Ilustrasi Kuku Lepas Sendiri. (Freepik)
INDOZONE.ID - Kuku lepas atau onikolisis ternyata nggak selalu disebabkan oleh benturan. Dalam beberapa kasus, kuku yang terlepas juga bisa menjadi tanda adanya infeksi hingga gangguan kesehatan tertentu.
Dengan penyebab yang beragam, cara mengatasi kuku lepas pun nggak bisa disamaratakan. Agar tidak salah penanganan, kenali apa saja faktor yang bisa memicu kondisi ini, serta langkah yang tepat untuk mengatasinya.
Baca juga: Fungsi Hati dan Perannya dalam Menjaga Kesehatan Tubuh
Infeksi jamur menjadi salah satu penyebab paling umum kuku lepas. Kondisi ini biasanya ditandai dengan kuku yang menebal, berubah warna menjadi kuning atau putih, rapuh, hingga mulai terangkat dari dasar kuku.
Kuku juga bisa terlepas akibat terbentur, terjepit, atau tertimpa benda berat. Pada beberapa kasus, darah dapat menumpuk di bawah kuku dan mendorong kuku terangkat hingga akhirnya copot.
Baca juga: Kerap Dianggap Tanaman Biasa, Ternyata Ini Manfaat Daun Ungu yang Luar Biasa!
Penggunaan sepatu yang sempit atau aktivitas seperti lari jarak jauh dan hiking dapat memberikan tekanan berulang pada kuku kaki. Lama-kelamaan, kuku bisa berubah warna, longgar, hingga terlepas.
Pemakaian cat kuku, cairan penghapus cat kuku, pengeras kuku, atau kuku palsu secara terus-menerus dapat membuat kuku menjadi kering, rapuh, dan lebih mudah lepas.
Beberapa jenis obat, seperti obat kemoterapi, antibiotik tertentu, obat antiinflamasi, hingga turunan vitamin A, dapat memengaruhi kesehatan kuku sehingga lebih tipis dan mudah terlepas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ciputra Hospital