INDOZONE.ID - Kalau ngomongin sayur yang sering jadi andalan rumah makan atau menu sehari-hari, mungkin terong bukan yang pertama kamu pikirkan.
Namun percaya atau tidak, terong itu bukan cuma enak dan serbaguna dalam masakan, tapi juga punya segudang manfaat kesehatan yang jarang banget dielu-elukan orang.
Dari bantu jaga kesehatan jantung sampai mendukung program diet, terong terbukti layak masuk daftar makanan sehari-hari kamu.
Baca juga: Tak Hanya Jantung dan Saraf, Diabetes Juga Bisa Bikin Telinga Bermasalah
Terong dan Kandungan Nutrisinya
Terong, yang dalam bahasa internasional lebih dikenal sebagai eggplant atau aubergine, adalah sayuran bertekstur unik dan rendah kalori.
Dalam satu porsi saja, terong sudah memberikan kombinasi nutrisi penting seperti serat, vitamin, mineral, dan antioksidan meskipun jumlah kalorinya sangat kecil.
Misalnya, dalam sekitar satu cangkir terong mentah hanya ada sekitar 20 sampai 30 kalori, tapi seratnya bisa membantu kesehatan pencernaan dan diet.
Terong juga mengandung kalium, vitamin B6, mangan, niacin, dan antioksidan seperti anthocyanin yang memberi warna ungu khasnya.
Semua ini menjadikan terong bukan sekadar sayuran pengisi, tapi sumber nutrisi yang penting.
Baca juga: Waspada Penyakit Jantung Bawaan pada Anak, Kenali Gejala dan Pentingnya Skrining Dini
Manfaat Terong untuk Kesehatan Jantung
Salah satu manfaat terong yang sering dibahas dalam berbagai penelitian dunia adalah kemampuannya membantu menjaga kesehatan jantung.
Kita tahu, jantung itu organ penting yang bekerja terus tanpa henti seumur hidup. Jadi, menjaga kesehatannya jelas jadi bagian utama dari pola hidup sehat.
Menariknya, terong punya beberapa cara kerja alami yang bisa mendukung kesehatan jantung dan sistem pembuluh darah.
Kandungan nutrisinya membantu tubuh menjaga keseimbangan yang dibutuhkan agar jantung tetap bekerja dengan baik.
Terong punya beberapa mekanisme kerja yang bisa bantu jaga kesehatan sistem kardiovaskular:
Baca juga: Panduan Vaksin HPV, Usia yang Dianjurkan dan Jumlah Dosisnya
1. Turunkan Risiko Penyakit Jantung Lewat Antioksidan
Terong kaya antioksidan, terutama senyawa bernama anthocyanin dan nasunin yang memberi warna ungu pada kulitnya.
Antioksidan ini punya peran besar dalam melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, molekul yang bisa picu peradangan dan gangguan fungsi jantung kalau jumlahnya berlebihan di tubuh.
Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa antioksidan dalam terong dapat membantu mengurangi peradangan dan penanda risiko penyakit jantung.
Baca juga: Ramadhan Tetap Fit dan Happy, Ini Tips Sehat agar Ibadah dan Aktivitas Lancar
2. Mengandung Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol Jahat
Serat dalam terong bukan sekadar bikin perut lebih nyaman, tapi juga punya peran vital dalam menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat.
LDL yang tinggi dikenal sebagai salah satu faktor yang memicu penyumbatan pembuluh darah, sehingga risiko penyakit jantung meningkat.
Dengan makan terong secara rutin, aliran darah jadi lebih lancar karena kolesterol jahat cenderung menurun.
3. Mengandung Potassium yang Membantu Kontrol Tekanan Darah
Kalium adalah mineral penting yang membantu tubuh mengatur tekanan darah.
Terong menyediakan sumber kalium yang ramah jantung, membantu menjaga keseimbangan cairan, serta membantu pembuluh darah tetap rileks dan sehat.
Baca juga: 5 Kebiasaan Ini Bisa Melindungi Diri dari Gagal Jantung, Apa Saja?
Ini penting banget kalau kamu lagi fokus jaga tekanan darah dan ingin terhindar dari risiko stroke atau penyakit jantung lainnya.
Terong dan Diet: Kenapa Cocok Buat Kamu yang Mau Turunin Berat Badan
Selain membantu kesehatan jantung, terong juga punya manfaat besar untuk program diet yang sehat dan berkelanjutan.
Budaya makan sehat sekarang semakin populer, dan terong bisa jadi senjata ampuh buat kamu yang pengen turunin berat badan tanpa merasa kelaparan.
1. Rendah Kalori tapi Tinggi Serat
Kalau kamu lagi diet, biasanya yang dicari itu makanan yang kalorinya rendah tapi tetap bikin kenyang lebih lama.
Nah, terong termasuk salah satunya. Kalorinya rendah, tapi kandungan seratnya cukup tinggi.
Baca juga: 7 Buah Penurun Tensi (Tekanan Darah Tinggi) yang Gampang Dicari, Cocok Buat Buah Tangan Pas Jenguk!
Jadi walaupun makannya nggak banyak, perut tetap terasa kenyang lebih lama.
Efeknya, kamu jadi lebih mudah mengontrol asupan kalori harian tanpa merasa tersiksa atau lapar terus.
Bonusnya lagi, serat dalam terong juga bantu pencernaan jadi lebih lancar dan terasa lebih nyaman.
2. Bantu Kontrol Gula Darah
Kalau porsi makanan kamu kurang terkontrol, sering terjadi lonjakan gula darah yang bikin kamu cepat lapar lagi.
Serat dalam terong membantu memperlambat penyerapan gula dalam darah, sehingga gula darah tetap stabil sepanjang hari.
Baca juga: Nyeri Otot Bokong Jangan Diabaikan! Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya
Stabilnya gula darah membuat diet jadi lebih efektif tanpa bikin mood kamu turun atau gampang lapar lagi.
3. Terong Bisa Jadi Pengganti Bahan Makanan Tinggi Kalori
Terong punya tekstur yang lembut dan bisa diolah jadi aneka masakan seperti panggang, tumis, atau dijadikan saus pengganti bahan berkalori tinggi.
Misalnya, terong panggang bisa jadi pengganti roti atau nasi dalam porsi tertentu, sehingga kamu tetap merasa puas dengan makananmu tapi jumlah kalorinya jauh lebih rendah.
Baca juga: Daddy Issues Itu Apa, Sih? Ini Penyebab dan Dampaknya ke Hubungan yang Jarang Disadari
Manfaat Tambahan Terong yang Jarang Orang Tahu
Selain dua manfaat utama di atas, terong juga menyimpan manfaat lain yang makin memperkuat perannya sebagai makanan sehat:
1. Antioksidan Bantu Cegah Kerusakan Sel
Kandungan antioksidan lain seperti chlorogenic acid dan polyphenol bisa bantu tubuh melawan radikal bebas yang berpotensi picu penyakit kronis termasuk kanker dan penuaan sel lebih cepat.
Walau penelitian lanjutan masih berjalan, ada indikasi kuat bahwa makan sayur kaya antioksidan seperti terong dapat jadi bagian dari gaya hidup anti sakit jangka panjang.
2. Dukungan Pada Fungsi Pencernaan dan Sistem Kekebalan
Serat dalam terong nggak cuma bikin pencernaan lebih lancar, tapi juga bantu tubuh menyerap nutrisi dari makanan dengan lebih baik.
Baca juga: Soal PBI, Wamen HAM Tegaskan Layanan Kesehatan Tak Boleh Terganggu Masalah Administratif
Selain itu, terong juga kaya vitamin dan mineral yang ikut mendukung sistem kekebalan tubuh, supaya tubuh tetap kuat menghadapi kuman, virus, atau stres oksidatif.
Cara Nikmat Menambahkan Terong ke Menu Dietmu
Terong bisa diolah berbagai cara tanpa kehilangan manfaat nutrisinya:
- Panggang dengan sedikit minyak sehat seperti minyak zaitun dan rempah.
- Tumis ringan bersama sayuran lain untuk salad hangat.
- Grill bisa jadi pengganti daging dalam sandwich sehat.
- Sup sayur dengan terong sebagai bahan utama.
Yang perlu diingat hanya soal cara masak. Karena terong menyerap minyak saat digoreng, sebaiknya pilih metode panggang atau grill supaya kalorinya tetap rendah dan nutrisinya tetap optimal.
Baca juga: Apa Itu Kialodenzydaisis Healing? Mengenal Tren Kesehatan Holistik, Gejala, dan Faktanya
Terong bukan sekadar sayuran biasa yang cuma jadi pelengkap lauk.
Dari menjaga kesehatan jantung sampai mendukung program diet, terong layak masuk ke daftar menu sehat kamu.
Dengan kombinasi serat, antioksidan, kalium, dan rendah kalori, terong jadi pilihan makanan yang irit tapi efektif buat kesehatan jangka panjang.
Jadi, jangan anggap remeh terong lagi. Coba deh variasikan terong dalam menu harian kamu dan rasakan perbedaannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber