Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 29 MEI 2026 • 18:05 WIB

Temanmu Datang Pas Lagi Butuh, Giliran Kamu yang Butuh Dia Menghilang? Ini Tanda Kamu Dimanfaatkan!

Temanmu Datang Pas Lagi Butuh, Giliran Kamu yang Butuh Dia Menghilang? Ini Tanda Kamu Dimanfaatkan!Ilustrasi teman yang memanfaatkan orang lain. (freepik)

INDOZONE.ID - Ada orang yang jago membuatmu merasa dibutuhkan, tapi anehnya, kamu malah jadi pihak yang paling sering capek sendiri.

Mereka datang dengan perhatian, kata-kata manis, dan sikap seolah paling mengerti kamu. Chat selalu ramai saat mereka butuh teman cerita. 

Kamu dicari saat mereka lagi sedih, bingung, atau perlu bantuan. Namun begitu keadaan berbalik dan kamu yang sedang jatuh, responsnya mendadak berubah dingin. 

Pesanmu mulai dibalas seperlunya. Kehadiranmu tak lagi dianggap penting. Bahkan saat kamu sedang punya masalah besar, mereka justru sibuk memprioritaskan hal lain.

Baca juga: Trophy Relationship, Hubungan yang Mengutamakan Gengsi Dibanding Koneksi Emosional Tulus

Kalau situasi seperti ini terasa familiar, mungkin hubungan yang sedang kamu jalani sebenarnya tidak seimbang.

Banyak orang tidak sadar kalau dirinya sedang dimanfaatkan secara emosional karena semuanya dibungkus dengan perhatian palsu dan sikap manis sesaat. 

Padahal hubungan yang sehat seharusnya tidak membuat satu pihak terus-menerus merasa lelah sendirian.

Terlihat Peduli Saat Berdua, Tapi Sikapnya Berubah di Depan Orang Lain

Salah satu tanda yang paling sering muncul adalah ketika seseorang terlihat sangat baik saat hanya berdua denganmu, tetapi berubah ketika ada orang lain di sekitarnya. 

Baca juga: 17 Caption Singkat tentang Makan Sate Daging Kurban Dalam Bahasa Inggris yang Aesthetic

Misalnya, saat kalian sedang ngobrol pribadi, dia terlihat suportif dan membuatmu nyaman. Dia bisa mendengarkan cerita panjangmu, memberi perhatian, bahkan mengatakan kalau dirinya akan selalu ada buat kamu.

Namun ketika kamu sedang punya konflik dengan orang lain, sikapnya tiba-tiba berubah. Alih-alih mendukung atau setidaknya mencoba memahami kondisimu, dia malah memilih diam, menjaga jarak, atau bahkan membela pihak lain demi menjaga posisinya sendiri.

Di titik itu, kamu mulai sadar bahwa dukungan yang selama ini diberikan mungkin hanya berlaku ketika situasinya nyaman untuk dirinya. 

Orang yang benar-benar peduli biasanya tidak akan langsung meninggalkanmu hanya karena keadaan menjadi rumit.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Psychologytoday.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Temanmu Datang Pas Lagi Butuh, Giliran Kamu yang Butuh Dia Menghilang? Ini Tanda Kamu Dimanfaatkan!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!