Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 10:20 WIB

7 Cara Biar Nggak Dehidrasi saat Puasa, No Lemas dari Hari Pertama!

Author

Ilustrasi dari dehidrasi ringan (Sumber: Freepik)

INDOZONE.ID - Sering kali puasa bikin tubuh kamu terasa lemas, pusing, dan cepat haus, apalagi di hari-hari awal bulan puasa. 

Kondisi ini biasanya terjadi karena tubuh kekurangan cairan atau mulai mengalami dehidrasi.

Kalau dibiarkan, aktivitas harian kamu bisa terganggu dan tubuh jadi kurang bertenaga. Padahal, dehidrasi saat puasa sebenarnya bisa dicegah dengan cara yang sederhana. 

Bagi kamu yang belum tahu, yuk  simak cara mudah mencegah dehidrasi agar puasa tetap lancar dan tubuh tetap segar seharian berikut ini. 

1. Isi Cairan dari Buah dan Sayur Segar

Tahukah kamu, menambahkan buah dan sayur dalam menu sahur dan berbuka puasa setiap harinya, bisa membantu tubuh tetap terhidrasi selama puasa.

Kandungan air yang tinggi pada buah seperti semangka, melon, jeruk, dan apel, membantu memenuhi kebutuhan cairan secara alami.

Kamu juga bisa konsumsi sayuran nih, seperti bayam, brokoli, dan selada, yang baik dikonsumsi karena kaya nutrisi. Selain menjaga hidrasi, serat dalam buah dan sayur membuat kenyang lebih lama.

2. Atur Pola Minum dengan Cara 2-4-2

Mengatur waktu minum air putih sangat penting agar tubuh kamu tidak kekurangan cairan saat puasa.

Kamu bisa memakai pola 2-4-2, yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.

Baca juga: Tidur Siang di Bulan Puasa: Malas atau Ibadah?

Cara ini membantu cairan terserap lebih baik tanpa membuat perut terasa penuh.

Hindari minum sekaligus dalam jumlah banyak, karena bisa menyebabkan kembung. Minum bertahap juga membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

3. Tambahkan Menu Berkuah saat Sahur dan Berbuka

Makanan berkuah bisa menjadi sumber cairan tambahan selain air putih. Kamu bisa konsumsi sup sayur, sop ayam, atau kaldu hangat, yang membantu tubuh tetap terhidrasi selama puasa.

Kandungan cairannya membantu mengganti cairan tubuh yang hilang. Selain itu, makanan berkuah rendah kalori juga baik untuk menjaga berat badan tetap stabil.

Tubuh terasa lebih segar dan tidak mudah lemas sepanjang hari.

4. Kurangi Minuman Berkafein dan Tinggi Gula

Minuman berkafein seperti kopi dan teh sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan saat bulan puasa.

Hal ini dikarenakan kafein dapat memicu tubuh lebih sering buang air kecil, sehingga cairan tubuh cepat berkurang. Jika berlebihan, risiko dehidrasi bisa meningkat.

Baca juga: Efek Dehidrasi Ringan yang Bikin Kamu Loyo sampai Susah Fokus

Minuman tinggi gula ini juga dapat memicu rasa haus lebih cepat. Pilih air putih, air kelapa, atau infused water, agar tubuh tetap segar.

5. Kontrol Asupan Garam agar Tidak Mudah Haus

Kamu harus tau kalau makanan tinggi garam dapat membuat tubuh lebih cepat merasa haus saat puasa. Natrium dalam garam menarik cairan tubuh sehingga meningkatkan kebutuhan minum.

Jika cairan tidak terpenuhi, risiko dehidrasi bisa muncul. Jadi kurangi makanan asin seperti camilan kemasan, gorengan, dan makanan instan.

Kamu bisa pilih makanan segar dengan bumbu secukupnya agar tubuh tetap nyaman.

6. Hindari Aktivitas Berat di Siang Hari

Aktivitas fisik berat juga dapat membuat tubuh kehilangan cairan melalui keringat.

Nah, jika kamu lakukan aktivitas berat saat puasa, tubuh lebih cepat lemas dan berisiko dehidrasi. Oleh karena itu, sebaiknya batasi aktivitas berat terutama di siang hari.

Jika ingin tetap bergerak, pilih olahraga ringan seperti jalan santai, yoga, atau stretching. Cara ini membantu tubuh tetap bugar tanpa kehilangan banyak cairan.

7. Pilih Waktu Olahraga yang Tepat

Olahraga saat puasa tetap dianjurkan, tetapi perlu memilih waktu yang tepat. Waktu terbaik adalah menjelang berbuka atau satu hingga dua jam sebelum tidur.

Hindari berolahraga tepat setelah berbuka karena bisa mengganggu pencernaan. Dengan waktu yang pas, tubuh tetap sehat tanpa risiko dehidrasi.

Menjaga tubuh tetap terhidrasi saat puasa bukan hal yang sulit jika dilakukan dengan pola yang tepat. Semoga cara ini membantu ya! 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Siloam Hospital

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU