Senin, 15 JUNI 2026 • 07:15 WIB

Jangan Sepelekan! Menunda ke Toilet Saat Bekerja, Bisa Picu Masalah Kesehatan

Author

Ilustrasi orang buang air kecil. (Freepik)

INDOZONE.ID - Kesibukan pekerjaan yang padat, rapat tanpa jeda, hingga tenggat waktu yang menumpuk, bikin banyak orang kerap menunda ke toilet. Padahal, tubuh sudah merasakan dorongan untuk buang air kecil

Kebiasaan yang dianggap sepele ini, ternyata dapat berdampak buruk bagi kesehatan, terutama jika dilakukan secara berulang dalam jangka panjang.

Menahan buang air kecil sesekali memang umumnya tidak berbahaya. Namun, para ahli mengingatkan, jika sering dilakukan, maka dapat meningkatkan risiko gangguan pada kandung kemih hingga infeksi saluran kemih (ISK).

Dokter spesialis uro-onkologi dari Apollo Hospitals Bannerghatta Road, Bengaluru, India, Manish C.A., menjelaskan, banyak pekerja mengabaikan kebutuhan dasar tubuh demi mengejar produktivitas. 

Padahal, sinyal tubuh untuk buang air kecil merupakan mekanisme alami yang tidak seharusnya diabaikan.

Baca juga: Anyang-anyangan Saat Buang Air Kecil? Simak Cara Mengatasinya

Seberapa Berbahaya Menahan Buang Air Kecil?

Menurut Manish, kandung kemih memang dirancang untuk menyimpan urine dalam jangka waktu tertentu.

Oleh karena itu, menahan buang air kecil selama beberapa saat sesekali biasanya tidak menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

Ilustrasi dampak menahan buang air kecil. (Freepik)

Namun, ia menjelaskan, rata-rata orang dewasa mengosongkan kandung kemih setiap tiga hingga empat jam sekali pada siang hari.

Frekuensi tersebut dapat berbeda-beda pada setiap individu, tergantung pada jumlah cairan yang dikonsumsi, tingkat aktivitas fisik, dan kapasitas kandung kemih masing-masing.

"Masalah muncul ketika seseorang secara rutin mengabaikan sinyal dari kandung kemih yang memberi tahu otak bahwa sudah waktunya untuk buang air kecil," ujar Manish dikutip dari Hindustan Times.

Dampak Menahan Buang Air Kecil Terlalu Sering

Dalam jangka panjang, kebiasaan menahan urine dapat membuat fungsi kandung kemih menjadi terganggu.

Kandung kemih dipaksa menampung urine lebih lama dari yang seharusnya, sehingga berpotensi menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Manish mengungkapkan, orang yang sering menahan buang air kecil berisiko mengalami:

  • Rasa ingin buang air kecil yang mendesak secara tiba-tiba (urgency)
  • Frekuensi buang air kecil yang meningkat
  • Retensi urine atau kesulitan mengosongkan kandung kemih secara tuntas
  • Infeksi saluran kemih (ISK), terutama pada mereka yang memiliki faktor risiko tertentu

Selain itu, urine yang tertahan terlalu lama dapat menjadi lingkungan yang mendukung pertumbuhan bakteri, sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi.

Kelompok yang Perlu Lebih Waspada

Tidak semua orang memiliki risiko yang sama. Menurut Manish, beberapa kelompok perlu lebih berhati-hati karena lebih rentan mengalami komplikasi akibat kebiasaan menahan buang air kecil.

Kelompok tersebut meliputi:

  • Penderita diabetes
  • Pria dengan pembesaran prostat
  • Orang dengan gangguan saraf atau neurologis
  • Mereka yang memiliki riwayat infeksi saluran kemih
  • Individu dengan gangguan fungsi kandung kemih

Pada kelompok ini, menahan urine terlalu lama dapat memperburuk kondisi kesehatan yang sudah ada dan meningkatkan risiko komplikasi.

Baca juga: 7 Alasan Urine Terasa Panas saat Buang Air Kecil, Jangan Dianggap Sepele!

Jangan Anggap Istirahat ke Toilet sebagai Hal Sepele

Manish menekankan bahwa pergi ke toilet seharusnya tidak dianggap sebagai aktivitas yang bisa ditunda terus-menerus demi pekerjaan.

Ia menyarankan masyarakat untuk tetap memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air yang cukup dan meluangkan beberapa menit di sela kesibukan untuk menggunakan toilet saat diperlukan.

"Nasihat saya sederhana, dengarkan kandung kemih kamu," ujar Manish.

Pentingnya Mendengarkan Sinyal Tubuh

Menjaga kesehatan kandung kemih tidak memerlukan langkah yang rumit. Salah satu cara paling sederhana adalah merespons dorongan buang air kecil saat tubuh mengirimkan sinyal tersebut.

Meski terlihat sepele, kebiasaan menahan buang air kecil secara berulang dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan yang berpotensi memengaruhi kualitas hidup.

Oleh karena itu, para ahli menyarankan untuk tidak mengorbankan kesehatan demi produktivitas kerja.

Meluangkan waktu beberapa menit untuk ke toilet dapat menjadi langkah kecil yang membantu menjaga kesehatan kandung kemih dalam jangka panjang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Hindustan Times

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU