Jumat, 20 MARET 2026 • 14:00 WIB

13 Obat Kolesterol Alami dari Bahan Makanan, Cocok Dikonsumsi saat Lebaran

Author

Oat jadi obat kolesterol alami. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Lebaran itu identik dengan opor, rendang, sambal goreng ati, ditambah kue-kue manis yang susah ditolak dan bisa membuat kolesterol naik.

Kolesterol tinggi adalah kondisi ketika kadar lemak dalam darah, terutama LDL, melebihi batas normal sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan RI bahkan mencatat 7 dari 10 orang dewasa di Indonesia punya kolesterol tinggi.

Biasanya, kolesterol ditangani dengan obat medis seperti statin atau terapi dari dokter. Tapi ada juga bahan alami yang bisa bantu mengontrol kadarnya.

Baca juga: 6 Kebiasaan Buruk Ini Bisa Merusak Kesehatan Mulut

13 Obat Kolesterol Alami

Nah, ini dia daftar obat kolesterol alami yang mudah ditemui karena terbuat dari bahan makanan.

1. Oat

Habis beberapa hari sarapan ketupat dan lontong, coba deh selingi dengan oat. Oat punya beta-glucan, yaitu serat larut yang bisa membentuk gel di saluran pencernaan.

Gel ini bantu mengikat asam empedu yang kaya kolesterol, lalu dibuang lewat proses pencernaan. Jadi, kolesterol jahat bisa pelan-pelan turun. Makanan ini cocok untuk jadi menu penyeimbang setelah makan bersantan.

2. Terong

Siapa sangka, terong yang sering jadi pelengkap menu Lebaran ternyata punya manfaat juga. Terong mengandung serat larut dan antioksidan seperti chlorogenic acid dan nasunin.

Senyawa ini dipercaya bisa bantu ngurangin penyerapan kolesterol dan memperbaiki lemak dalam tubuh. Walau penelitiannya masih terbatas, tetap bisa dijadikan bagian dari pola makan sehat.

3. Apel

Kalau habis makan berat dan berlemak, tutup dengan apel bisa jadi pilihan aman. Apel mengandung pektin yang bantu mengikat kolesterol di usus dan mengeluarkannya dari tubuh.

Ditambah lagi ada polifenol di kulit apel yang bersifat antioksidan, bantu jaga pembuluh darah tetap sehat. Simpel, praktis, dan nggak ribet.

4. Ikan Kaya Omega-3

Daripada kebanyakan daging merah saat halal bihalal, coba selingi dengan ikan seperti salmon, makarel, atau sarden.

Omega-3 di dalamnya bantu menurunkan trigliserida, mengurangi peradangan, dan jaga jantung tetap stabil. Idealnya dikonsumsi dua sampai tiga kali seminggu, dan diolah dengan cara dipanggang atau dikukus agar nutrisinya tetap maksimal.

5. Alpukat

Alpukat itu bukan hanya enak, tapi juga ramah untuk kolesterol. Lemak tak jenuh tunggal di dalamnya bisa bantu menurunkan LDL sekaligus ningkatin kolesterol baik (HDL).

Bisa dimakan langsung, dijadiin salad, atau smoothie tanpa gula tambahan dan jadi camilan sehat setelah kebanyakan gorengan.

Baca juga: Emosi Sering Naik Turun Saat Menstruasi? Ini 5 Cara Mengatasinya

6. Kacang Kedelai

Tempe dan tahu yang sering ada di meja makan ternyata punya peran juga. Kedelai mengandung soy protein yang bisa bantu menurunkan LDL, meski efeknya nggak drastis.

Sekitar 25 gram protein kedelai per hari bisa menurunkan LDL sekitar 5–6%, lumayan banget kalau dijadikan pengganti daging berlemak tinggi.

7. Jeruk

Jeruk segar setelah makan berat itu rasanya pas banget. Selain menyegarkan, jeruk mengandung serat larut dan vitamin C yang bantu mengurangi penyerapan kolesterol di saluran cerna.

Antioksidannya juga bantu jaga kesehatan pembuluh darah. Jadi bukan cuma segar di mulut, tapi juga bagus untuk jantung.

8. Biji-bijian Utuh

Barley, gandum utuh, oat, dan beras merah kaya serat larut yang bantu menurunkan LDL.

Serat ini bekerja dengan membentuk gel di usus dan mengurangi penyerapan kolesterol, cocok untuk jadi pengganti nasi putih kalau mau mulai balancing pola makan setelah Lebaran.

9. Dark Chocolate

Masih ingin ngemil manis? Pilih dark chocolate dengan kandungan kakao minimal 70%.

Kakao kaya flavonoid yang bisa bantu menurunkan LDL dan mendukung fungsi pembuluh darah. Tapi tetap ya, makannya jangan terlalu banyak.

10. Sayuran Berdaun Hijau

Bayam, kale, sampai arugula itu tinggi vitamin dan antioksidan yang bisa bantu mencegah oksidasi kolesterol. Menu tumis atau lalapan sayur bisa jadi penyeimbang setelah makan opor dan rendang seharian.

Baca juga: Orang Tua Wajib Waspada, Ini 5 Gejala Penyakit Jantung pada Anak

11. Bawang Putih

Bawang putih terkenal punya kandungan allicin, ajoene, dan S-allylcysteine yang bersifat antioksidan. Konsumsi bawang putih, baik dimasak atau dalam bentuk ekstrak, terbukti mendukung kesehatan jantung dan membantu mengontrol kadar kolesterol.

12. Minyak Zaitun

Kalau masak di rumah setelah Lebaran, coba ganti sebagian lemak jenuh dengan minyak zaitun, terutama extra virgin olive oil.

Lemak tak jenuh tunggal dan polifenolnya bantu nurunin LDL dan meningkatkan HDL. Tapi tetap pakai secukupnya karena lemak tetap tinggi kalori.

13. Teh

Teh hijau, teh hibiscus, dan teh jahe mengandung antioksidan seperti katekin yang bantu menurunkan kolesterol. Efeknya memang nggak instan, tapi kalau rutin diminum beberapa minggu, bisa bantu jaga kadar kolesterol tetap stabil.

Perlu diingat, semua bahan alami ini bukan pengganti obat medis, tapi pendukung. Jadi kalau sudah punya riwayat kolesterol tinggi, tetap konsultasikan ke dokter.

Lebaran boleh tetap nikmat dan penuh makanan enak. Tapi setelahnya, jangan lupa jaga kolesterol sebelum naik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Tzu Chi Hospital

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU