Selasa, 28 JULI 2026 • 18:10 WIB

Apa Fungsi Jantung? Pengertian, Cara Kerja, dan Perannya bagi Tubuh

Author

Apa Fungsi Jantung? Pengertian, Cara Kerja, dan Perannya bagi Tubuh (Freepik)

INDOZONE.ID - Jantung adalah salah satu organ penting dalam tubuh manusia. Organ ini terletak di rongga dada sebelah kiri dan berukuran sekitar sebesar kepalan tangan. Meski kecil, jantung bekerja tanpa henti selama kita hidup.

Tanpa jantung yang sehat, tubuh tidak akan mendapatkan pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup. Akibatnya, berbagai organ tidak dapat bekerja secara optimal dan dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

Lalu, apa fungsi jantung, bagaimana cara kerjanya, dan mengapa organ ini sangat penting bagi tubuh? Simak penjelasan di berikut ini.

Pengertian Jantung

Jantung adalah organ utama dalam sistem peredaran darah manusia yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Organ ini berukuran sekitar sebesar kepalan tangan dan terletak di rongga dada, sedikit ke sebelah kiri, di antara kedua paru-paru.

Tugas utama jantung adalah memompa darah ke seluruh tubuh. Darah membawa oksigen dan nutrisi ke setiap organ, sekaligus mengangkut sisa metabolisme agar dapat dikeluarkan. Karena itu, jantung sangat penting bagi tubuh.

Baca juga: Fungsi Ginjal pada Tubuh Manusia dan Cara Menjaga Kesehatannya

Fungsi Jantung

Jantung memiliki beberapa fungsi penting yang menjaga tubuh tetap sehat. Berikut ini penjelasannya:

1. Memompa Darah ke Seluruh Tubuh

Fungsi utama jantung adalah memompa darah yang kaya oksigen dan nutrisi ke seluruh organ tubuh. Darah tersebut dibutuhkan agar sel-sel tubuh dapat bekerja dengan baik.

2. Mengedarkan Oksigen dan Nutrisi

Jantung membantu mengalirkan oksigen dari paru-paru serta nutrisi dari makanan ke seluruh bagian tubuh melalui pembuluh darah.

3. Memisahkan Darah Kaya Oksigen dan Darah Miskin Oksigen

Jantung memisahkan darah kaya oksigen dan darah miskin oksigen agar tidak bercampur. Hal ini membuat setiap organ mendapatkan pasokan oksigen yang cukup untuk bekerja dengan baik.

4. Mengangkut Karbon Dioksida dan Zat Sisa

Setelah oksigen digunakan oleh sel, darah akan membawa karbon dioksida dan zat sisa metabolisme kembali ke paru-paru, ginjal, serta hati untuk dikeluarkan dari tubuh.

5. Mengirim Darah ke Paru-paru

Jantung memompa darah miskin oksigen ke paru-paru. Di sana, darah melepaskan karbon dioksida dan mengambil oksigen baru sebelum kembali dipompa ke seluruh tubuh.

6. Menjaga Tekanan Darah

Setiap kali jantung berdetak, organ ini menghasilkan tekanan yang membuat darah terus mengalir melalui pembuluh darah. Tekanan darah yang stabil membantu memastikan semua organ mendapatkan pasokan darah yang cukup.

7. Menyalurkan Hormon

Jantung membantu mengedarkan hormon yang diproduksi oleh berbagai kelenjar ke seluruh tubuh. Hormon ini berperan dalam mengatur pertumbuhan, metabolisme, dan berbagai fungsi tubuh lainnya.

Bagian-Bagian Jantung

Jantung terdiri atas empat ruang yang bekerja sama untuk memompa darah:

1. Serambi Kanan (Atrium Kanan)

Serambi kanan adalah ruang yang menerima darah dari seluruh tubuh melalui pembuluh darah vena. Darah yang masuk ke bagian ini mengandung sedikit oksigen dan selanjutnya akan dialirkan ke bilik kanan.

2. Bilik Kanan (Ventrikel Kanan)

Bilik kanan bertugas memompa darah menuju paru-paru melalui arteri pulmonalis. Di paru-paru, darah akan mengambil oksigen dan melepaskan karbon dioksida.

3. Serambi Kiri (Atrium Kiri)

Serambi kiri menerima darah yang kaya oksigen dari paru-paru melalui vena pulmonalis. Setelah itu, darah diteruskan ke bilik kiri.

4. Bilik Kiri (Ventrikel Kiri) 

Memompa darah bersih ke seluruh tubuh. Ruang ini memiliki dinding otot yang paling tebal karena harus mendorong darah dengan tekanan tinggi ke seluruh organ tubuh.

5. Katup Jantung

Katup jantung berfungsi mengatur aliran darah agar tetap mengalir ke satu arah. Katup ini juga mencegah darah mengalir kembali ke ruang jantung sebelumnya.

6. Pembuluh Darah Utama

Jantung terhubung dengan beberapa pembuluh darah utama yang memiliki fungsi berbeda, yaitu:

  • Aorta, membawa darah yang kaya oksigen dari jantung ke seluruh tubuh.
  • Arteri pulmonalis, membawa darah dari jantung ke paru-paru untuk mendapatkan oksigen.
  • Vena pulmonalis, membawa darah yang kaya oksigen dari paru-paru kembali ke jantung.
  • Vena kava, membawa darah dari seluruh tubuh menuju serambi kanan jantung.

Baca juga: Fungsi Usus Besar dan Cara Kerjanya dalam Sistem Pencernaan

Cara Kerja Jantung dalam Memompa Darah

Jantung bekerja tanpa henti untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Dalam setiap denyut, jantung mengalami dua fase, yaitu sistol (saat jantung berkontraksi untuk memompa darah) dan diastol (saat jantung mengendur untuk menerima darah).

1. Sirkulasi Paru-Paru (Peredaran Darah Kecil)

Peredaran darah kecil berfungsi membawa darah ke paru-paru untuk mengambil oksigen.

  • Darah yang mengandung sedikit oksigen dari seluruh tubuh masuk ke serambi kanan (atrium kanan). 
  • Dari serambi kanan, darah mengalir ke bilik kanan (ventrikel kanan).
  • Bilik kanan kemudian memompa darah ke paru-paru melalui arteri pulmonalis.
  • Di paru-paru, darah melepaskan karbon dioksida dan mengambil oksigen sehingga menjadi darah yang kaya oksigen.

2. Sirkulasi Sistemik (Peredaran Darah Besar)

Peredaran darah besar berfungsi mengalirkan darah yang kaya oksigen ke seluruh tubuh.

  • Darah yang kaya oksigen dari paru-paru masuk ke serambi kiri (atrium kiri).
  • Selanjutnya, darah mengalir ke bilik kiri (ventrikel kiri).
  • Bilik kiri memompa darah melalui aorta, yaitu pembuluh darah terbesar di dalam tubuh.
  • Dari aorta, darah mengalir ke seluruh tubuh untuk mengantarkan oksigen dan nutrisi ke setiap organ dan jaringan.

Dalam kondisi normal, jantung berdetak sekitar 60–100 kali per menit saat seseorang sedang beristirahat. Berkat kerja jantung yang terus-menerus, tubuh dapat berfungsi dengan baik setiap hari.

Cara Menjaga Kesehatan Jantung

Ilustrasi Periksa Jantung (Freepik)

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung:

1. Konsumsi Makanan Bergizi

Perbanyak mengonsumsi sayur, buah, biji-bijian, ikan, dan makanan yang kaya serat. Batasi makanan yang tinggi lemak jenuh, gula, dan garam karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

2. Rutin Berolahraga

Lakukan olahraga secara rutin, seperti berjalan kaki, bersepeda, berenang, atau jogging. Berolahraga selama sekitar 30 menit setiap hari dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

3. Hindari Merokok

Merokok dapat merusak pembuluh darah dan membuat jantung bekerja lebih berat. Berhenti merokok dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung.

4. Jaga Berat Badan

Memiliki berat badan yang ideal dapat membantu jantung bekerja lebih baik. Berat badan berlebih dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

5. Istirahat yang Cukup

Tidur selama 7–9 jam setiap malam membantu tubuh dan jantung beristirahat. Tidur yang cukup juga dapat menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

6. Kelola Stres

Stres yang berlebihan dapat memengaruhi kesehatan jantung. Luangkan waktu untuk beristirahat, melakukan hobi, atau berkumpul bersama keluarga dan teman agar pikiran lebih tenang.

7. Periksa Kesehatan Secara Rutin

Lakukan pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah secara berkala. Pemeriksaan rutin dapat membantu mengetahui kondisi kesehatan jantung sejak dini sehingga jika ada masalah dapat segera ditangani.

Baca juga: Fungsi Hati dan Perannya dalam Menjaga Kesehatan Tubuh

Dengan memahami fungsi jantung, kita dapat lebih menyadari pentingnya menjaga kesehatan organ ini agar tubuh tetap sehat dan dapat beraktivitas dengan baik setiap hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthline

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU