Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 08:20 WIB

7 Cara Mengatasi Darah Rendah Saat Menstruasi, Bye-bye Loyo!

Author

ilustrasi perempuan lemas dan psuing akibat darah rendah (freepik)

INDOZONE.ID - Menstruasi memang bisa membawa berbagai perubahan di tubuh, salah satunya penurunan tekanan darah atau darah rendah yang bikin gampang pusing atau lemas. 

Banyak perempuan merasa tidak nyaman, apalagi kalau gejalanya cukup mengganggu aktivitas sehari-hari, salah satunya darah rendah ini.

Untungnya, ada beberapa cara sederhana yang bisa membantu mengatasi darah rendah saat menstruasi. 

Penasaran apa saja cara mengatasi darah rendah saat menstruasi? Berikut penjelasannya.

1. Jaga Tubuh Tetap Terhidrasi

Dehidrasi bisa membuat tekanan darah rendah makin parah, apalagi saat menstruasi, hingga bisa memicu gejala seperti pusing atau mual.

Nah, cara paling sederhana tapi efektif adalah memastikan tubuh selalu cukup cairan dengan minum air 2-3 liter sehari. Selain itu, larutan rehidrasi oral (ORS) juga bisa membantu mengembalikan hidrasi tubuh lebih cepat.

Kamu juga bisa konsumsi air kelapa atau jus jeruk nipis, agar menambah imun dan menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Saat seperti ini sebaiknya kamu hindari minuman manis berlebihan, seperti minuman bersoda, kafein, atau alkohol, karena justru bisa bikin dehidrasi bertambah.

Dengan tubuh yang cukup terhidrasi, gejala tekanan darah rendah bisa lebih terkendali.

2. Tetap Aktif dengan Aktivitas Ringan

Bergerak ringan setiap hari, seperti jalan santai, yoga, meditasi, atau latihan pernapasan, bisa sangat membantu.

Aktivitas ini membuat jantung kamu bekerja lebih efisien, sehingga dapat meningkatkan sirkulasi darah dan menjaga tekanan darah tetap stabil.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Menstruasi, Langsung Bikin Energi Balik!

Jadi, luangkan waktu minimal 30 menit sehari untuk aktivitas ringan ini.

Namun, selalu ingat untul dengarkan tubuh kamu, dan jangan paksakan diri jika merasa lelah berlebihan selama menstruasi. 

3. Tingkatkan Asupan Garam Secukupnya

Selama menstruasi, sedikit tambahan garam bisa membantu menstabilkan tekanan darah rendah. Kamu bisa pilih makanan asin alami atau buatan sendiri, seperti acar homemade atau gorengan ringan.

Namun, harus diingat tetap konsumsi secukupnya agar tidak berlebihan. 

Minum cukup air bersamaan juga penting agar garam yang dikonsumsi membantu tubuh, bukan membebani ginjal. Dengan kontrol yang tepat, garam bisa menjadi cara sederhana untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.

4. Gunakan Kaus Kaki Kompresi

Kaus kaki kompresi juga bisa menjadi solusi praktis untuk mereka yang mengalami tekanan darah rendah saat menstruasi.

Dengan memberikan tekanan lembut di kaki dan pergelangan, sirkulasi darah akan meningkat dan gejala seperti pusing atau kaki lemas bisa berkurang. 

Kaus kaki ini sangat cocok digunakan untuk gejala sedang atau saat banyak berdiri. Pastikan memilih ukuran yang pas, agar nyaman dipakai sepanjang hari.

5. Kelola Stres dengan Relaksasi

Stres tidak hanya berdampak pada tekanan darah tinggi, tapi juga bisa memperburuk tekanan darah rendah dan ketidaknyamanan menstruasi.

Kamu bisa luangkan waktu untuk bernapas dalam, seperti meditasi, yoga, atau peregangan ringan. Aktivitas ini membantu tubuh tetap rileks dan menenangkan pikiran.

Dengan stres yang terkelola, tubuh kamu akan lebih mampu menjaga tekanan darah dan energi tetap stabil selama periode menstruasi.

6. Konsumsi Makanan Seimbang

Makan dalam porsi kecil tapi sering, juga bisa membantu menjaga kadar gula darah dan mencegah tekanan darah turun drastis.

Baca juga:  Terbukti! Makan Cokelat Hitam Bantu Redakan Nyeri Menstruasi Secara Alami

Pastikan asupan makanan kamu mnegandung nutrisi baik, yaitu karbohidrat kompleks, protein tanpa lemak, dan lemak sehat.

Pola makan seperti ini memberi energi berkelanjutan, mencegah rasa lemas, dan membantu tubuh tetap bugar. Kombinasikan dengan camilan sehat bila diperlukan agar stamina tetap terjaga sepanjang hari.

7. Pilih Makanan Kaya Zat Besi

Pendarahan menstruasi bisa menyebabkan kehilangan zat besi dan meningkatkan risiko anemia, yang memperparah tekanan darah rendah.

Maka dari itu, penting untuk mengkonsumsi makanan kaya zat besi seperti bayam, daging merah, kacang-kacangan, dan sereal yang diperkaya, untuk mendukung sirkulasi darah yang sehat.

Asupan zat besi yang cukup ini membantu tubuh tetap bertenaga dan mengurangi gejala lemas atau pusing.

Dengan nutrisi yang tepat, menstruasi bisa lebih nyaman dan tekanan darah lebih stabil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthshots

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU