INDOZONE.ID - Sebagian orang mungkin pernah bertanya, apakah manusia bisa hidup hanya dengan satu paru-paru?
Pertanyaan ini biasanya muncul ketika seseorang harus menjalani operasi pengangkatan paru-paru karena kondisi medis tertentu.
Kedengarannya memang cukup ekstrem, tapi ternyata dalam beberapa kasus hal ini memang bisa terjadi.
Lalu sebenarnya bagaimana kondisi seseorang yang harus hidup dengan satu paru-paru? Apakah masih bisa beraktivitas seperti biasa? Yuk, simak penjelasan medisnya.
Baca juga: Waspada! Ini 5 Gejala Kanker Serviks pada Stadium Awal yang Sering Tidak Disadari
Kenapa Paru-paru Bisa Diangkat?
Ada beberapa kondisi kesehatan yang membuat dokter harus melakukan operasi pengangkatan paru-paru.
Dalam dunia medis, prosedur ini dikenal dengan istilah Pneumonektomi.
Operasi ini biasanya dilakukan ketika satu paru-paru sudah mengalami kerusakan yang cukup parah dan tidak bisa lagi berfungsi dengan baik.
Salah satu penyebab yang paling umum adalah Kanker Paru-paru. Namun, tidak semua pasien kanker paru harus menjalani operasi ini.
Biasanya, pneumonektomi dilakukan jika tumor yang tumbuh sudah cukup besar atau berada di area penting di sekitar paru-paru.
Selain kanker, ada beberapa kondisi lain yang juga bisa menyebabkan paru-paru harus diangkat, seperti:
- Infeksi paru-paru yang sangat berat
- Cacat bawaan sejak lahir di mana paru-paru tidak berkembang sempurna
- Trauma atau cedera serius pada paru-paru
- Penyakit Paru Obstruktif Kronis atau PPOK
- Bronkiektasis
Dalam situasi seperti ini, pengangkatan paru-paru justru dilakukan untuk menyelamatkan kesehatan pasien secara keseluruhan.
Baca juga: Gejala dan Cara Mencegah Cacingan pada Anak yang Perlu Diketahui Orang Tua
Apakah Manusia Bisa Hidup dengan Satu Paru-paru?
Jawabannya, bisa. Setelah menjalani operasi pneumonektomi, seseorang tetap bisa hidup dan menjalani aktivitas sehari-hari.
Namun, tentu saja kondisinya tidak persis sama seperti ketika masih memiliki dua paru-paru.
Dengan hanya satu paru-paru, kapasitas pernapasan akan berkurang. Artinya tubuh mungkin tidak bisa menyerap oksigen sebanyak sebelumnya.
Akibatnya, orang yang hidup dengan satu paru-paru biasanya mengalami:
- Cepat merasa lelah
- Sensitif terhadap aktivitas berat
- Perlu lebih menjaga kondisi pernapasan
Beberapa orang yang hidup dengan satu paru-paru juga bisa mengalami keluhan seperti nyeri, gangguan jantung, atau masalah kesehatan lainnya.
Apalagi jika sebelumnya sudah memiliki penyakit paru seperti Emfisema dan Bronkitis Kronis.
Dalam kondisi tersebut, bernapas bisa terasa lebih berat dibandingkan orang yang memiliki paru-paru normal.
Tips untuk Orang yang Hidup dengan Satu Paru-paru
Meski hanya memiliki satu paru-paru, seseorang tetap bisa menjaga kualitas hidupnya dengan beberapa langkah sederhana.
Baca juga: Pakai Obat Kumur Setiap Hari Boleh atau Tidak? Simak Cara Pakai yang Tepat
1. Hindari Aktivitas Terlalu Berat
Setelah operasi paru-paru, tubuh biasanya membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri.
Karena kapasitas pernapasan berkurang, aktivitas fisik yang terlalu berat bisa membuat tubuh cepat kelelahan. Jadi, sebaiknya lakukan aktivitas sesuai kemampuan tubuh.
2. Jauhi Polusi Udara
Orang yang hidup dengan satu paru-paru sangat disarankan untuk menghindari paparan polusi, seperti:
- Asap kendaraan
- Asap rokok
- Udara yang terlalu kotor
Menghirup udara yang lebih bersih bisa membantu menjaga fungsi paru-paru tetap optimal.
3. Pelajari Teknik Pernapasan
Beberapa pasien biasanya dianjurkan untuk mempelajari teknik pernapasan khusus bersama tenaga medis atau terapis pernapasan.
Latihan ini bisa membantu paru-paru bekerja lebih efektif sekaligus membantu mengeluarkan cairan yang mungkin menumpuk setelah operasi.
4. Segera Periksa Jika Ada Gejala
Jika muncul gejala seperti:
- Sesak napas
- Demam
- Batuk berkepanjangan
- Nyeri saat bernapas
- Bengkak di area tubuh tertentu
sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter agar bisa mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Baca juga: BAB Anak Ada Darahnya? Ini Penyebab Umum dan Tanda Harus Segera ke Dokter
Meski terdengar berat, manusia tetap bisa hidup dengan satu paru-paru.
Namun tentu ada beberapa penyesuaian yang perlu dilakukan, terutama dalam hal aktivitas fisik dan menjaga kesehatan pernapasan.
Dengan mengikuti anjuran dokter, menjaga pola hidup sehat, serta menghindari polusi udara, kualitas hidup seseorang yang memiliki satu paru-paru tetap bisa terjaga dengan baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Klik Dokter