Selasa, 02 JUNI 2026 • 17:05 WIB

Ancaman Parasit 12 Meter di Balik Kenikmatan Menyantap Salmon Mentah

Author

Ilustrasi memotong salmon. (freepik)

INDOZONE.ID - Salmon mentah sudah jadi makanan favorit banyak orang. Mulai dari sashimi di restoran Jepang hingga berbagai menu seafood premium yang terlihat menggoda di media sosial.

Teksturnya lembut, rasanya segar, dan sering dianggap sebagai pilihan makanan sehat. Tapi di balik kelezatannya, ada fakta yang mungkin bikin sebagian orang berpikir dua kali sebelum menyantapnya.

Pasalnya, salmon mentah ternyata bisa membawa risiko kesehatan yang tidak boleh dianggap remeh.

Kelihatannya Segar, Tapi Belum Tentu Bebas Risiko

Banyak orang mengira ikan yang terlihat segar otomatis aman dimakan mentah, terutama ikan salmon pada makanan sushi. 

Baca juga: Awas, Kebiasaan Makan Sushi Bisa Picu Hipertensi dan Kanker Lambung! Ini Penjelasannya!

Padahal, tampilannya saja tidak cukup untuk memastikan keamanan sebuah ikan.

Salmon yang tidak diproses dengan standar yang tepat berpotensi mengandung bakteri, parasit, hingga mikroorganisme lain yang bisa masuk ke tubuh manusia saat dikonsumsi.

Risiko ini menjadi alasan mengapa para ahli kesehatan selalu menekankan pentingnya pengolahan dan penyimpanan ikan yang benar sebelum disajikan.

Ada Parasit yang Bisa Bersarang di Dalam Tubuh

Salah satu ancaman yang paling sering dikaitkan dengan salmon mentah adalah parasit.

Baca juga: Wasabi, Pasta Hijau Kecil pada Sushi yang Punya Manfaat Luar Biasa

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) bahkan mencatat salmon sebagai salah satu jenis ikan yang dapat menjadi sumber parasit bagi manusia.

Yang cukup mengejutkan, beberapa jenis parasit tersebut termasuk kelompok cacing yang mampu hidup di saluran pencernaan manusia dalam waktu lama.

Salah satunya adalah Diphyllobothrium nihonkaiense, sejenis cacing pita yang dapat berkembang di usus manusia dan tumbuh hingga lebih dari 12 meter.

Bayangkan saja, ukurannya bahkan bisa lebih panjang daripada sebuah bus kota!

Baca juga: Dianggap Diet-Friendly, Sushi Ternyata Bisa Mengandung Lebih Banyak Kalori dari Makanan Biasa

Gejalanya Sering Tidak Disadari

Masalahnya, infeksi akibat parasit tidak selalu langsung menimbulkan gejala yang jelas. Sebagian orang mungkin hanya mengalami keluhan ringan seperti mual, sakit perut, diare, atau rasa tidak nyaman pada pencernaan. 

Namun dalam kondisi tertentu, infeksi bisa berlangsung cukup lama tanpa disadari.

Karena itulah banyak pakar menyarankan agar masyarakat tidak sembarangan mengkonsumsi ikan mentah yang sumber dan kualitasnya belum terjamin.

Kenapa Salmon Matang Jauh Lebih Aman?

Kabar baiknya, risiko tersebut sebenarnya bisa ditekan dengan cara yang sederhana, yaitu memasak salmon hingga matang.

Baca juga: Gari, Jahe “Pink” pada Sushi yang Kaya Manfaat Kesehatan

Suhu internal sekitar 63 derajat Celsius diketahui mampu membantu membunuh bakteri maupun parasit yang mungkin masih terdapat di dalam daging ikan. 

Inilah alasan mengapa salmon yang dimasak dengan benar dianggap lebih aman dibandingkan salmon yang langsung disantap dalam kondisi mentah.

Jadi, Bolehkah Makan Salmon Mentah?

Jawabannya bukan tidak boleh, tetapi harus lebih selektif.

Salmon yang digunakan untuk sashimi atau hidangan mentah lainnya umumnya berasal dari ikan yang telah melalui proses penanganan khusus dan standar keamanan yang ketat.

Baca juga: Bukan Cuma Buat Estetika, Ini Manfaat Nori pada Sushi bagi Kesehatan

Meski begitu, tetap ada risiko jika ikan berasal dari sumber yang tidak jelas atau tidak ditangani dengan benar.

Jadi sebelum tergoda menyantap potongan salmon mentah yang terlihat menggiurkan, pastikan kualitas dan keamanannya benar-benar terjamin. 

Jangan sampai niat menikmati makanan favorit justru berujung pada masalah kesehatan yang tidak diinginkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthline

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU