INDOZONE.ID - Sushi punya citra sebagai makanan ringan dan sehat, tapi ada jenis sushi tertentu yang diam-diam menyimpan kalori tinggi! Sebelum kamu pesan, baca ini dulu.
Sushi sudah lama jadi pilihan favorit buat yang lagi usaha makan sehat atau diet.
Tampilannya bersih, porsinya kelihatan kecil, dan imagenya lekat banget dengan gaya hidup sehat ala Jepang. Tapi ada satu hal yang jarang dibahas — nggak semua sushi itu sama.
Faktanya, beberapa jenis sushi yang paling populer justru menjadi "jebakan kalori" yang sering nggak disadari.
Baca juga: Gari, Jahe “Pink” pada Sushi yang Kaya Manfaat Kesehatan
Dan kalau kamu makan sushi dengan harapan kenyang lebih lama, kamu perlu tahu satu hal penting dulu.
Sushi dalam bentuk paling tradisionalnya — nasi, ikan segar, sedikit sayuran — memang relatif rendah kalori dan sehat.
Masalahnya, varian sushi yang paling banyak beredar di restoran modern jauh dari versi tradisional itu.
Yang perlu kamu tahu, banyak jenis sushi kekinian dibuat dengan saus berlemak tinggi seperti spicy mayo atau cream cheese, ditambah lapisan tepung tempura yang digoreng renyah.
Kombinasi ini bisa mendongkrak kandungan kalori secara signifikan dan jauh dari kesan “diet-friendly” yang selama ini melekat.
Baca juga: Bukan Cuma Buat Estetika, Ini Manfaat Nori pada Sushi bagi Kesehatan
Pernah ngerasa lapar lagi padahal baru aja makan sushi sejam yang lalu? Itu bukan lebay — dan ada penjelasan ilmiahnya.
Setiap potongan sushi mengandung sangat sedikit ikan atau sayuran. Artinya, kandungan protein dan seratnya rendah.
Padahal dua nutrisi inilah yang paling berperan bikin kamu kenyang lebih lama dan menekan nafsu makan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline