Sabtu, 30 MEI 2026 • 18:15 WIB

Vertigo Sering Kambuh? Ketahui Peluang Sembuh dan Cara Mengatasinya

Author

Ilustrasi Vertigo Sering Kambuh. (Freepik)

INDOZONE.ID - Vertigo bukan sekadar pusing biasa, karena saat kambuh seseorang bisa merasa dirinya atau lingkungan di sekitarnya seperti berputar.

Kondisi ini juga sering disertai mual, muntah, sulit menjaga keseimbangan, telinga berdenging, hingga gangguan pendengaran.

Vertigo terjadi karena adanya gangguan pada sistem keseimbangan tubuh, baik yang berasal dari telinga bagian dalam, saraf vestibular, maupun otak. Karena itu, vertigo sebenarnya bukan penyakit, melainkan gejala dari kondisi kesehatan tertentu.

Baca juga: Sering Buang Air Kecil saat Hamil Apakah Normal? Simak Penyebab dan Tips Menguranginya

Beberapa kondisi yang bisa memicu vertigo antara lain gangguan telinga bagian dalam, migrain, penyakit Meniere's disease, hingga Benign Paroxysmal Positional Vertigo.

Apakah Vertigo Bisa Sembuh?

Vertigo bisa diatasi dan gejalanya bisa berkurang jika penyebabnya diketahui dan ditangani dengan tepat.

Misalnya, vertigo yang muncul akibat infeksi pada telinga bagian dalam umumnya dapat membaik setelah mendapatkan pengobatan yang sesuai.

Namun, ada juga beberapa kondisi yang membuat vertigo lebih sulit sembuh total dan perlu dikontrol dalam jangka panjang.

Karena itu, tidak semua kasus vertigo bisa hilang selamanya. Pada sebagian orang, gejalanya mungkin masih bisa kambuh sewaktu-waktu, tetapi frekuensi dan tingkat keparahannya bisa dikurangi dengan penanganan yang tepat.

Jika vertigo sering muncul atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar penyebabnya bisa diketahui lebih jelas.

Baca juga: Kenapa Vagina Terasa Gatal? Simak Penyebab yang Sering Terjadi

Cara Mengatasi Vertigo yang Umum Dilakukan

Ada beberapa metode yang biasanya digunakan untuk membantu meredakan gejala vertigo.

1. Reposisi Kanalit

Terapi ini biasanya dilakukan pada penderita BPPV, yaitu vertigo yang sering muncul saat mengubah posisi kepala, misalnya ketika bangun tidur atau menoleh secara tiba-tiba.

Dokter akan memandu beberapa gerakan kepala dan tubuh untuk membantu mengembalikan posisi kristal kecil di telinga bagian dalam agar kembali ke tempat semula.

2. Menggunakan Obat-obatan

Jika vertigo muncul secara mendadak dan cukup mengganggu, dokter bisa memberikan obat untuk membantu meredakan gejalanya.

Beberapa obat yang sering digunakan adalah meclizine atau antihistamin yang dapat membantu mengurangi rasa pusing berputar dan mual.

Baca juga: Kenali Gejala Usus Buntu Sejak Dini dan Penanganannya, Jangan Anggap Sepele!

3. Terapi Rehabilitasi Vestibular

Terapi ini bertujuan melatih tubuh agar lebih mampu beradaptasi dengan gangguan keseimbangan.

Biasanya terapi meliputi:

  • Latihan gerakan mata
  • Latihan keseimbangan
  • Peregangan
  • Latihan berjalan
  • Latihan penguatan otot

Program latihan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

4. Operasi

Pada kasus tertentu, operasi mungkin diperlukan jika vertigo disebabkan oleh masalah kesehatan yang lebih serius, seperti tumor otak atau cedera pada area leher.

Namun, tindakan ini umumnya hanya dilakukan jika metode pengobatan lain belum memberikan hasil yang optimal.

Baca juga: 6 Penyebab Sulit Tidur Malam Terus-menerus, Ganggu Fokus dan Kesehatan

Vertigo memang bisa membaik, bahkan pada beberapa kasus bisa sembuh sepenuhnya. Namun, hal itu sangat bergantung pada penyebabnya.

Dengan perawatan yang sesuai, gejala vertigo umumnya dapat dikendalikan sehingga tidak terlalu mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: RS Pondok Indah

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU