INDOZONE.ID - Sinusitis adalah kondisi ketika rongga sinus di sekitar hidung, mata, dan dahi mengalami peradangan. Kondisi ini biasanya dipicu oleh infeksi virus, bakteri, atau reaksi alergi.
Saat terjadi peradangan, produksi lendir akan meningkat dan menumpuk di dalam rongga sinus.
Baca juga: Sering Buang Air Kecil saat Hamil Apakah Normal? Simak Penyebab dan Tips Menguranginya
Akibatnya, saluran pernapasan menjadi tersumbat dan menimbulkan berbagai gejala, seperti hidung tersumbat, pilek yang tak kunjung sembuh, sakit kepala, hingga nyeri di area dahi, pipi, dan sekitar mata.
Apakah Sinusitis Bisa Sembuh?
Sinusitis umumnya bisa sembuh, terutama jika ditangani sejak dini dan sesuai dengan penyebabnya.
Pada sinusitis akut yang berlangsung kurang dari 4 minggu dan umumnya disebabkan oleh infeksi virus, gejalanya sering kali membaik dengan sendirinya melalui perawatan sederhana di rumah.
Namun, kondisi ini berbeda dengan sinusitis kronis yang berlangsung lebih dari 12 minggu.
Pada kasus ini, penanganan biasanya lebih kompleks karena fokusnya tidak hanya meredakan gejala, tetapi juga mengatasi penyebab serta mencegah kekambuhan.
Meski begitu, sinusitis kronis tetap memiliki peluang untuk sembuh total. Misalnya, jika penyebabnya adalah polip hidung, kondisi dapat membaik setelah polip diangkat melalui tindakan medis yang sesuai.
Baca juga: 6 Penyebab Sulit Tidur Malam Terus-menerus, Ganggu Fokus dan Kesehatan
Cara Mengatasi Sinusitis
Pada kasus yang ringan, perubahan gaya hidup sering kali sudah cukup membantu meredakan gejala sinusitis.
Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
- Memperbanyak minum air putih
- Istirahat yang cukup
- Menghindari asap rokok
- Mengurangi paparan debu dan pemicu alergi lainnya
- Berhenti merokok
Jika gejalanya masih berlanjut atau terasa mengganggu, dokter mungkin akan menyarankan beberapa metode penanganan berikut.
1. Mengonsumsi Obat-obatan
Obat pereda nyeri dan antihistamin sering digunakan untuk membantu mengurangi keluhan sinusitis, seperti nyeri pada wajah, hidung tersumbat, dan gejala alergi yang menyertainya.
Sementara itu, jika sinusitis disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter dapat meresepkan antibiotik yang harus digunakan sesuai anjuran hingga habis.
2. Menggunakan Semprotan Dekongestan
Penggunaan tetes hidung yang mengandung dekongestan sebaiknya hanya dalam jangka pendek dan tidak digunakan sembarangan tanpa petunjuk dokter.
3. Melakukan Irigasi Hidung
Irigasi hidung menggunakan larutan saline atau air garam steril dapat membantu membersihkan lendir, debu, dan alergen yang menumpuk di rongga hidung.
Baca juga: Kenali Gejala Usus Buntu Sejak Dini dan Penanganannya, Jangan Anggap Sepele!
4. Menggunakan Semprotan Kortikosteroid
Pada beberapa kasus, dokter dapat memberikan semprotan hidung yang mengandung kortikosteroid untuk membantu mengurangi peradangan dan pembengkakan pada rongga sinus.
5. Menjalani Operasi
Jika berbagai pengobatan tidak memberikan hasil yang optimal atau sinusitis sering kambuh, dokter THT mungkin akan menyarankan tindakan operasi.
Sinusitis pada umumnya bisa sembuh, terutama jika penyebabnya diketahui dan ditangani dengan tepat.
Karena itu, jika gejala sinusitis berlangsung lama atau sering kambuh, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat sejak dini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: RS Pondok Indah