedua yaitu menggunakan masker, khususnya di fasilitas umum atau kesehatan. Selain itu, cuci tangan secara rutin juga bisa mencegah penularan bakteri, termasuk di benda yang bisa saja terkontaminasi.

Baca juga: 6 Cara Mengatasi Pusing Setelah Kena Hujan yang Wajib Kamu Coba, Auto Mendingan!

3. Perkuat Sistem Imun

Memperkuat dan menjaga daya tahan tubuh penting dilakukan untuk mencegah penyebaran infeksi TBC. Kamu bisa makan makanan bergizi, tidur cukup, olahraga teratur, dan hindari rokok atau alkohol untuk memperkuat sistem imun tubuh.

4. Lakukan Vaksinasi

Terakhir, kamu bisa melakukan vaksinasi BCS untuk mencegah penyakit TBC, khususnya untuk anak-anak. Orang dewasa yang belum vaksin juga disarankan untuk melakukannya untuk mengurangi risiko.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Biofarma.co.id, Rspondokindah.co.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU